Sebut Sobri FPI Teman, Prabowo: Temen Gue Nggak Ada yang Ekstrem
Reporter:
Budiarti Utami Putri
Editor:
Amirullah
Sabtu, 30 Maret 2019 07:31 WIB
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto (kiri) menyampaikan pidato saat
kampanye terbuka di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat, 29 Maret 2019.
Kampanye ini digelar di halaman parkir timur Stadion Pakansari,
Cibinong, Bogor, Jum'at, 29 Maret 2019. TEMPO/M Taufan RengganisCapres
nomor urut 02, Prabowo Subianto (kiri) menyampaikan pidato saat kampanye
terbuka di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat, 29 Maret 2019. Kampanye ini
digelar di halaman parkir timur Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor,
Jum'at, 29 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis
*TEMPO.CO*,*Bogor* - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo
<https://www.tempo.co/tag/prabowo>Subianto, menyebut Ketua Umum Front
Pembela Islam Sobri Lubis sebagai temannya. Dia menampik penilaian bahwa
Sobri radikal atau ekstrem.
Baca: Saat Prabowo Sapa Aher dan Sindir Gubernur Jabar di Kampanye
<https://pilpres.tempo.co/read/1190558/saat-prabowo-sapa-aher-dan-sindir-gubernur-jabar-di-kampanye>
Hal itu diungkapkan Prabowo saat berkampanye di lapangan luar Stadion
Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 29 Maret
2019. Awalnya, Prabowo sedang jeda berpidato. Dia berhenti sejenak untuk
meminum kopi.
Namun, tiba-tiba Prabowo mencari Sobri yang berada di jajaran
belakangnya bersama para elite partai koalisi. "Mana Kiai Sobri,
Panglima FPI? Eh, ustad jangan muncul-muncul di TV nanti ditakutin,
nanti dibilang Islam radikal," kata Prabowo.
Prabowo menyambung, Sobri yang merupakan temannya itu bukanlah pengusung
paham radikal. Dia pun mengklaim teman-temannya tak ada yang menganut
ekstremisme. "Nah ini Panglima FPI ini, enggak ada radikal-radikal. Dia
temen gue. Kalau temen gue enggak ada yang ekstrem," kata Prabowo.
Prabowo melanjutkan, mayoritas masyarakat Indonesia memang beragama
Islam. Namun, dia mengatakan Islam Indonesia adalah Islam rahmatan lil
alamin atau keselamatan bagi alam semesta. Prabowo juga menampik isu
bahwa kubunya akan melarang tahlilan serta menyokong radikalisme dan
ekstremisme seumpama berkuasa nantinya.
"Enggak ada itu. Kalau kita kumandangkan takbir, itu hanya pengagungan
kepada Allah SWT," kata Prabowo.
Acara kampanye Prabowo tersebut dihadiri ribuan pendukung. Mereka
memadati area Stadion Pakansari itu sejak pukul 13.00 WIB dengan membawa
sejumlah panji-panji organisasi.
Selain bendera dari lima partai koalisi Prabowo-Sandiaga, ada pula
bendera hitam bertuliskan lafaz tauhid berwarna putih, bendera
Palestina, bendera Konfederasi Serikat Buruh Indonesia, dan lainnya.
ADVERTISEMENT
Sejumlah elite partai koalisi dan Badan Pemenangan Nasional
Prabowo-Sandiaga hadir di acara itu. Di antaranya Wakil Ketua Partai
Gerindra Fadli Zon dan Rachmawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai
Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Presiden Partai Keadilan Sejahtera
Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso.
Baca: Prabowo: Hanya dalam 100 Hari Saya Bisa Mengubah Indonesia
<https://pilpres.tempo.co/read/1190524/prabowo-hanya-dalam-100-hari-saya-bisa-mengubah-indonesia>
Selain Sobri Lubis, tokoh organisasi Islam lainnya yang hadir ialah
Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif, mubalig Haikal Hassan, dan
sejumlah ulama lokal. Ada pula calon legislator Partai Gerindra Mulan
Jameela, juru kampanye nasional Prabowo-Sandiaga Neno Warisman, dan
calon legislator Partai Berkarya Camelia Malik.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com