https://gaya.tempo.co/read/1187102/sandiaga-uno-janji-liburkan-sekolah-selama-ramadan-ini-kata-ahli/full&view=ok
Sandiaga Uno Janji Liburkan Sekolah Selama
Ramadan, Ini Kata Ahli
Reporter:
Sarah Ervina Dara Siyahailatua
Editor:
Mitra Tarigan
Selasa, 19 Maret 2019 21:56 WIB
Gaya cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno saat debat ketiga Calon Wakil
Presiden 2019 di Jakarta, Ahad, 17 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/03/17/id_827367/827367_720.jpg>
Gaya cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno saat debat ketiga Calon Wakil
Presiden 2019 di Jakarta, Ahad, 17 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Debat Calon Wakil Presiden antara cawapres nomor
urut 01 dan 02, Maruf Amin dan Sandiaga Uno
<https://www.tempo.co/tag/sandiaga-uno> telah berlangsung pada Minggu,
17 Maret 2019. Salah satu tema yang diangkat pada debat pemilihan
presiden dan wakil presiden ketiga itu ialah mengenai isu pendidikan.
/*Baca:*/ Sandiaga Uno Ingin Hapus UN, JK: Bahaya bagi Kualitas
Pendidikan
<https://nasional.tempo.co/read/1187033/sandiaga-uno-ingin-hapus-un-jk-bahaya-bagi-kualitas-pendidikan>
Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2, Sandiaga Uno mengatakan bahwa dirinya
dan calon Presiden Prabowo Subianto akan menerapkan libur sekolah selama
satu bulan penuh selama Ramadan jika terpilih pada Pilpres 2019.
Tujuannya adalah untuk membangun kerohanian serta keeratan dengan
keluarga. "Tentunya untuk membangun karakter yang kuat, karakter yang
berakhlakul karimah. Itu harapan kami," kata mantan Wakil Gubernur DKI
Jakarta itu.
Mengenai hal tersebut, pengamat pendidikan Najeela Shihab menilai tujuan
yang ingin diraih melalui program libur selama Ramadan adalah hal yang
baik. Namun, ia merasa bahwa tujuan tersebut tak hanya dapat dinikmati
manfaatnya selama bulan Ramadan saja. “Jika kita berbicara mengenai
pembangunan kerohanian dan ikatan dalam keluarga, menurut saya ini bisa
dicapai tidak hanya saat bulan Ramadan saja. Dari segi proses pun juga
tidak bisa hanya satu bulan selesai. Namun harus terus berlanjut di
bulan-bulan berikutnya,” kata Ela, sapaan Najeela, saat dihubungi
TEMPO.CO pada 19 Maret 2019.
Ela juga menegaskan bahwa menempuh pendidikan dan menimba ilmu
pengetahuan di sekolah merupakan salah satu bentuk dari ibadah. Oleh
karena itu, jika salah satu tujuan program tersebut diterapkan untuk
membangun kerohanian, Ela mengatakan bahwa pendidikan juga tidak dapat
dikesampingkan. “Islam mengajarkan bahwa belajar merupakan bentuk dari
ibadah. Artinya belajar juga sudah ikut membangun kerohanian,” kata
putri sulung Mantan menteri Agama, Quraish Shihab.
Dalam hal ini, Ela pun berharap agar program tersebut dapat dikaji
ulang. Terutama jika program ini diberlakukan untuk seluruh sekolah dan
daerah di Indonesia. Karena menurut Eela, tidak semua pelajar adalah
pemeluk agama Islam. “Kalau nantinya program ini berjalan dan akan
disepadankan, saya takut akan menjadi tidak relevan. Karena agama di
Indonesia kan tidak hanya Islam. Apabila libur semua, nanti ada kaum
yang dirugikan,” katanya.
/*Baca:*/ Infused Water Sandiaga Uno, 3 Cara Dukung Diet Anda
<https://gaya.tempo.co/read/1186547/infused-water-sandiaga-uno-3-cara-dukung-diet-anda>
Untuk menyambut Ramadan kali ini, ia pun berpesan agar masyarakat
menerapkan esensi dari Ramadan itu sendiri. Dimana seseorang
dipersiapkan untuk menjadi lebih baik mulai dari penguasaan diri hingga
hal sosial seperti berbagi. “Terapkan gaya hidup yang baik seperti tidak
menghamburkan uang dan makan yang rapi, misalnya. Terapkan ini juga
untuk kemudian hari. Jangan ketika lebaran langsung belanja lagi, makan
berantakan lagi,” katanya.
------------------------------------------------------------------------