MENEGUR SAJA BEGITU, APALAGI KALAU MARAH?
BELUM BERKUASA SAJA BEGITU, BAGAIMANA KALAU BERKUASA?

MAKIN TERBUKA KEDOK BENGISNYA.

On Thu, Mar 14, 2019 at 3:26 AM 'j.gedearka' [email protected]
[temu_eropa] <[email protected]> wrote:

>
>
>
>
> https://tirto.id/kesaksian-komandan-yang-anak-buahnya-dimarahi-prabowo-di-cianjur-djgg
>                         Kesaksian Komandan yang Anak
>                    Buahnya Dimarahi Prabowo di Cianjur
> [image: Calon Presiden RI nomor 02 Prabowo Subianto (tengah) menyapa
> pendukungnya saat Safari Politik di Grand Pacific Hall, Sleman, DI
> Yogyakarta, Rabu (27/2/2019). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.]
> <https://tirto.id/kesaksian-komandan-yang-anak-buahnya-dimarahi-prabowo-di-cianjur-djgg>
> Calon Presiden RI nomor 02 Prabowo Subianto (tengah) menyapa pendukungnya
> saat Safari Politik di Grand Pacific Hall, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu
> (27/2/2019). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.
> Oleh: Gilang Ramadhan - 13 Maret 2019
> Dibaca Normal 2 menit
> *"Jadi kami sigap melihat bapak salaman itu seperti ditarik itu kami
> langsung reaktif biasanya, takut bapak jatuh karena bapak di atas ya." (ADC
> Satgas Pamwal VVIP Satgaspus Capres 02, AKBP Rahmad Hakim).*
> tirto.id - Video berisi calon presiden (capres) Prabowo Subianto memarahi
> pria berbaju batik saat melakukan safari politik di Cianjur, Jawa Barat,
> viral lewat media sosial. Prabowo yang berada di atas mobil juga sempat
> menepak tangan pria yang berdiri persis di sisi mobil yang ia tumpangi.
>
> Ulah Prabowo dengan cepat menuai cibiran warga net. Beberapa dari mereka
> membikin narasi yang menyudutkan mantan danjen Kopassus itu. Namun, apa
> yang sebenarnya terjadi?
>
> ADC Satgas Pamwal VVIP Satgaspus Capres 02 AKBP Rahmad Hakim menjelaskan
> pria yang dimarahi dan ditepak tangannya oleh Prabowo merupakan anggota
> pengawal yang berinisial JR.
>
> "Anggota kami," kata Rahmad kepada reporter *Tirto*, Selasa (12/3/2019).
>
> Rahmad bercerita, masyarakat yang datang saat kunjungan Prabowo di Cianjur
> membludak. Jumlah massa yang datang di luar perkiraan tim pengamanan.
>
> "Masyarakat itu sudah penuh sejak dari helipad sampai beliau keluar dari
> stadion. Nah, masyarakat itu berebut semua mendekati mobil bapak [Prabowo],
> baik ibu-ibu, maupun anak-anak, masyarakat lah," ujarnya.
>
> Baca juga:
>
>    - Fauzi Baadila Bisa Lapor, Bukan Cuma Cabut APK Jokowi di Rumahnya
>    
> <https://tirto.id/fauzi-baadila-bisa-lapor-bukan-cuma-cabut-apk-jokowi-di-rumahnya-djcy>
>
>
> Rahmad menuturkan, anggotanya kemudian berusaha membuka jalan agar mobil
> yang ditumpangi Prabowo bisa lewat. Namun saat itu jumlah pengawal terlalu
> sedikit jika dibandingkan massa yang datang.
>
> "Anggota saya buka jalan, mungkin dalam pelaksanaannya menurut bapak
> kurang humanis," kata dia.
>
> Menurut Rahmad, saat itu Prabowo tidak seketika langsung marah. Sebelumnya
> Prabowo sempat memberi kode terlebih dahulu, namun tim pengamanan tidak
> memperhatikan kode tersebut.
>
> "Sebelum bapak marah itu biasanya mengamati dulu. Biasanya kalau bapak
> ngamati itu sudah sinyal. Biasanya ada kode-kode, anggota enggak lihat kode
> dari bapak. Memang situasinya *crowded,*" ujarnya.
>
> Rahmad mengklaim Prabowo sering mengingatkan pasukan pengamanan untuk
> bersikap humanis. Bahkan Prabowo juga sering menegur langsung pengawalnya
> saat di lapangan.
>
> "Kalau SOP pengawalan ya itu, bapak tekankan humanis, humanis, humanis.
> Gerakan tangan pun kalau terlihat sama bapak langsung ditegur," tambahnya..
>
> Rahmad menjelaskan, sudah menjadi SOP (*Standard Operating Procedure*)
> jika ada massa berkerumun di mobil VVIP akan ada penjagaan di sebelah kanan
> dan kiri. Ia mengatakan hal itu dilakukan untuk menjaga keselamatan Prabowo.
>
> "Kadang kalau bapak lagi salaman, tidak sekedar salaman, kadang ditarik,
> kayak gitu loh. Jadi kami sigap melihat bapak salaman itu seperti ditarik
> itu kami langsung reaktif biasanya, takut bapak jatuh karena bapak di atas
> ya," jelasnya.
>
> Baca juga:
>
>    - Atribut Kampanye Pemilu 2019 Bikin Sampah Visual di Ruang Publik
>    
> <https://tirto.id/atribut-kampanye-pemilu-2019-bikin-sampah-visual-di-ruang-publik-dhBS>
>
>
>
