https://pemilu.antaranews.com/berita/818312/presiden-prihatin-praktik-politik-tak-sesuai-etika-indonesia
Presiden prihatin praktik politik tak sesuai
etika Indonesia
* Pilpres <https://pemilu.antaranews.com/pilpres>
* 31 Maret 2019 21:34
Jokowi-Prabowo dinilai sampaikan perbedaan orientasi soal industri 4.0
Presiden Jokowi saat pertemuan dengan peserta Konferensi gereja dan
masyarakat di Manado, Minggu (31/3/2019) malam. ANTARA (Agus Salim)
Manado (ANTARA) - Presiden Joko Widodo menyatakan prihatin dengan
praktik politik yang tidak memperhatikan etika politik yang sesuai
dengan tata nilai Indonesia.
"Inilah tata krama politik yang harus dibenahi, sedih kelita, banyak
yang bukan etika berpolitik kita," kata Presiden Jokowi dalam pertemuan
dengan peserta Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) X Persekutuan
Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di Kota Manado, Minggu malam.
Ia mengatakan menjadi tugas semua pihak untuk mengingatkan mana yang
salah dan mana yang betul.
Dalam acara yang juga dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Presiden
Jokowi mencontohkan adanya fitnah dan berita bohong yang disebarkan
lawan politik seperti Presiden Jokowi orang PKI, Presiden Jokowo pro
asing dan aseng dan lainnya.
"Saya 4,5 tahun dihina, dicela, difitnah, coba lihat di medsos. Saya
diam, tapi saya sekarang mulai jawab," kata Jokowi dalam acara yang
dihadiri Seskab Pramono Anung dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
Terkait pro asing dia mengatakan jumlau tenaga kerja asing di Indonesia
sedikit dibanding negara lain seperti Malaysia, Singapura, Arab Saudi.
"Untung saya orang sabar, bukan orang yang temperamen," katanya.
Pewarta: Agus Salim
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019