Manusia yang diciptakan Tuan apa bukan hanya Adam dan Eva (Sitti Hawa) ? Dan kalau hanya Adam dan Eva, manusia jadi begini banyak, kan mestinya anak2 mereka saling kawin antara saudara ? Jaman sekarang dilarang, jaman dulu..... ?
Pada tanggal Min, 31 Mar 2019 pukul 21.31 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > > *Menurut ilmu surgawi dikatakan bahwa manusia termasuk alam semesta > diciptakan oleh Tuhan,jadi kalau ada LGBT juga adalah dalam citptaannya. > Apakah adanya LGBT adalah kekeliruan ciptaanNya?* > > > https://www.jawapos.com/nasional/politik/31/03/2019/hnw-ada-yang-teriak-aku-pancasila-tapi-dukung-lgbt > > > HNW: Ada yang Teriak Aku Pancasila Tapi Dukung LGBT > > *POLITIK* <https://www.jawapos.com/nasional/politik> > > 31 Maret 2019, 23:16:18 WIB > > Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (NWA) dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR di > Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3). Sosialisasi diikuti > sejumlah pengurus masjid, majelis taklim, ormas dan tokoh-tokoh masyarakat > setempat. (dok MPR RI) > > > > *JawaPos.com* - Pancasila telah mempersatukan bangsa Indonesia sejak > lama. Karena itu, Pemilu jangan dijadikan ajang adu domba untuk memecah > belah warga bangsa, lantaran berbeda pilihan. > > Demikian dikatakan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (NWA) dalam > Sosialisasi 4 Pilar MPR di Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu > (30/3). Sosialisasi diikuti sejumlah pengurus masjid, majelis taklim, ormas > dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. > > "Ada yang menyatakan bahwa Pemilu kali ini bukan Pemilu biasa, tetapi > Pemilu antara yang pro Pancasila melawan yang mendukung Khilafah. Ini jelas > adu domba," tegas Hidayat. > > Ditambahkan Hidayat, saat itu sebagian masyarakat termakan oleh kampanye > negatif ini. Hal itu, karena ketidakpahaman mereka atas peran umat di dalam > menyelamatkan Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI. > > "Dikesankan, seolah-olah salah satu pihak adalah yang paling Pancasila. > Sementara pihak satunya yang berupaya menjaga kepentingan umat Islam > sebagai pihak pendukung khilafah dan karenanya anti Pancasila. Tentu saja > ini salah," tegas Hidayat. > > Padahal, lanjut Hidayat, yang selama ini mengaku-aku paling Pancasila pun > kerap tak terdengar keberpihakannya di saat ada persoalan bangsa yang > menyangkut Pancasila. > > "Sebut saja ketika puluhan aparat kita dari TNI dan Polri di Papua menjadi > korban separatisme, tak terlihat pembelaannya. Teriak Aku Pancasila tapi > biarkan separatisme. Aku Pancasila tapi protes ketika buku-buku komunis > disita. Aku Pancasila tapi mendukung LGBT dan menuntut disahkan di > Indonesia," tandas Hidayat. > > Karena itu, Hidayat menekankan, penting bagi umat Islam untuk memahami > Pancasila secara utuh agar tidak difitnah oleh pihak-pihak yang mengklaim > diri mereka paling Pancasilais. > > "Sikap suka mengklaim paling Pancasila ini sesungguhnya berakar pada > Islamophobia. Maka umat harus mengimbanginya dengan tidak jadi Indonesia > phobia. Pahami Pancasila dan peran umat Islam dalam menegakkannya serta > menjaga keutuhan NKRI dalam sejaran Indonesia," tandas Hidayat. > > Editor : Dimas Ryandi > > >
