https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4498819/tepatkah-anies-tuding-lrt-jabodebek--tol-becakayu-bikin-
banjir?tag_from=wp_nhl_judul_27&_ga=2.114576711.1786929284.1554487192-300418541.1554487192
Jumat, 05 Apr 2019 22:30 WIB
Tepatkah Anies Tuding LRT Jabodebek &
Tol Becakayu Bikin Banjir?
Trio Hamdani - detikFinance
Share *0*
<https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4498819/tepatkah-anies-tuding-lrt-jabodebek--tol-becakayu-bikin-banjir?tag_from=wp_nhl_judul_27&_ga=2.114576711.1786929284.1554487192-300418541.1554487192#>
Tweet *0*
<https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4498819/tepatkah-anies-tuding-lrt-jabodebek--tol-becakayu-bikin-banjir?tag_from=wp_nhl_judul_27&_ga=2.114576711.1786929284.1554487192-300418541.1554487192#>
Share *0*
<https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4498819/tepatkah-anies-tuding-lrt-jabodebek--tol-becakayu-bikin-banjir?tag_from=wp_nhl_judul_27&_ga=2.114576711.1786929284.1554487192-300418541.1554487192#>
32 komentar
<https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4498819/tepatkah-anies-tuding-lrt-jabodebek--tol-becakayu-bikin-banjir?tag_from=wp_nhl_judul_27&_ga=2.114576711.1786929284.1554487192-300418541.1554487192#komentar>
Foto: M Fida Ul Haq/detikcom Foto: M Fida Ul Haq/detikcom
*Jakarta* -
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai proyek LRT Jabodebek dan Tol
Becakayu jadi biang kerok banjir di sekitar flyover Pancoran dan Cawang
yang baru-baru ini terjadi.
Bila ditelisik, baru kali ini terjadi banjir cukup besar di lokasi
proyek infrastruktur tersebut. Artinya selama ini proses pembangunannya
tak menimbulkan masalah banjir. Lantas, tepatkah Anies menyalahkan
proyek tersebut sebagai penyebab banjir?
Menurut pengamat tata kota Yayat Supriatna memang ada yang salah dalam
proses pembangunan proyek tersebut. Yayat mengatakan, selama ini memang
belum pernah terjadi banjir parah di kawasan pembangunan proyek
tersebut. Tapi justru itu yang menurutnya membuat si kontraktor lalai
mengantisipasi curah hujan yang tinggi sehingga terjadi banjir cukup parah.
"Nah jangan-jangan ketika informasi tentang curah hujan itu tidak
diperhatikan dan menganggap bahwa kejadian-kejadian sebelumnya tidak
pernah terjadi, itu ada unsur kealfaan baik penempatan urukan, terkait
penggalian, terkait ada potensi genangan," kata dia kepada detikFinance,
Jakarta, Jumat (5/4/2019).
*Baca juga: *Kata Anies LRT Jabodebek Biang Banjir, Kontraktor Akui Ada
Kontribusi
<https://finance.detik.com/read/2019/04/05/144958/4498179/1772/kata-anies-lrt-jabodebek-biang-banjir-kontraktor-akui-ada-kontribusi>
Menurutnya, si kontraktor tidak memerhatikan bahwa curah hujan sedang
tinggi-tingginya. Oleh karena itu tingginya curah hujan tidak diantisipasi.
"Mungkin ada pekerjaan konstruksi yang menggali pondasi atau mengeruk
menyebabkan air tergenang di situ, atau kemungkinan ada pekerjaan
penumpukan barang, alat, tanah dan sebagainya yang membuat air mengalir
ke tempat lain atau air tertahan," ujarnya.
Dia mengingatkan, sekalipun pekerjaan proyek itu ingin cepat selesai
tapi jangan sampai mengabaikan dampak lingkungan.
"Ya namanya juga proyek nasional, katanya harus cepat dan sebagainya, ya
minimal harus ada lah Amdalnya. Walaupun proyek strategis nasional tapi
minimal dengan adanya amdal, kan amdal kewajiban," paparnya.
"Nah kalau tak ada panduan dalam bekerja terkait dengan lingkungan ya
begitu, seakan persoalan dampak lingkungan bukan urusan proyek," tambah
Yayat.
*Baca juga: *Anies Sebut Tol Becakayu Biang Kerok Banjir, Kontraktor:
Bukan Kami!
<https://finance.detik.com/read/2019/04/05/123654/4497926/1772/anies-sebut-tol-becakayu-biang-kerok-banjir-kontraktor-bukan-kami>
*(fdl/fdl)*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*