Entah dapatkan data dari mana, ... yang saya tahu TIDAK sebegitu tinggi!
Yang saya tahu, anak-anak lulusan Univ. mulai kerja masih dibawah 10
ribu sekalipun dinyatakan ada yg nyundul diatas 10 ribu! Anak saya yg
master insinyur elektronik dan sudah bekerja lebih 10 tahun juga belum
sampai 30 ribu! Malah anak perempuan yg jadi guru ballet bisa nyundul 30
ribu, ...
Yang perlu diingat, disamping harus bayar gaji PRT yg HK$4520 itu,
majikan wajib membayar tiket pp + transport kekampung mereka dan
asuransi-jiwa, ongkos makan yg layak, ... jadi sebulannya sudah lebih
dari 5ribu! Dan, jangan dianggap warga HK sudah lulusan Univ. semua,
kenyataan tidak sedikit majikan PRT itu hanyalah pegawai kantoran,
bahkan pelayan toko saja, mereka itu betul-betul keluar bekerja untuk
tambah penghasilan keluarga yang pas-pasan saja bisa gunakan PRT!
*大學生平均起薪$1.4萬*
安俊人力資源
<https://www.ctgoodjobs.hk/english/search/joblist.asp?job_area=002_jc>顧問董事總經理周綺萍亦指,因最低工資實施後的漣漪效應,畢業生的起薪點亦有上升,如一般文職起薪點介乎9,000元至1.2萬元,專業如會計、律師及科技等,起薪點可達1.5萬元或以上。
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 12/3/2019 5:56 寫道:
Generasi muda Hong Kong mempunyai tingkat pendidikan yang tinggi
sekali, lulusan college dgn gelar bachelor ataupun master merupakan
hal yang umum. Gaji lulusan college berkisar antara HKD30000 - 40000
tentu dgn pengalaman akan lebih tinggi lagi. Sepasang suami istri dgn
anak kecil membuat salah satu dan umumnya istri yang tinggal dirumah
merawat anak, katakanlah suami mempunyai gaji HKD 40,000 yg merupakan
pendapatan satu2nya keluarga itu. Dengan mempekerjakan domestic helper
katakanlah dgn gaji HKD 5,500 seperti tuntutan akan memungkinkan sang
istri bekerja katakanlah dgn gaji HKD 30,000 sehingga secara total
pendapatan keluarga jadi HKD 70,000 meningkat pesat sekali. Saya lihat
hal ini menguntungkan sekali bagi kedua belah pihak.
kutipan:
Keberadaan PRT migran ini juga memungkinkan lebih dari 110.000 ibu di
Hong Kong bergabung kembali dengan angkatan kerja.
Menurut penelitian, mempekerjakan PRT migran bisa meningkatkan
pendapatan rumah tangga karena memungkinkan perempuan lokal untuk
berkarir diluar rumah.
---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote :
Tulisan inipun tidak akan menghentikan ocehan dan fitnahan si Chan
yang memperlakukan PRT seperti pengemis di HK, tapi dianggap SERAKAH
karena menuntut kenaikan upah.Kalau tidak diterjemahkan dalam jumlah
uang, orang tidak akan pernah sadar akan sumbangan buruh migran kepada
enomi HK. Apa sumbangan si Chan??? Pengabdian besar dan sikap
menjilatnya kepada Penguasa!!!
PRT MIGRAN MENYUMBANG HK$ 98,9 MILIAR UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI
HONG KONG, JADI MENGAPA MEREKA DIKECUALIKAN?
PRT migran menyumbang HK$ 98,9 miliar untuk pertumbuhan ekonomi Hong
Kong, jadi mengapa mereka dikecualikan?
* Posted On: March 7, 2019
<http://sinar-migran.com/prt-migran-menyumbang-hk-989-miliar-untuk-pertumbuhan-ekonomi-hong-kong-jadi-mengapa-mereka-dikecualikan/>
* Posted By: Admin <http://sinar-migran.com/author/admin/>
* Comments: 0
<http://sinar-migran.com/prt-migran-menyumbang-hk-989-miliar-untuk-pertumbuhan-ekonomi-hong-kong-jadi-mengapa-mereka-dikecualikan/>
Kamis (07/03/2019) Pekerja rumah tangga (PRT) migran menyumbang
sebesar HK$ 98,9 miliar pada pertumbuhan ekonomi Hong Kong, sekitar
3,9 persen dari pendapatan Produk Domestik Bruto atau PDB tahun 2018.
Di tempat lain di Asia, PRT migran menyumbang HK$ 64,37 miliar untuk
ekonomi Singapura (2,4 persen dari PDB) dan HK$ 7,06 miliar untuk
Malaysia (0,3 persen dari PDB).
“Pekerjaan rumah tangga dan merawat orang dalam banyak hal adalah
pekerjaan yang tak terlihat, di balik pintu tertutup.