> Dalam rekaman video lain memang terdengar Prabowo melakukan hal itu
> lantaran melihat ada seorang warga yang hampir terjatuh karena ingin
> bersalaman dengannya. "Kamu jangan halangi saya untuk salaman dengan
> rakyat," ujar Prabowo Subianto saat menuju lokasi pertemuan di Gedung
> Assakinah, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (12/3/2019).
>
> "Kamu tidak boleh ya kasar kepada rakyat," perintah Prabowo kepada
> pengawalnya tersebut.
>
> Penjelasan BPN
> Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin tidak mau banyak
> berkomentar soal video capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang terlihat
> marah dan memukul tangan orang saat dia berada di atas mobil.
>
> Juru Bicara TKN Arya Sinulingga masih belum paham konteks pemukulan
> tersebut. Namun, dia menyerahkan penilaian sikap Prabowo itu kepada
> masyarakat.
>
> "Saya sih enggak mau komentar lebih jauh ya. Biarkan publik yang menilai
> perilaku dari masing-masing capres yang ada saat ini dan bagi kita sih
> biarkan itu jadi penilaian publik, bukan penilaian dari kita," tegas Arya
> kepada *Tirto*, Selasa (12/3/2019).
>
> Menanggapi cibiran kepada Prabowo, Kepala Media Center Prabowo-Sandi,
> Ariseno Ridhwan menyebut hal ini sebagai fitnah guna menyudutkan jagoannya.
> "Ini kan fitnah. Digoreng oleh pihak tak bertanggung jawab untuk
> menyudutkan Pak Prabowo. Padahal kenyataannya tidak demikian. Pak Prabowo
> malah khawatir dan sangat memperhatikan dan mengapresiasi seluruh warga
> yang ikut dalam kegiatannya," kata Ariseno melalui keterangan tertulis yang
> diterima Tirto, Selasa (12/3/2019).
>
> Ariseno justru mengatakan, tim pengamanan dimarahi Prabowo itu malah
> melakukan tindakan yang sangat heroik karena berhasil menyelamatkan seorang
> anak yang terjatuh.
>
> "Ini kan dalam kegiatan itu ada juga seorang anak yang jatuh dan hampir
> terinjak-injak. Tapi sebelum kejadian terinjak tim pengamanan tadi berhasil
> mengangkat anak itu. Dan Pak Prabowo juga tahu, dan diapresiasi ketangkasan
> para timnya. Cuma hal seperti ini kan tidak mungkin disebarkan pihak lain,"
> tuturnya.
>
> Sementara itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo
> Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean menilai apa yang dilakukan
> Prabowo bukan bentuk kemarahan. Menurutnya, Prabowo hanya sebatas menegur
> pengawal karena menghalangi ibu-ibu yang ingin mendekat ke Prabowo.
>
> "Video itu bukan menunjukkan Pak Prabowo lagi marah-marah, tetapi Pak
> Prabowo menegur satuan pengawal yang sedang mengawal dirinya yang terlalu
> ketat, sehingga banyak ibu-ibu yang tidak bisa mendekat dengan Pak
> Prabowo," kata Ferdinand saat dihubungi reporter *Tirto*.
>
> Ferdinand menilai teguran itu positif lantaran jika pengawalan terlalu
> ketat pun tidak baik. Dari sisi kepentingan politik, kata Ferdinand, tentu
> Prabowo ingin selalu mendekat ke rakyat.
>
> "Kadang-kadang pengawal ini kita maklum mereka ingin menjaga keselamatan
> yang dikawal, tapi di satu sisi kepentingan politik jauh lebih besar yaitu
> dekat dengan rakyat," jelasnya.
>
> Namun, pengajar Ilmu Politik Universitas Al-Ahzar Indonesia, Ujang
> Komaruddin menilai video yang tersebar di media sosial merugikan Prabowo.
> Ia mengatakan terlepas dari apa yang melatarbelakangi tindakan Prabowo,
> masyarakat tentu melihat kekerasan sebagai sesuatu yang buruk.
>
> "Sebagai pemimpin harusnya tegas, ramah, dan mengayomi, termasuk stafnya
> sendiri. Dengan hanya melihat apa yang dilakukan Prabowo di video, tentu
> masyarakat enggak ingin pemimpin yang melakukan kekerasan," kata Ujang
> kepada reporter* Tirto.*
>
> "Apa pun alasannya, kekerasan tidak bisa dibenarkan. Itu tidak bisa
> dibenarkan oleh siapa pun, apalagi seorang calon presiden. Pasti akan
> berimplikasi memberi efek negatif ke Prabowo," pungkasnya.
>
> Baca juga artikel terkait PILPRES 2019
> <https://tirto.id/q/pilpres-2019-c2Z?utm_source=Tirtoid&utm_medium=Lowkeyword>
> atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
> <https://tirto.id/author/ramadhan?utm_source=Tirtoid&utm_medium=Lowauthor>
> (tirto.id - Politik)
>
> Reporter: Frendy Kurniawan & Haris Prabowo
> Penulis: Gilang Ramadhan
> Editor: Gilang Ramadhan
> Menurut BPN, Prabowo hanya sebatas menegur pengawal.
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke