Rupanya banyak yang suka dengar gerung-gerungannya....?
Dan ikut bergerung-gerung.......?

Pada tanggal Sen, 1 Apr 2019 pukul 07.36 [email protected] [GELORA45] <
[email protected]> menulis:

>
>
> Komentar:  tentang tulisan/omongan Rocky Gerung.
>
> Kutipan: "After graduating, Rocky taught in the department as a
> non-permanent lecturer until the beginning of 2015. He stopped teaching
> due to the issuance of Law No. 14 of 2005 whichr requires a lecturer to
> have a minimum of a master's degree; whereas Rocky only holds a bachelor's
> degree r. He is noted to be teaching courses such as the Seminar on
> Justice Theory, Political Philosophy, and Philosophy Research Methods; he
> also taught at the postgraduate program".
>
> "Kata Rocky, Pendukung Prabowo baru dibohongi satu kali saja, mereka
> banyak yang merasa malu luar biasa dan merasa sesak dadanya…!?"
>
> "......beredar tulisan Akal Sehat sang Rocky Gerung diberbagai sosial
> media".
> Kutipan selesai/End quote.
>
> ***Prabowo belum memerintah sudah membohong seperti kutipan tsb diatas.
> Barangkali sudah membohong kerap sekali. Apalagi nanti kalau sudah
> memerintah.
>
> ***Barangkali Pemerintah Jokowi telah gagal dalam mengsukseskan beberapa
> program/platform nya tetapi barangkali tidak membohong waktu
> mengatakan/sebelum memulai program2/platfom nya. Dan ini bisa dianggap
> membohong atau dipakai utk menyerang oleh lawan politisi nya. Situasi
> seperti ini tidak jarang juga terjadi di negara2 lain. Program2 bisa tidak
> terlaksana', misal, karena situasi ekonomi tidak statik, ekonomi bisa
> memburuk seperti stock market jatuh, budget harus disalurkan kpd yg program
> yg lebih penting dulu, kelapa sawit di boikot (di Indonesia) menyebabkan
> defisit uang negara, budget membengkak karena inflasi dll, yg tidak
> diprediksi sebelumnya.
>
> Rocky Gerung/RG membedakan orang yg sedang memerintah dgn orang yg mau
> memerintah (yg belum ada fakta2 nya utk bisa dikritik) seperti membedakan
> "apples and oranges". Apakah begini bisa dibilang RG mempunyai Akal Sehat
> seperti kutipan diatas? Tidak heran RG diberhentikan sebagai pengajar di
> Universitas Indonesia. Masak, orang dimana Master degree saja tidak
> mempunyai (apalagi PhD) mengajar di postgraduate program (yg adalah bisa
> banyak PhD candidate nya). Ini seperti orang lulusan SD mesti mengajar di
> SMA. Coba kalau RG dari bagian science & techology atau ekonomi, masa dia
> bisa diterima sebagai pengajar di UI. Untungnya Curriculum Vitae/Riwayat
> Pendidikannya ketahuan dan dia telah didepak sebagai pengajar di UI seperti
> berita tsb diatas. Tulisannya tidak bernilai dimana membedakan "apples
> dgn oranges" yg tidak akan bisa membedakan secara "fair"/dgn Akal Sehat
> walaupun bisa mengelabui rakyat biasa.
>
>
> 
>

Kirim email ke