Ini adalah sisi tersembunyi dari ekonomi dan sekarang kita dapat
memberikan angka untuk pertama kalinya pada besarnya nilai pekerjaan
mereka, ”kata Lucinda Pike, Direktur Eksekutif Badan Amal Enrich yang
berbasis di Hong Kong.
Menurut sebuah studi yang dirilis Rabu, 06 Maret 2019 oleh Badan Amal
yang mempromosikan pemberdayaan ekonomi PRT migran tersebut juga
mengungkap bahwa PRT migran sebagian besar dikecualikan dari ekonomi
lokal – hanya 18 persen yang memiliki rekening bank dan 85 persen
memiliki tingkat hutang yang tinggi.
Kurangnya pengetahuan keuangan dan kesadaran akan peraturan rekening
bank diidentifikasi sebagai hambatan utama untuk mengakses layanan
keuangan.
Di Singapura sendiri terdapat 51 persen memiliki rekening bank
sementara 34 persen dalam utang. Dan di Malaysia, 86 persen memiliki
rekening bank dan 65 persen berutang.
Laporan yang berjudul Nilai Perawatan: Kontribusi Utama Pekerja Rumah
Tangga Migran terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Keluarga
di Asia, adalah pertama kalinya kontribusi ekonomi PRT migran di Hong
Kong telah dihitung.
Penelitian yang ditugaskan oleh perusahaan laporan kredit konsumen
Experian disajikan bersama dengan LSM lokal Enrich.
Data tersebut dihitung oleh perusahaan riset pasar Frost & Sullivan
menurut nilai yang ditambahkan pekerja rumah tangga berdasarkan biaya
pekerjaan mereka – jika dibayar dengan tarif lokal – pengeluaran
pribadi mereka dan waktu yang mereka sediakan sehingga perempuan lokal
bebas bisa bekerja diluar.
Menurut temuan tersebut, kontribusi terbesar yang ditawarkan pekerja
rumah tangga terhadap ekonomi lokal adalah pengasuhan anak – dihargai
HK$ 40 per jam dengan rata-rata 3,85 jam per hari. Jika ditotal
terdapat HK$ 184,970,52 per tahun setiap orangnya.
Jumlah PRT migran di Hong Kong sebanyak 369.651 orang pada akhir 2017,
dengan jumlah yang ditetapkan akan meningkat menjadi 600.000 pada
tahun 2047, menurut sumber pemerintah.
Di Asia Pasifik diperkirakan terdapat 21 juta PRT migran mengisi
kesenjangan pekerjaan rumah tangga. Para ahli memperkirakan permintaan
pekerjaan ini akan terus meningkat seiring pertambahan usia penduduk,
angka kelahiran menurun dan kekurangannya layanan perawatan yang
terjangkau masih ada di banyak negara.
“Pekerjaan rumah tangga, dalam banyak hal, merupakan pekerjaan yang
tak terlihat dan dinilai rendah yang secara tidak proporsional menimpa
perempuan, kebanyakan adalah buruh migran,” kata Lucinda Pike.
“Kami sangat senang bahwa penelitian ini menunjukkan bagaimana
kehadiran pekerja rumah tangga membuka potensi ekonomi ekstra.”
*Peningkatan tenaga kerja perempuan*
Keberadaan PRT migran ini juga memungkinkan lebih dari 110.000 ibu di
Hong Kong bergabung kembali dengan angkatan kerja.
Menurut penelitian, mempekerjakan PRT migran bisa meningkatkan
pendapatan rumah tangga karena memungkinkan perempuan lokal untuk
berkarir diluar rumah.
Hanya 49 persen perempuan Hong Kong dengan usia antara 25 hingga 52
tahun yang memiliki anak, akan bekerja jika mereka tidak memiliki PRT.
Angka ini meningkat hingga 78 persen ketika mereka mempekerjakan PRT
migran.
*Terlepas dari kontribusi PRT migran terhadap ekonomi lokal, mereka
terus menghadapi diskriminasi*.
“Masalahnya adalah PRT migran tidak diakui oleh pemerintah Hong Kong
sebagai bagian dari tenaga kerja Hong Kong dan komunitas Hong Kong,”
jelas Sringatin, ketua Serikat Pekerja Migran Indonesia (IMWU Hong
Kong) kepada Sinar Migran.
“Kami diperlakukan sebagai orang asing, pekerja kelas rendah dan oleh
karena itu pemerintah telah mendorong kebijakan dan praktik yang
mengecualikan dan mengisolasi pekerja migran dari seluruh populasi
Hong Kong.”
“Inilah yang kami maksudkan dengan praktik perbudakan modern. Dan itu
diberlakukan oleh pemerintah Hong Kong melalui kebijakan dan
peraturan, ” tegasnya.
Sumber: SCMP, HKFP.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com