https://www.antaranews.com/berita/817021/dahulukan-kepentingan-petani-kementan-
pangkas-biaya-dinas-dan-salaman
Dahulukan kepentingan petani,
Kementan pangkas biaya dinas
dan salaman
Kamis, 28 Maret 2019 21:58 WIB
Alat mesin pertanian (alsintan) berupa hand traktor dan alat pemisah
padi bantuan Kementerian Pertanian. (Khaerul Izan)
Itu semua perintah bapak Presiden, harus tegas bela petani, bela rakyat
kecil
Cirebon (ANTARA) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan
untuk kepentingan dan mendahulukan petani, kementerian yang dipimpinnya
memangkas biaya perjalanan dinas hingga salam-salaman yang mencapai
Rp4,1 triliun.
"Yang kami kirimkan ini (bibit dan alat mesin pertanian) adalah tidak
lain biaya perjalanan dinas yang kami kurangi Rp800 miliar," kata Amran
di Cirebon, Kamis, di hadapan ribuan petani yang berkumpul di Stadion
Ranggajati.
Amran mengatakan tidak hanya perjalanan dinas yang dipangkas, namun
biaya renovasi kantor, seminar hingga biaya salam-salaman semua dicabut
dan itu semua untuk petani.
"Biaya renovasi kantor Rp200 miliar, biaya seminar, salam-salaman kita
cabut semua dan diberikan kepada petani," ujarnya.
Dari semua biaya yang dicabut, kata Amran, itu keseluruhan bisa mencapai
Rp4,1 triliun, sehingga saat ini Kementerian Pertanian bisa memberikan
bantuan kepada petani.
Bantuan itu bisa berupa bibit, alsintan dan beragam kebijakan lain yang
semua bertujuan untuk kesejahteraan petani.
"Dengan total secara keseluruhan Rp4,1 triliun, kami serahkan ke petani
dahulukan petani. Sehingga ada bibit yang kita bagi sekarang ini, agar
nanti para pemuda menikmati perjuangan kita hari ini," katanya.
Amran menambahkan kebijakan itu semua adalah perintah dari Presiden Joko
Widodo, agar rakyat kecil bisa sejahtera.
"Itu semua perintah bapak Presiden, harus tegas bela petani, bela rakyat
kecil," kata Amran.
Dalam kunjungannya ke Cirebon, Kementan kata Amran membawa Rp27 miliar
berupa benih dan bibit untuk membantu masyarakat.
"Khusus Cirebon kita berikan bantuan bibit kelapa, kopi, mangga dan kami
minta tambah dua kali lipat dari pada jatahnya. Bantuan hari ini (Kamis
28/3) kita bawa Rp27 miliar," katanya.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019