Tiongkok dan UE Gelar Dialog Tingkat Tinggi Putaran Ke-9

http://indonesian.cri.cn/20190319/b23a7749-72b9-5e0f-d672-35d8ffefa15d.html
2019-03-19 10:53:39

图片默认标题_fororder_王毅

Anggota Dewan Negara Tiongkok merangkap Menteri Luar Negeri, Wang Yi dan Wakil Senior Uni Eropa (UE) untuk urusan luar negeri dan keamanan, Federica Mogherini bersama-sama memimpin dialog strategis tingkat tinggi Tiongkok-UE putara ke-9 di Brussel kemarin (18/3).

Wang Yi menyatakan, Tiongkok dan UE adalah mitra strategis menyeluruh, menghadapi situasi internasional yang bergoncang, kedua pihak mengadakan komunikasi dan kerja sama yang efektif, memainkan peranan “stabilisator”, inilah kewajiban historik kedua pihak sebagai dua kekuatan penting di dunia. Level dan skala kerja sama antara kedua pihak sedang berada di puncak hitorik, tapi tetap mempunyai potensi besar, kedua pihak perlu meneruskan kerja sama, menemukan kesempatan baru, bidang baru dan daya penggerak baru dalam 4 kemitraan, antara lain perdamaian, pertumbuhan, reformasi dan peradaban, mendorong kemitraan strategis menyeluruh Tiongkok-UE terus berkembang.

Wang Yi menitikberatkan tiga pendangannya, pertama, mitra kerja sama adalah hakikat hubungan Tiongkok-UE. Kedua, saling menguntungkan dan menang bersama adalah tujuan kerja sama Tiongkok-UE, ia mengharapkan Eropa untuk menjadi orang pertama yang mendapat manfaat dari reformasi dan keterbukaan putara baru Tiongkok, menyambut Eropa untuk ambil bagian dalam pembangunan “sabuk dan jalan”, menghubungakn “sabuk dan jalan” dengan interkoneksi Eropa-Asia yang disponsori oleh UE. Ketiga, saling menghormati kepentingan inti merupakan tanda kepercayaan antara satu sama lain, UE diharapkan bertindak hati-hati dalam masalah terkait kepentingan Tiongkok.

Sementara itu, Mogherini menyatakan, dalam waktu lima tahun yang lalu, hubungan Tiongkok-UE berkembang cepat dalam sejarah, kedua pihak mempunyai pendirian dan tujuan yang sama pada masalah anti unilateralisme dan proteksionisme, bersama-sama mendukung dan memelihara ketertiban internasional dengan PBB sebagai intinya. UE selalu memandang Tiongkok sebagai mitra strategis yang penting, tidak saja mementingkan kekuatan ekonomi Tiongkok, tapi juga kekuatan politik. Dokumen kebijakan UE terhadap Tiongkok tidak menggantikan strategis kerja sama dengan Tiongkok yang sudah diterapkan. UE tidak berniat untuk mencegah perkembangan Tiongkok, UE ingin melihat Tiongkok untuk memainkan peranan pimpinan di lebih banyak bidang di seluruh dunia. Walau terdapat perselisihan pada sejumlah masalah, UE selalu memperlakukan hubungan mitra strategis kedua pihak dari segi berkembang dan makmur bersama, UE akan terus berpegang teguh pada kebijakan Satu Tiongkok tanpa perubahan apapun.



---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke