https://pemilu.antaranews.com/berita/818351/rizal-ramli-rakyat-inginkan-capres-bisa-membawa-
perubahan
Rizal Ramli: Rakyat inginkan capres bisa
membawa perubahan
* Pilpres <https://pemilu.antaranews.com/pilpres>
* 31 Maret 2019 23:30
Jokowi-Prabowo dinilai sampaikan perbedaan orientasi soal industri 4.0
Ekonom Rizal Ramli (kanan) memberikan sambutan pada deklarasi dukungan
Alumni Perguruan Tinggi se-Sumsel untuk Prabowo-Sandi di Palembang,
Sumsel, Minggu (31/3). Pada deklarasi tersebut Rizal Ramli menyatakan
dukungannya untuk capres-cawapres nomer urut 02 Prabowo-Sandi. ANTARA
FOTO/Feny Selly/nz (ANTARA FOTO/FENY SELLY)
Palembang (ANTARA) - Tokoh nasional Dr Rizal Ramli menyatakan rakyat
menginginkan calon presiden yang bisa membawa perubahan ke arah yang
lebih baik dari kondisi bangsa dan negara sekarang ini
Dalam pemilihan presiden 17 April 2019 ada dua pasangan yakni Calon
Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin
serta nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, dari dua pasangan
capres itu rakyat sudah mengetahui siapa yang bisa membawa perubahan,
kata Rizal Ramli pada acara bincang politik mewujudkan Indonesia adil
dan makmur di Palembang, Minggu.
Rakyat sebenarnya tidak mempermasalahkan orang yang akan memimpin negara
ini, pasangan nomor 01 maupun 02 bisa saja dipilih asalkan memiliki
komitmen yang kuat membawa perubahan.
Berdasarkan pengamatannya, melihat program kerja, visi dan misi dari
kedua capres yang mengikuti kontestasi Pemilu serentak tahun ini,
pasangan Probowo-Sandi yang memiliki komitmen kuat melakukan perubahan
sesuai keinginan rakyat.
Ketika memberikan orasi politik pada acara bincang-bincang terkait
pemilihan presiden/wapres serta deklarasi alumni perguruan tinggi
mendukung Prabowo-Sandi menjadi presiden dan wakil presiden periode
2019-2024, sikap para alumni perguruan tinggi mendukung pasangan capres
02 merupakan sikap yang tepat.
Rakyat membutuhkan pembangunan yang menyentuh kepentingan mereka,
pembangunan infrastruktur jangan sampai membuat ekonomi mandek karena
membutuhkan biaya sangat besar, kata Rizal Ramli.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019