Lidah memang tidak bertulang. Aneh, justru GERINDRA yang Ketum Prabowo
calegnya jusgtru
termasuk paling banyak mantan koruptor.
AA
Berikut daftar parpol yang mengusung caleg mantan narapidana korupsi: 1.
Partai Gerindra Mohamad Taufik, dapil DKI Jakarta 3 Herry Jones Kere,
dapil Sulawesi Utara Husen Kausaha, dapil Maluku Utara Alhajad Syahyan,
dapil Tanggamus Ferizal, dapil Belitung Timur Mirhammuddin, dapil
Belitung Timu 2. PDI-P
Artikel ini telah tayang di Kompas.com <http://kompas.com> dengan judul
"Ini Daftar 13 Parpol yang Usung Caleg Eks Koruptor",
https://nasional.kompas.com/read/2018/09/21/06420001/ini-daftar-13-parpol-yang-usung-caleg-eks-koruptor.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi
JAKARTA, KOMPAS.com — Hampir semua partai politik peserta pemilu tetap
mengusung eks napi koruptor sebagai calon anggota legislatif. Hal ini
terlihat dari daftar caleg tetap yang sudah disahkan oleh Komisi
Pemilihan Umum, Kamis (20/9/2018) kemarin. Sebanyak 13 dari 16 parpol
peserta pemilu yang mengusung eks koruptor. Hanya PKB, PPP, dan PSI yang
daftar calegnya bersih dari bekas napi korupsi. Berikut daftar parpol
yang mengusung caleg mantan narapidana korupsi: 1. Partai Gerindra
Mohamad Taufik, dapil DKI Jakarta 3 Herry Jones Kere, dapil Sulawesi
Utara Husen Kausaha, dapil Maluku Utara Alhajad Syahyan, dapil Tanggamus
Ferizal, dapil Belitung Timur Mirhammuddin, dapil Belitung Timu
Artikel ini telah tayang di Kompas.com <http://kompas.com> dengan judul
"Ini Daftar 13 Parpol yang Usung Caleg Eks Koruptor",
https://nasional.kompas.com/read/2018/09/21/06420001/ini-daftar-13-parpol-yang-usung-caleg-eks-koruptor.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi
1. Partai Gerindra Mohamad Taufik, dapil DKI Jakarta 3 Herry Jones Kere,
dapil Sulawesi Utara Husen Kausaha, dapil Maluku Utara Alhajad Syahyan,
dapil Tanggamus Ferizal, dapil Belitung Timur Mirhammuddin, dapil
Belitung Timu
Artikel ini telah tayang di Kompas.com <http://kompas.com> dengan judul
"Ini Daftar 13 Parpol yang Usung Caleg Eks Koruptor",
https://nasional.kompas.com/read/2018/09/21/06420001/ini-daftar-13-parpol-yang-usung-caleg-eks-koruptor.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi
1. Partai Gerindra Mohamad Taufik, dapil DKI Jakarta 3 Herry Jones Kere,
dapil Sulawesi Utara Husen Kausaha, dapil Maluku Utara Alhajad Syahyan,
dapil Tanggamus Ferizal, dapil Belitung Timur Mirhammuddin, dapil
Belitung Timu
Artikel ini telah tayang di Kompas.com <http://kompas.com> dengan judul
"Ini Daftar 13 Parpol yang Usung Caleg Eks Koruptor",
https://nasional.kompas.com/read/2018/09/21/06420001/ini-daftar-13-parpol-yang-usung-caleg-eks-koruptor.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi
https://pemilu.antaranews.com/berita/801880/bagi-prabowo-subianto-tiada-toleransi-untuk-koruptor
Ini Daftar 13 Parpol yang Usung Caleg Eks Koruptor Ihsanuddin Kompas.com
- 21/09/2018, 06:42 WIB Aksi peringatan Hari Antikorupsi sedunia oleh
sejumlah aktovis ICW di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,
Selasa (9/12/2014) Aksi peringatan Hari Antikorupsi sedunia oleh
sejumlah aktovis ICW di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,
Selasa (9/12/2014)( Inggried Dwiwedhaswary/Kompas.com) JAKARTA,
KOMPAS.com — Hampir semua partai politik peserta pemilu tetap mengusung
eks napi koruptor sebagai calon anggota legislatif. Hal ini terlihat
dari daftar caleg tetap yang sudah disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum,
Kamis (20/9/2018) kemarin. Sebanyak 13 dari 16 parpol peserta pemilu
yang mengusung eks koruptor. Hanya PKB, PPP, dan PSI yang daftar
calegnya bersih dari bekas napi korupsi. Berikut daftar parpol yang
mengusung caleg mantan narapidana korupsi: 1. Partai Gerindra Mohamad
Taufik, dapil DKI Jakarta 3 Herry Jones Kere, dapil Sulawesi Utara Husen
Kausaha, dapil Maluku Utara Alhajad Syahyan, dapil Tanggamus Ferizal,
dapil Belitung Timur Mirhammuddin, dapil Belitung Timu 2. PDI-P Idrus
Tadji, dapil Poso 4 3. Partai Golkar Hamid Usman, dapil Maluku Utara 3
Heri Baelanu, dapil Pandeglang Dede Widarso, dapil Pandeglang Saiful T
Lami, dapil Tojo Una-Una 4. Partai Nasdem Abu Bakar, dapil Rejang Lebong
4 Edi Ansori, dapil Rejang Lebong 3 5. Partai Garuda Julius Dakhi, dapil
Nias Selatan Ariston Moho, dapil Nias Selatan 6. Partai Berkarya Meike
Nangka, dapil Sulawesi Utara 2 Arief Armaiyn, dapil Maluku Utara 2
Yohanes Marinus Kota, dapil Ende 1 Andi Muttamar Mattotorang, dapil
Bulukumba 3 7. PKS Maksum DG Mannassa, dapil Mamuju 2 8. Partai Perindo
-Smuel Buntuang, dapil Gorontalo 6 -Zukfikri, dapil Pagar Alam 2 9.PAN
Abd Fattah, dapil Jambi 2 Masri, dapil Belitung Timur 2 Muhammad
Afrizal, dapil Lingga 3 Bahri Syamsu Arief, dapil Cilegon 2 13. Partai
Hanura Midasir, dapil Jawa Tengah 4 Welhelmus Tahalele, dapil Maluku
Utara 3 Ahmad Ibrahim, dapil Maluku Utara 3 Warsit, dapil Blora 3 Moh
Nur Hasan, dapil Rembang 4 14. Partai Demokrat Jones Khan, dapil Pagar
Alam 1 Jhony Husban, dapil Cilegon 1 Syamsudin, dapil Lombok Tengah
Darmawaty Dareho, dapil Manado 4 15. PBB Nasrullah Hamka, dapil Jambi 1
16. PKPI Matius Tungka, dapil Poso 3 Joni Cornelius Tondok, dapil Toraja
Utara Nama-nama ini sebelumnya sempat dinyatakan tidak memenuhi syarat
berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 20 Tahun 2018 yang
melarang mantan napi koruptor. Namun, mereka mengajukan gugatan dan
diloloskan Bawaslu. Belakangan, Mahkamah Agung juga membatalkan PKPU
20/2018 yang melarang eks napi koruptor menjadi caleg karena dianggap
bertentangan dengan UU Pemilu. Baca juga: Pertahankan Caleg Eks Koruptor
Beri Efek Elektoral Negatif bagi Partai Akhirnya, KPU pun meloloskan
seluruh caleg eks napi koruptor yang diusung oleh parpol. Menurut data
KPU, total ada 38 caleg eks koruptor. Jumlah tersebut terdiri dari 12
caleg DPRD Provinsi dan 26 caleg DPRD kabupaten/kota.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com <http://kompas.com> dengan judul
"Ini Daftar 13 Parpol yang Usung Caleg Eks Koruptor",
https://nasional.kompas.com/read/2018/09/21/06420001/ini-daftar-13-parpol-yang-usung-caleg-eks-koruptor.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi
1. Partai Gerindra Mohamad Taufik, dapil DKI Jakarta 3 Herry Jones Kere,
dapil Sulawesi Utara Husen Kausaha, dapil Maluku Utara Alhajad Syahyan,
dapil Tanggamus Ferizal, dapil Belitung Timur Mirhammuddin, dapil
Belitung Timu
Artikel ini telah tayang di Kompas.com <http://kompas.com> dengan judul
"Ini Daftar 13 Parpol yang Usung Caleg Eks Koruptor",
https://nasional.kompas.com/read/2018/09/21/06420001/ini-daftar-13-parpol-yang-usung-caleg-eks-koruptor.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi
Bagi Prabowo Subianto tiada toleransi
untuk koruptor
* Pilpres <https://pemilu.antaranews.com/pilpres>
* 23 Februari 2019 18:09
Pendukung Jokowi di Surabaya sambut kedatangan Prabowo Calon presiden
nomor urut 02, Prabowo Subianto, memberi sambutan saat menghadiri
silaturahmi akbar dengan masyarakat Sumut di Medan, Sumatera Utara,
Sabtu (23/2/2019). Kunjungan Prabowo tersebut untuk memohon dukungan
kepada masyarakat Sumut pada Pilpres 2019. (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)
.... ingin menjadi negara besar maka semua hal-hal yang berbau
korupsi harus dibinasakan...
Medan (ANTARA News) - Calon presiden, Prabowo Subianto, secara tegas
menyatakan dia tidak akan menoleransi siapa pun yang melakukan korupsi.
Pada silaturahmi akbar di Medan, Sabtu, Prabowo berjanji jika pasangan
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memenangi Pilpres 2019, kabinet mendatang
berisi orang-orang yang benar-benar bersih dan antikorupsi.
Sebelum ditunjuk sebagai menteri, lanjut Prabowo, mereka harus terlebih
dahulu menandatangani fakta integritas tidak akan memperkaya diri maupun
keluarga serta saudara-saudaranya selama menjabat sebagai menteri.
"Kalau dia tidak mau menandatangani fakta integritas antikorupsi, dia
tidak boleh duduk di kabinet. Itu komitmen kami sejak awal agar bangsa
ini benar-benar bersih dari korupsi," katanya.
Pada acara bertemakan "Semangat Sumut untuk Prabowo-Sandi Membangun
Demokrasi yang Beradab Menuju Indonesia Menang", Prabowo mengatakan,
mereka akan memperbaiki semua hal, termasuk gaji PNS, hakim, jaksa,
dokter, perawat, camat, bupati, dan gubernur menjadi lebih baik lagi
agar semuanya lebih fokus bekerja dan tidak melakukan korupsi.
"Rapi kalau semua sudah diperbaiki, masih juga ada yang mau korupsi,
tidak bisa dibayangkan apa yang akan dilakukan rakyat kita kepada
mereka," katanya.
Ia lantas menekankan, "Kita ingin menjadi negara besar maka semua
hal-hal yang berbau korupsi harus dibinasakan."
Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung soal Indonesia sebagai
negara produsen, seperti sawit, kopi, dan karet.
Namun, petani tidak bisa tersenyum pada saat panen karena hasil panen
tidak bisa menutupi biaya produksi.
"Bagaimana mereka bisa tersenyum? Pada saat panen justru pemerintah
impor dari luar. Ini tidak boleh terjadi lagi. Kita bantu petani supaya
makmur, petambak, peternak, dan semuanya harus bisa menikmati kekayaan
bangsa ini," katanya.
Pemilu 2019 diikuti dua pasangan kontestan, yaitu Prabowo
Subianto-Sandiaga Uno (nomor 02), dan pasangan petahana, Jokowi-KH
Ma'ruf Amin (nomor 01).
Pewarta: Juraidi
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019