Komentar:  tentang tulisan/omongan Rocky Gerung.
 

 Kutipan: "After graduating, Rocky taught in the department as a non-permanent 
lecturer until the beginning of 2015. He stopped teaching due to the issuance 
of Law No. 14 of 2005 whichr requires a lecturer to have a minimum of a 
master's degree; whereas Rocky only holds a bachelor's degree r. He is noted to 
be teaching courses such as the Seminar on Justice Theory, Political 
Philosophy, and Philosophy Research Methods; he also taught at the postgraduate 
program".
 

 "Kata Rocky, Pendukung Prabowo baru dibohongi satu kali saja, mereka banyak 
yang merasa malu luar biasa dan merasa sesak dadanya…!?"
 

 "......beredar tulisan Akal Sehat sang Rocky Gerung diberbagai sosial media".
 Kutipan selesai/End quote.
 

 ***Prabowo belum memerintah sudah membohong seperti kutipan tsb diatas. 
Barangkali sudah membohong kerap sekali. Apalagi nanti kalau sudah memerintah. 
 

 ***Barangkali Pemerintah Jokowi telah gagal dalam mengsukseskan beberapa 
program/platform nya tetapi barangkali tidak membohong waktu mengatakan/sebelum 
memulai program2/platfom nya. Dan ini bisa dianggap membohong atau dipakai utk 
menyerang oleh lawan politisi nya. Situasi seperti ini tidak jarang juga 
terjadi di negara2 lain. Program2 bisa tidak terlaksana', misal, karena situasi 
ekonomi tidak statik, ekonomi bisa memburuk seperti stock market jatuh, budget 
harus disalurkan kpd yg program yg lebih penting dulu, kelapa sawit di boikot 
(di Indonesia) menyebabkan defisit uang negara, budget membengkak karena 
inflasi dll, yg tidak diprediksi sebelumnya.
 

 Rocky Gerung/RG membedakan orang yg sedang memerintah dgn orang yg mau 
memerintah (yg belum ada fakta2 nya utk bisa dikritik) seperti membedakan 
"apples and oranges". Apakah begini bisa dibilang RG mempunyai Akal Sehat 
seperti kutipan diatas? Tidak heran RG diberhentikan sebagai pengajar di 
Universitas Indonesia. Masak, orang dimana Master degree saja tidak mempunyai 
(apalagi PhD) mengajar di postgraduate program (yg adalah bisa banyak PhD 
candidate nya). Ini seperti orang lulusan SD mesti mengajar di SMA. Coba kalau 
RG dari bagian science & techology atau ekonomi, masa dia bisa diterima sebagai 
pengajar di UI. Untungnya Curriculum Vitae/Riwayat Pendidikannya ketahuan dan 
dia telah didepak sebagai pengajar di UI seperti berita tsb diatas. Tulisannya 
tidak bernilai dimana membedakan "apples dgn oranges" yg tidak akan bisa 
membedakan secara "fair"/dgn Akal Sehat walaupun bisa mengelabui rakyat biasa.
 

 

Kirim email ke