Iyaa, ... nampak jelas pernyataan HNW Pancasilais harus menentang LGBT kebablasan, dimana hubungannya? Bukankah kalau dilihat Pancasila yg diperas menjadi EKASILA adalah BHINEKA TUNGGAL IKA, atau Gotong Royong kata bung Karno, jadi yang Pancasilais itu harus bisa menerima dan menghormati segala perbedaan yang ada, yaa termasuk LGBT ini! Apalagi kalau LGBT itu dilihat dari sama-sama CIPTAAN TUHAN juga! Kelainan jiwa dan mungkin juga kelainan jasmaniah yang terjadi sejak lahir dan itu bukan kehendak dirinya sendiri, sudah ditentukan TUHAN!

LGBT BUKAN masalah beda pikiran/pandangan/ideologi yang bisa dipertentangkan, didiskusikan bakan diperangi bersama dengan pikiran/pandangan/ideologi Pancasila, ...!


kh djie [email protected] [GELORA45] 於 1/4/2019 3:43 寫道:
Manusia yang diciptakan Tuan apa bukan hanya Adam dan Eva (Sitti Hawa) ?
Dan kalau hanya Adam dan Eva, manusia jadi begini banyak, kan mestinya
anak2 mereka saling kawin antara saudara ?
Jaman sekarang dilarang, jaman dulu..... ?

Pada tanggal Min, 31 Mar 2019 pukul 21.31 Sunny ambon [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]>> menulis:


    *Menurut ilmu surgawi dikatakan bahwa manusia termasuk alam
    semesta diciptakan oleh Tuhan,jadi kalau ada LGBT juga adalah
    dalam citptaannya. Apakah adanya LGBT adalah kekeliruan ciptaanNya?*

    
https://www.jawapos.com/nasional/politik/31/03/2019/hnw-ada-yang-teriak-aku-pancasila-tapi-dukung-lgbt



        HNW: Ada yang Teriak Aku Pancasila Tapi Dukung LGBT

    *POLITIK* <https://www.jawapos.com/nasional/politik>

    31 Maret 2019, 23:16:18 WIB

    Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (NWA) dalam Sosialisasi 4 Pilar
    MPR di Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3).
    Sosialisasi diikuti sejumlah pengurus masjid, majelis taklim,
    ormas dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. (dok MPR RI)

    **JawaPos.com** - Pancasila telah mempersatukan bangsa Indonesia
    sejak lama. Karena itu, Pemilu jangan dijadikan ajang adu domba
    untuk memecah belah warga bangsa, lantaran berbeda pilihan.

    Demikian dikatakan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (NWA) dalam
    Sosialisasi 4 Pilar MPR di Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan,
    Sabtu (30/3). Sosialisasi diikuti sejumlah pengurus masjid,
    majelis taklim, ormas dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.

    "Ada yang menyatakan bahwa Pemilu kali ini bukan Pemilu biasa,
    tetapi Pemilu antara yang pro Pancasila melawan yang mendukung
    Khilafah. Ini jelas adu domba," tegas Hidayat.

    Ditambahkan Hidayat, saat itu sebagian masyarakat termakan oleh
    kampanye negatif ini. Hal itu, karena ketidakpahaman mereka atas
    peran umat di dalam menyelamatkan Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI.

    "Dikesankan, seolah-olah salah satu pihak adalah yang paling
    Pancasila. Sementara pihak satunya yang berupaya menjaga
    kepentingan umat Islam sebagai pihak pendukung khilafah dan
    karenanya anti Pancasila. Tentu saja ini salah," tegas Hidayat.

    Padahal, lanjut Hidayat, yang selama ini mengaku-aku paling
    Pancasila pun kerap tak terdengar keberpihakannya di saat ada
    persoalan bangsa yang menyangkut Pancasila.

    "Sebut saja ketika puluhan aparat kita dari TNI dan Polri di Papua
    menjadi korban separatisme, tak terlihat pembelaannya. Teriak Aku
    Pancasila tapi biarkan separatisme. Aku Pancasila tapi protes
    ketika buku-buku komunis disita. Aku Pancasila tapi mendukung LGBT
    dan menuntut disahkan di Indonesia," tandas Hidayat.

    Karena itu, Hidayat menekankan, penting bagi umat Islam untuk
    memahami Pancasila secara utuh agar tidak difitnah oleh
    pihak-pihak yang mengklaim diri mereka paling Pancasilais.

    "Sikap suka mengklaim paling Pancasila ini sesungguhnya berakar
    pada Islamophobia. Maka umat harus mengimbanginya dengan tidak
    jadi Indonesia phobia. Pahami Pancasila dan peran umat Islam dalam
    menegakkannya serta menjaga keutuhan NKRI dalam sejaran
    Indonesia," tandas Hidayat.

    Editor           : Dimas Ryandi




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke