https://bisnis.tempo.co/read/1184807/london-book-fair-penerbit-asing-borong-hak-terbit-buku-indonesia/full&view=ok
London Book Fair, Penerbit Asing Borong
Hak Terbit Buku Indonesia
Reporter:
Antara
Editor:
Rahma Tri
Rabu, 13 Maret 2019 13:55 WIB
0 komentar
<https://bisnis.tempo.co/read/1184807/london-book-fair-penerbit-asing-borong-hak-terbit-buku-indonesia/full&view=ok#comments>
102
#
#
#
#
12 Rights Buku Indonesia Terjual di London Book Fair Hari Pertama.
Tempo/Erwin Zachri
<https://statik.tempo.co/data/2016/04/13/id_497979/497979_620.jpg>
12 Rights Buku Indonesia Terjual di London Book Fair Hari Pertama.
Tempo/Erwin Zachri
*TEMPO.CO*, *London* -Pada hari pertama pameran buku London Book Fair
<https://seleb.tempo.co/read/1140229/london-book-fair-2019-ini-12-penulis-indonesia-yang-terpilih>
(LBF) 2019, Indonesia sudah membukukan penjualan hak penerbitan untuk 12
judul buku. Indonesia diundang sebagai peserta Fokus Pasar pada hajatan
global yang berlangsung pada 11- 14 Maret 2019.
*Baca juga: Big Bad Wolf Digelar, Buku Dongeng Frozen Dijual Hanya Rp 20
Ribu
<https://bisnis.tempo.co/read/1181150/big-bad-wolf-digelar-buku-dongeng-frozen-dijual-hanya-rp-20-ribu/full&view=ok>*
Thomas Nung Atasana yang mewakili para penerbit Indonesia, mengatakan di
samping 12 judul buku yang sudah disepakati untuk diterbitkan oleh
sejumlah penerbit di Inggris, ada 187 judul buku terbitan Indonesia yang
diminati penerbit asing. “Versi terjemahan,” kata Thomas kepada Antara,
Selasa 12 Maret 2019 malam waktu setempat.
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang mengorganisasikan kesertaan
Indonesia dalam LBF 2019 itu menargetkan 50 kesepakatan penjualan hak
terjemahan buku-buku terbitan Indonesia oleh penerbit luar negeri. Dalam
ajang yang memang diperuntukkan transaksi hak penerbitan diantara para
penerbit dunia itu, ribuan penerbit seluruh dunia saling bertransaksi
jual-beli hak terjemahan.
Rincian kesepakatan pembelian hak terbit dalam bentuk terjemahan oleh
penerbit asing itu adalah sebagai berikut: Penerbit Asta Ilmu Publishing
berhasil melakukan kesepakatan 12 judul buku kepada penerbit di
Singapura dan 39 perjanjian untuk menindaklanjutinya sebagai kesepakatan
alias meminati 39 judul buku dengan penerbit di Inggris, Korea dan
Cina. Di samping itu, 45 judul buku dari penerbit Mizan yang terkenal
lewat buku-buku bertema religius keislaman diminati penerbit dari
Inggris, Turki, dan Jepang.
23 judul buku dari Penerbit Gramedia juga diminati oleh penerbit dari
Amerika, Cina, Taiwan, Inggris dan Korea. 10 judul terbitan Lontar,
penerbit milik Yayasan Lontar yang menerbitkan karya-karya sastra dari
pengarang kenamaan di Tanah Air telah diminati oleh penerbit dari Itali,
Inggris dan Turki. Selain keempat penerbit di atas, juga ada 16 penerbit
dari Indonesia yang produknya diminati untuk diterbitkan di negera lain.
Pemilik penerbitan Asta Ilmu Publishing, Anna Purba mengatakan buku-buku
<https://bisnis.tempo.co/read/1182271/sri-mulyani-bakal-investigasi-pajak-impor-buku-big-bad-wolf-2019>
terbitannya yang berhasil dibeli hak terjemahannya oleh penerbit asing
adalah bertema pelajaran bahasa Mandarin. "Singapore Asia Publisher
telah menyepakati untuk membeli hak terbitan terjemahan buku-buku kami.
Umumnya buku-buku tentang pelajaran bahasa Mandarin,” tutur dia di
konter penjualan hak cipta Indonesia Fokus Pasar.
*ANTARA *
------------------------------------------------------------------------