Pokoknya lalu lintas uang , bila tidak melalui bank, patut dicurigai ada
main..........
A Hok kan sudah beri contoh, harus lewat bank dan terbuka, bisa mudah
dikontrol

Pada tanggal Sel, 19 Mar 2019 pukul 13.31 kh djie <[email protected]>
menulis:

> Mencuri : Potong tangan ?
> Melanggar sumpah jabatan : Potong lidah?
>
> Pada tanggal Sel, 19 Mar 2019 pukul 11.45 Sunny ambon
> [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:
>
>>
>>
>> *Kalau di tambah dengan Lukman Hakim maka tiga menteri agama terlibat
>> kasus korupi, yang pertama adalah Said Agil Husni Al Munawar,  dan yang
>> kedua ialah Ali Suryadharma. Said sudah bebas dari penjara, sedangkan Ali
>> Suryadharma agaknya masih dalam penjara. Kalau hukum syariah diberlakukan,
>> maka pertanyaan apa hukuman yang harus diterapkan terhadap
>> petinggi-petinggi negara, teristimewa menteri agama? *
>>
>> *https://www.antaranews.com/berita/812379/dua-menag-dari-parpol-terlibat-korupsi-wapres-ada-kecurigaan
>> <https://www.antaranews.com/berita/812379/dua-menag-dari-parpol-terlibat-korupsi-wapres-ada-kecurigaan>*
>>
>> Dua Menag dari Parpol terlibat korupsi, Wapres: Ada Kecurigaan
>>
>>  Selasa, 19 Maret 2019 15:34 WIB
>> [image: Dua Menag dari Parpol terlibat korupsi, Wapres: Ada Kecurigaan]
>>
>> Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan keterangan pers di Kantor Wapres
>> Jakarta, Selasa (19/3/2019). (Fransiska Ninditya)
>> Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan keterlibatan dua
>> menteri agama dari partai politik yang terlibat kasus korupsi memang
>> menimbulkan kecurigaan adanya keterlibatan partai politik dalam kasus
>> tersebut.
>>
>> "Dari 10 menteri agama (yang pernah ada di Indonesia), hanya dua yang
>> dari partai. Ya kalau dihubung-hubungkan, dan dua-duanya kena (kasus
>> korupsi), tentu juga ada kecurigaan juga memang, bahwa di sini ada
>> pengaruhnya. Tapi biar kita menunggu saja proses hukum," kata JK di Kantor
>> Wakil Presiden Jakarta, Selasa.
>>
>> Namun demikian, JK berharap Lukman Hakim Saifuddin tidak terlibat
>> langsung dalam kasus dugaan korupsi lelang jabatan di Kementerian Agama
>> tahun 2018-2019.
>>
>> "Tentu kita prihatin akan masalah ini, namun tentu juga kita harapkan Pak
>> Menag (Lukman) itu tidak terlibat langsung dalam hal ini, biar kita
>> serahkan ke KPK atau aparat hukum untuk menyelidiki kasus ini," tambahnya.
>>
>> JK mengatakan delapan menteri agama lainnya tidak berasal dari partai
>> politik. Dia menyayangkan sudah ada tiga menteri agama yang terlibat dalam
>> kasus korupsi di Indonesia, yakni Said Agil Husin Al Munawar, Suryadharma
>> Ali dan terakhir Lukman Hakim Saifuddin.
>>
>> "Sebenarnya kalau kasus menteri agama (korupsi) ini sayang juga, ini
>> ketiga kalinya, Said Agil Munawar itu yang pertama, tahun 2001. Sayang
>> juga, tapi kita sangat prihatin, tapi mudah-mudahan (Lukman) tidak
>> (terlibat)," katanya.
>>
>> Baca juga: KPK akan panggil Menag Lukman Hakim
>> <https://www.antaranews.com/berita/812337/kpk-akan-panggil-menag-lukman-hakim>
>>
>> Dua menteri agama yang berasal dari partai dan terlibat dalam kasus
>> korupsi adalah Suryadharma Ali dan Lukman Hakim Saifuddin, yang keduanya
>> berasal dari Partai Persatuan Pembangunan.
>>
>> Suryadharma Ali, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum PPP, telah
>> terbukti menyalahgunakan wewenangnya sebagai menag dalam kasus korupsi
>> ibadah haji tahun 2010-2013. Dia divonis enam tahun penjara dan denda Rp300
>> juta subsider tiga bulan kurungan penjara, serta membayar uang pengganti
>> Rp1,8 miliar.
>>
>> Sementara Lukman Hakim Saifuddin, hingga saat ini, belum terdapat bukti
>> terlibat langsung dalam dugaan kasus suap lelang jabatan di Kementerian
>> Agama tahun 2018-2019, yang melibatkan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy
>> sebagai tersangka. ***2*** (T.F013)
>>
>> Baca juga: KPK duga RMY tidak bekerja sendiri dalam suap jabatan
>> <https://www.antaranews.com/berita/812360/kpk-duga-rmy-tidak-bekerja-sendiri-dalam-suap-jabatan>
>>
>> Baca juga: KPK sita Rp180 juta dan 30 ribu dolar dari ruang kerja Menag
>> <https://www.antaranews.com/berita/812342/kpk-sita-rp180-juta-dan-30-ribu-dolar-dari-ruang-kerja-menag>
>>
>> Pewarta: Fransiska Ninditya
>> Editor: Joko Susilo
>> COPYRIGHT © ANTARA 2019
>>
>> 
>>
>

Kirim email ke