https://tekno.tempo.co/read/1181778/misi-bulan-sukses-cina-akan-jelajahi-mars-tahun-depan?TeknoUtama&campaign=TeknoUtama_Click_5
Misi Bulan Sukses, Cina Akan Jelajahi Mars
Tahun Depan
Reporter:
Tempo.co
Editor:
Erwin Prima
Senin, 4 Maret 2019 18:00 WIB
misi Chang'e 4 Cina ke bulan.[news.cgtn.com]
<https://statik.tempo.co/data/2019/01/16/id_812007/812007_720.jpg>
misi Chang'e 4 Cina ke bulan.[news.cgtn.com]
TEMPO.CO, Jakarta - Cina
<https://tekno.tempo.co/read/1179335/studi-nasa-ungkap-india-dan-cina-bikin-bumi-jadi-lebih-hijau>
akan mengirim wahana untuk menjelajahi Mars tahun depan, setelah
berhasil menjalani misi menjelajahi bulan.
Baca: Studi NASA Ungkap India dan Cina Bikin Bumi Jadi Lebih Hijau
<https://tekno.tempo.co/read/1179335/studi-nasa-ungkap-india-dan-cina-bikin-bumi-jadi-lebih-hijau>
Sebelumnya Badan Luar Angkasa Nasional Cina berhasil mendaratkan pesawat
ruang angkasa di sisi terjauh Bulan awal tahun ini, dan bahkan
berhasil menumbuhkan beberapa biji kapas di dalam wadah tertutup.
Pada Chinese People's Political Consultative Conference (CPPCC), sebuah
acara politik di Beijing, Wu Weiren, kepala perancang program eksplorasi
bulan Cina, mengatakan bahwa menjelajah planet merah adalah langkah
berikutnya.
"Selama 60 tahun terakhir, kami telah membuat banyak prestasi, tetapi
jauh tertinggal dibanding dengan kemampuan astronomi dunia. Kita harus
mempercepat langkah kita," kata Wu, Minggu 3 Maret 2019. "Tahun depan,
kita akan meluncurkan penjelajah Mars, yang akan mengorbit di sekitar
Mars, mendarat di atasnya dan menyelidik planet itu."
Cina juga akan mengirim wahana tambahan ke Bulan, yang akan mengambil
sampel dari permukaan bulan dan kembali ke Bumi. Jika berhasil, Cina
akan menjadi negara ketiga yang berhasil menyelesaikan tugas itu,
setelah Amerika Serikat dan Rusia.
Komentar Wu muncul ketika pangkalan simulasi Mars dibuka di Qaidam Basin
Qinghai, wilayah di Cina barat yang merupakan gurun tertinggi di Bumi
dan lama dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari permukaan Mars
di bumi.
Menurut Global Times yang dikelola pemerintah, simulasi dari misi ini
menelan biaya $ 22,3 juta atau sekitar Rp 315 miliar untuk membangun dan
mencakup area seluas 53.330 meter persegi, yang dapat menampung 60 orang
dalam kapsul dan ratusan tenda di sekitar pangkalan.
Jiao Weixin, seorang profesor ilmu luar angkasa di Universitas Peking,
mengatakan "sangat sulit untuk mensimulasikan iklim dan lingkungan alami
Mars yang jauh berbeda dengan bumi. Tekanan udara rendah, radiasi yang
kuat dan badai pasir yang sering, serta perbedaan besar dalam geografi."
Dalam bidang antariksa dunia, Cina sedikit terlambat. Sampai tahun 1970,
negara itu belum mengirim satelit pertama ke luar angkasa di saat
Amerika telah mendaratkan astronot di bulan.
Sejak 2003, Cina telah mengirim enam awak ke luar angkasa dan
meluncurkan dua laboratorium luar angkasa ke orbit Bumi. Pada tahun
2013, Cina berhasil mendaratkan rover - Yutu 1 - di bulan, dan menjadi
negara ketiga yang melakukannya
Pada Desember tahun lalu, Cina <https://www.tempo.co/tag/cina>
mendaratkan astronot lain, Yutu 2, di sisi terjauh bulan, dan pertama
kali hal ini dilakukan.
NABILA HANUM | CNN FUTURISM