Apakah Indonesia bakal menyusul?
 Apa posisi Jokowi dan Prabowo?
 ---
 

 Brunei terapkan hukuman rajam LGBT, komisioner HAM PBB sebut 'hukum kejam dan 
tak manusiawi' https://www.bbc.com/indonesia/dunia-47769553 2 jam lalu

 Bagikan artikel ini dengan Facebook 
https://www.bbc.com/indonesia/dunia-47769553#  Bagikan artikel ini dengan 
Messenger https://www.bbc.com/indonesia/dunia-47769553#  Bagikan artikel ini 
dengan Twitter https://www.bbc.com/indonesia/dunia-47769553#  Bagikan artikel 
ini dengan Email 
mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=https%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fdunia-47769553
  Kirim https://www.bbc.com/indonesia/dunia-47769553#share-tools




 
 Hak atas fotoREUTERSImage captionSultan Hassanal Bolkiah menyebut hukum pidana 
baru di negaranya sebagai "pencapaian besar". Komisioner Hak Asasi Manusia PBB, 
Michelle Bachelet, menuduh Brunei Darussalam berusaha menerapkan hukum kejam 
dan tidak manusiawi terkait dengan rencana penerapan hukuman cambuk dan rajam 
hingga mati terhadap kaum homoseksual mulai Rabu (03/04).
 Oleh karenanya, ia menyerukan kepada otorita Brunei untuk membatalkan 
penerapan hukum itu.
 "Saya menyerukan kepada pemerintah untuk membatalkan penerapan hukum pidana 
baru yang kejam itu, yang akan menjadi langkah mundur serius bagi perlindungan 
HAM rakyat Brunei jika tetap diberlakukan," kata Michelle Bachelet dalam 
pernyataan yang dikeluarkan Senin (01/04).
 George Clooney serukan pemboikotan hotel terkait hukuman mati bagi LGBT di 
Brunei https://www.bbc.com/indonesia/dunia-47757868 Arab Saudi, Malaysia dan 
Brunei terburuk di dunia bagi mereka yang tak beragama 
https://www.bbc.com/indonesia/dunia-46017919 LGBT, seks, dan hukum syariah: Isi 
akun Instagram yang dilaporkan Sultan Brunei ke Polda Metro 
https://www.bbc.com/indonesia/majalah-42790219 Melalui pernyataan resmi dari 
kantor perdana menteri, pemberlakuan hukum syariah Islam itu disebut punya 
tujuan tertentu.
 "Hukum (syariah), selain mempidanakan dan mencegah perbuatan-perbuatan yang 
bertentangan dengan ajaran Islam, juga bertujuan mengedukasi, menghormati, dan 
melindungi hak sah semua individu, masyarakat, atau kebangsaan, agama, dan 
ras," sebut pernyataan itu sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.
Hak atas fotoEPAImage captionBrunei berpenduduk sekitar 400.000 jiwa dan 
mayoritas adalah Muslim. Hukum syariah Islam di Brunei pertama kali diterapkan 
pada 2014 dan semenjak itu diberlakukan secara bertahap.
 Tahap pertama dan kedua mencakup hukuman penjara atau denda untuk 
pelanggaran-pelanggaran seperti tidak menunaikan salat Jumat dan hamil di luar
 Tahap ketiga yang akan dilaksanakan pada 3 April memuat hukuman yang lebih 
berat, antara lain hukuman mati dengan cara rajam untuk tindak pidana sodomi 
dan perzinahan.
 Kemudian pencuri akan dihukum dengan cara diamputasi salah satu tangan untuk 
tindak kejahatan pertama, dan diamputasi salah satu kaki untuk kejahatan kedua.
 Gelombang kritik Penerapan hukuman syariah ini mendapat tentangan dari 
berbagai kalangan.
 Mantan Wakil Presiden AS, Joe Biden, mencuit: "Merajam orang sampai mati 
karena tindakan homoseksual atau perzinahan adalah mengerikan dan amoral. Tidak 
ada alasan—baik agama atau tradisi—atas kebencian dan tak berperikemanusiaan 
seperti ini."
 Hak cipta gambar @JoeBiden@JOEBIDEN 
https://twitter.com/JoeBiden/status/1111652061001584642

 Kemudian, Senator Ted Cruz selaku wakil Partai Republik dari Texas, mencuit: 
"Ini salah. Ini barbar. Amerika harus mengecam humum amoral dan tak 
berperikemanusiaan ini dan semua orang harus bersatu melawannya."
 Hak cipta gambar @tedcruz@TEDCRUZ 
https://twitter.com/tedcruz/status/1111313991631015936

 Di Inggris, Menteri Pembangunan Internasional, Penny Mordaunt, merilis cuitan: 
"Tiada seorangpun harus menghadapi hukuman mati karena siapa yang mereka 
cintai. Keputusan Brunei barbar."
 Hak cipta gambar @PennyMordaunt@PENNYMORDAUNT 
https://twitter.com/PennyMordaunt/status/1111237107215990785

 Sebelumnya, aktor Hollywood, George Clooney, menyerukan pemboikotan sembilan 
hotel mewah yang memiliki keterkaitan dengan Brunei.
Hak atas fotoANDREAS SOLAROImage captionHotel Eden di Roma, salah satu dari 
sembilan koleksi hotel mewah di jaringan Dorchester Collection yang dimiliki 
Brunei. Ia mengatakan bahwa hotel Dorchester Collection yang ada di AS, 
Inggris, Prancis dan Italia, yang dimiliki oleh Badan Investasi Brunei, 
sebaiknya dihindari oleh mereka yang menentang langkah itu.
 Seruan ini disokong penyanyi Elton John.
 Hak cipta gambar @eltonofficial@ELTONOFFICIAL 
https://twitter.com/eltonofficial/status/1112070070103146496

 "Saya mendukung teman saya, #GeorgeClooney, karena bersikap melawan 
diskriminasi anti-gay dan kefanatikan yang berlangsung di negara #Brunei - 
tempat kaum gay dibrutalisasi atau lebih buruk—dengan memboikot hotel milik 
sultan."
 Sultan Hassanal Bolkiah menguasai Badan Investasi Brunei, yang mengelola 
sejumlah hotel terbaik di dunia, termasuk Dorchester di London, Hotel Eden dan 
Roma dan Hotel Beverly Hills di Los Angeles.

Kirim email ke