-------- 轉寄郵件 --------
主旨: Li Keqiang Sebut Tiongkok Akan Perlonggar Akses Pasar bagi PMA
日期: Fri, 29 Mar 2019 11:06:44 +0800
從: ChanCT <[email protected]>
到: GELORA_In <[email protected]>
Li Keqiang Sebut Tiongkok Akan Perlonggar Akses Pasar bagi PMA
http://indonesian.cri.cn/20190328/2e0bfd08-1bda-caa6-cbd0-eadf671bbe49.html
2019-03-28 17:00:37
Pertemuan Tahunan Forum Asia Bo’ao atau BFA 2019 digelar di Hainan,
Tiongkok selatan pada Kamis pagi (28/3). Perdana Menteri Tiongkok Li
Keqiang dalam pidatonya di depan acara pembukaan menekankan, Tiongkok
akan merumuskan kebijakan pelengkap bagi pelaksanaan UU Penanaman Modal
Asing (PMA), memperlonggar lebih lanjut akses pasar bagi modal asing,
dan terus memperluas keterbukaan moneter terhadap dunia luar.
Forum Bo’ao tahun ini mengusung tema “Nasib Bersama, Aksi Bersama dan
Pembangunan Bersama”. Sebanyak 2000 wakil dari 60 negara dan daerah
menghadiri pertemuan tahunan BFA tahun ini. Li Keqiang dalam pidatonya
menyatakan:
“Tiongkok menganjurkan perdagangan bebas yang adil. Berbagai pihak
diharapkan dapat berupaya demi mendorong reformasi sistem pemerintahan
global ke arah yang lebih adil dan rasional. Akan tetapi, reformasi
tidak berarti penyangkalan total, juga tidak berarti harus melayani
kepentingan sejumlah negara kecil, melainkan akan memaksimalkan
kepentingan bersama. Tiongkok mendukung reformasi seperlunya terhadap
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), namun prinsip pokok dan isi inti
sarinya harus dipertahankan.”
Li Keqiang menegaskan, keterbukaan merupakan kebijakan pokok Tiongkok.
UU PMA merupakan tindakan penting yang diambil pemerintah Tiongkok untuk
membina iklim bisnis atau kemudahan berusaha yang berdasarkan tata hukum
dan kelaziman internasional. Saat ini pemerintah Tiongkok sudah mulai
merumuskan peraturan dan regulasi pelengkap bagi pelaksanaan UU PMA. Ia
mengatakan:
“Peraturan dan regulasi pelengkap akan selesai dirumuskan dalam tahun
ini agar dapat dilaksanakan secara serentak bersama UU PMA pada 1
Januari 2020.”
Li Keqiang menambahkan, Tiongkok akan memperlonggar akses pasar bagi
modal asing, secara menyeluruh melaksanakan Pre-Establishment National
Treatment dan Daftar Negatif Investasi (DNI). Sebelum akhir Juni
mendatang, Tiongkok akan sekali lagi merevisi DNI serta DNI di zona
perdagangan bebas dan Daftar Sasaran Industri Modal Asing.
Li Keqiang dalam pidatonya berkomitmen bahwa Tiongkok akan terus
memperluas keterbukaan sektor moneter dan layanan modern, memberlakukan
Prinsip Perlakuan Sama terhadap perusahaan dalam dan luar negeri, secara
besar-besaran meningkatkan perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual,
benar-benar melindungi hak dan kepentingan sah para pengusaha asing.
Pemerintah pusat akan berusaha memelihara kesinambungan kebijakan
terkait penanaman modal dari Hong Kong, Makao dan Taiwan untuk mendukung
perkembangan perusahaan dari ketiga daerah tersebut.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com