/http://mediaindonesia.com/read/detail/224781-anies-ditodong-janji-ok-oce
/

//
//


 /*Anies Ditodong Janji OK OCE */

Penulis: *M Iqbal Al Machmudi* Pada: Sabtu, 23 Mar 2019, 02:40 WIB Megapolitan <http://mediaindonesia.com/megapolitan> <http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/224781-anies-ditodong-janji-ok-oce>  <http://twitter.com/home/?status=Anies Ditodong Janji OK OCE http://mediaindonesia.com/read/detail/224781-anies-ditodong-janji-ok-oce via @mediaindonesia>

Anies Ditodong Janji OK OCE <http://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/03/3945ebb356d05dfd95e0e7a21b9f5df9.jpg>

/MI/Putri Yuliani/

GUBERNUR DKI Jakarta ­Anies Baswedan kena todong warga Kepulauan Seribu perihal program One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship (OK OCE) yang tak kunjung terwujud di sana. Warga menagih janji pemberian modal usaha yang pernah dijanjikan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat berkampanye di Pilkada 2017.

“Pak, saya sudah menyerahkan berkas yang diperlukan untuk mengikuti program OK OCE, tapi sampai saat ini pelatihan belum ada, dana belum turun juga,” kata Satimah, salah seorang warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (22/3)

Hal itu langsung disampaikan Satimah ketika Anies mengunjungi rumahnya seusai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kepulauan Seribu.

Didatangi orang nomor 1 di DKI Jakarta, Satimah tak mau menyia-nyiakan kesempatan. Pengusaha katering itu langsung menanyakan realisasi program OK OCE yang disebutnya bakal membantu warga yang ingin membuka usaha, termasuk warga yang sudah punya usaha rumahan.

Pengakuan Satimah, ia pernah dijanjikan akan mendapatkan bantuan modal hingga Rp10 juta jika mengikuti program OK OCE itu. Rencananya, bantuan modal itu akan digunakannya untuk memperbesar usahanya.

“Saya kurang tahu dananya cair kapan. Namanya janji, ya harus ditepati,” imbuh Satimah yang dalam kesempatan itu mengenakan kaus putih bersablon tulisan Anies-Sandi.

Mendapat pertanyaan itu, Anies tak menjawabnya. Ia hanya tersenyum kepada Satimah dan kemudian melanjutkan perjalanannya menyapa warga lainnya.

“Alhamdulillah dari tahun 2001 enggak pakai OK OCE, bisa usaha dari jerih payah sendiri,” celetuk Satimah sambil menunjuk puluhan kotak nasi kateringnya.

Di tengah jalan, baru Anies menje-laskan kepada wartawan bahwa program OK OCE tak akan memberikan bantuan modal, hanya sebuah pelatihan usaha.

“Memang OK OCE tidak ada dana. Justru dia bilang terima kasih. Terima kasih sudah dilatih dengan program OK OCE. Kemudian dengan pelatihan itu, dia sekarang bisa memproduksi katering dengan baik, manajemen dengan baik,” kata Anies yang lupa bahwa Satimah tadi mengaku belum mendapatkan pelatihan OK OCE.

*Bertolak belakang*
Penjelasan Anies itu berbeda dengan apa yang disampaikan bekas wakilnya, Sandiaga Uno.

Dalam debat calon wakil presiden yang digelar Minggu (17/3) lalu, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan dirinya sudah berhasil membangun Jakarta saat menjabat wakil gubernur, mendampingi Anies. Dengan OK OCE, duet Anies-Sandiaga diklaimnya telah berhasil menurunkan jumlah peng­angguran di Jakarta hingga 20 ribu pada 2018.

Sandiaga juga menyebutkan total investasi program OK OCE di Jakarta mencapai Rp359 miliar.

Karena itu, Sandiaga berencana menjadikan OK OCE jadi program berskala nasional melihat keberhasil­annya di Jakarta.

Belakangan, klaim Sandiaga itu dibantah Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi DPMPTSP DKI Jakarta, Rinaldi. Ia menuturkan, total investasi sebesar Rp359 miliar itu merupakan suntikan modal bagi 16.734 usaha mikro dan kecil (UMK) yang tiap tahun sudah dianggarkan di APBD DKI, bukan baru ada begitu Anies-Sandiaga memimpin DKI Jakarta pada 2017. (J-1)

<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/224781-anies-ditodong-janji-ok-oce>  <http://twitter.com/home/?status=Anies Ditodong Janji OK OCE http://mediaindonesia.com/read/detail/224781-anies-ditodong-janji-ok-oce via @mediaindonesia>






Kirim email ke