Sejak menaikkan harga BBM pada November 2014 (baru sebulan jadi presiden) Jokowi bekerja secara ugal-ugalan al. menembak mati 20 terpidana, impor pangan nonstop, bikin infrastruktur di atas lahan bermasalah dsb. Begitu juga di soal pengampunan pajak ini. Jokowi ngaku sudah mengatongi data pemilik Rp 4.000 triliun di Singapura dan Rp 7.000 triliun di Swiss sambil tak lupa menyinggung ada perangkat hukum untuk memproses persoalan seperti ini. Tapi langkah yang diambil sangat brutal, ngemis... Kenapa Jokowi tidak langsung saja memproses hukum nama-nama di kantongnya, toh dia bilang semua itu duit rampokan. Ngapain ngemis sama perampok tapi bengis sama Rakyat di pertokoan dan perkantoran dalam negeri. Kelihatan pengecutnya biarpun 4 bulan ini di tengah pidato suka ujug-ujug pengumuman, "saya tidak takutǃ saya tidak takutǃ saya tidak takutǃ".
Hm, selain penasaran orang ini makanannya apa, jadi pengin tau juga hasil tes-tes kesehatan fisik & psikisnya sejak pilkada Solo, DKI, dan pilpres. --- jonathangoeij@... wrote: Rasanya sempat baca berita2 petugas pajak nyanggongin toko2 memaksa ikut tax amnesti, kelahatannya yg jd korban kok malah mereka2 yg tdk ikut memarkir duit di LN. --- ajegilelu@... wrote : Yang Rp 170 triliun sebagian besar justru dari tunggakan dalam negeri. Sedangkan para perampok yang menyimpan Rp 4.000 triliun di Singapura tidak ditangkap-tangkap juga. Tetap bebas menunggak pajak, bebas tidak mengembalikan uang rampokan, dan insting bajingannya menyelamatkan mereka dari hukum pidana. Bebas, bebas, bebas. --- jonathangoeij@... wrote: Satuhal lagi, menkeu lama yg konon punya data Rp 11000 triliiun itu padasaat tax amnesti diberlakukan berganti dengan menkeu baru yang tidakpunya data..Alhasil menyusut tinggal Rp 170 trilliun. --- lusi_d@... wrote : Bung Ajeg betul. Yang semacam itu lahir dari sumber fikiran, tak perduli kucing hitam atau kucing putih asal nangkap tikus.Hehehe --- ajegilelu@... wrote : Jaman dulu bu ketum bagi-bagi surat keterangan lunas buat para maling BLBI (bayar ke siapa?). Jaman sekarang sang petugas memutihkan pajak hasil rampokan, dan gagal. Kayaknya cuma asal duit, nggak penting hitam atau putih... --- jonathangoeij@... wrote: taxamnesti pd dasarnya ya cuman pemutihan, para elite yg parkir duit ituakan dgn entengnya bilang sdh bayar tax amnesti sdh putih bersih. --- ajegilelu@... wrote : Tax amnesty gagal. Cuma dapat Rp 170 triliun dari target Rp 4.000 triliun di Singapura. Itu sebabnya Jokowi kalap ngutang sana-sini lebih dari Rp 2.500 triliun (lebih dari separuh total utang Indonesia). Gagal menarik yang 4.000 triliun di Singapura, sekarang Jokowi mau menyita yang 7.000 triliun di Swiss, katanya. Berhasilkah, atau omong pocong lagi? --- jonathangoeij@... wrote: so true....uang2 yg diluar negeri itu sudah diputihkan lewat tax amnesti. --- bhjo@... wrote : Wowo tahu dgn pasti sebab sebagian uangnya adalah miliknya, he, he, he....
