Survei: Delapan Partai Politik Tidak Lolos ke Senayan
Rabu , 03 April 2019 | 21:08
Survei: Delapan Partai Politik Tidak Lolos ke Senayan
Sumber Foto Jurnas
Gedung DPR Senayan Jakarta.
POPULER
"Cap Jempol" Jadi Bola Panas, TKN: Jangan Serang KPK, Silakan ke
Bawaslu!
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/7588/hukumdanpolitik/read/7584/%22>Menelisik
Bagi-bagi Jatah Menteri Sebelum Pilpres 2019 Usai
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/7588/hukumdanpolitik/read/7581/%22>Menanti
Kejujuran KPK Terkait "Cap Jempol" di Amplop
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/7588/hukumdanpolitik/read/7580/%22>"Cap
Jempol" di Amplop, Bawaslu Tunggu Bukti Kuat
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/7588/hukumdanpolitik/read/7587/%22>Survei:
Delapan Partai Politik Tidak Lolos ke Senayan
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/7588/hukumdanpolitik/read/7588/%22>
Listen to this
JAKARTA - Percaya atau tidak? Tapi inilah hasil survei Indikator Politik
Indonesia soal elektabilitas partai politik peserta Pemilu Legislatif
2019. Hasilnya: dari 16 partai politik yang ikut serta dalam Pemilu
Legislatif 2019 ini ternyata delapan parpol diperkirakan tak lolos
parlemen karena elektabilitas di bawah empat persen.
Demikian hasil survei Indikator Politik Indonesia yang disampaikan
Direktur Eksekutifnya Burhanuddin Muhtadin di Kantor Indikator Politik
Indonesia, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2019).
Ia menjelaskan, UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur untuk
masuk DPR parpol harus memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary
threshold/PT) 4 persen.
Berdasarkan survei Indikator, parpol-parpol yang gagal memenuhi PT
adalah Perindo, PAN, Hanura, PSI, Berkarya, PBB, Garuda, dan PKPI.
Dari hasil survei yang dilakukan sejak 22 Maret hingga 29 Maret 2019,
Indikator menemukan PDIP Perjuangan telah mengungguli 15 partai lainnya
dengan perolehan suara 24,2 persen suara.
Sedangkan di posisi kedua ditempati Partai Gerindra dengan perolehan
suara sebesar 11,7 persen."Elektabiltas PDIP 24,2 persen. Selisihnya
signifikan, sedangkan Partai Gerindra 11,7 persen," kata Burhanuddin
Muhtadin.
Menurut dia, Partai berlambang banteng itu bisa memecahkan rekor di
Pilpres ini jika saat hari pencoblosan nanti bisa memenangkan Pileg dan
Pilpres.
Lantaran kata dia, belum ada partai mana pun yang secara beruntun
memenangkan pemilu. Sebab pada 2014 lalu PDIP pun keluar sebagai
pemenang saat Pemilu digelar."Kalau mampu mempertahakan (elektabilitas)
itu 17 April baru pertama partai yang mampu memenangkan berturut-turut.
Kalau ini (PDIP) bisa (menang) bakal jadi rekor pertama," kata Burhan
seperti dikutip/cnnindonesia.com./
Selain PDIP dan Gerindra, Partai lainnya yang menempati urutan lima
besar yakni Golkar dengan perolehan suara sebanyak 11,5 persen.
Untuk posisi keempat dan kelima diduduki PKB dan Demokrat. Kedua partai
ini bersaing ketat dengan perolehan suara masing-masing 8,8 persen dan
8,7 persen."Menarik juga nih PKB dengan Demokrat PKB 8,8 persen Demokrat
8,7 persen, keduanya bersaing ketat," ujarnya.
Sementara itu, dari survei pemilih untuk partai politik ditemukan
undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan sebanyak 9.2
persen.
Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka di lapangan dengan
periode survei dilakukan sejak 22-29 Maret. Populasi Survei pun dimbil
dari seluruh wilayah di Indonesia dengan rentang usia mulai dari 17 tahun.
Populasi diambil dengan cara random atau multistage random sampling
sebanyak 1220 responden. Dengan margin of error sebanyak kurang lebih
2.9 persen dan tingkat kepercayaan hasil survei sebesar 95 persen.
Partai lolos ke parlemen versi Indikator (urutan sesuai elektabilitas
hasil survei):
1. PDIP 24,2 persen
2. Gerindra 11,7 persen
3. Golkar 11,5 persen
4. PKB 8,8 persen
5. Demokrat 8,7 persen
6. PKS 6,0 persen
7. NasDem 5,7 persen
8. PPP 4,9 persen
Partai tidak lolos parlemen (urutan sesuai elektabilitas):
9. Perindo 2,6 persen
10. PAN 2,2 persen
11. Hanura 1,3 persen
12. PSI 1,3 persen
13. Berkarya 0,8 persen
14. PBB 0,6 persen
15. Garuda 0,2 persen
16. PKPI 0,2 persen
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com