https://nasional.tempo.co/read/1192921/ddii-tegur-yusril-ihza-mahendra-soal-rizieq-shihab/full&view=ok
DDII Tegur Yusril Ihza Mahendra Soal Rizieq
Shihab
Reporter:
M Rosseno Aji
Editor:
Rina Widiastuti
Sabtu, 6 April 2019 08:43 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1192921/ddii-tegur-yusril-ihza-mahendra-soal-rizieq-shihab/full&view=ok#comments>
6210
#
#
#
#
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra bersama
Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Ferry Noer berfoto dengan nomor urut
partai politik peserta Pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, 6 Maret 2018.
KPU resmi menetapkan Partai Bulan Bintang dengan nomor urut 19 untuk
Pemilu 2019. PBB disahkan sebagai peserta pemilu 2018 setelah menang
dalam sidang ajudikasi penyelesaian sengketa pemilu. TEMPO/Fakhri
Hermansyah
<https://statik.tempo.co/data/2018/03/06/id_689193/689193_720.jpg>
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra bersama
Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Ferry Noer berfoto dengan nomor urut
partai politik peserta Pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, 6 Maret 2018.
KPU resmi menetapkan Partai Bulan Bintang dengan nomor urut 19 untuk
Pemilu 2019. PBB disahkan sebagai peserta pemilu 2018 setelah menang
dalam sidang ajudikasi penyelesaian sengketa pemilu. TEMPO/Fakhri Hermansyah
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) mengirim
surat teguran ke Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril
<https://www.tempo.co/tag/yusril> Ihza Mahendra karena pernyataannya
soal Rizieq Shihab dan Ijtima Ulama. Yusril dianggap telah menghina
pentolan Front Pembela Islam (FPI) tersebut.
*Baca: Fakta Panas Dingin Hubungan Yusril - Rizieq Shihab
<https://nasional.tempo.co/read/1192202/fakta-panas-dingin-hubungan-yusril-rizieq-shihab/full&view=ok>*
"DDII merasa perlu menegur sikap dan pernyataan saudara yang jauh dari
akhlakul karimah dan sikap seorang cendekiawan muslim," kata Ketua Umum
DDII, Mohammad Siddik dalam keterangan tertulis, Sabtu, 6 April 2019.
DDII, organisasi masyarakat yang dibentuk tokoh Masyumi Mohammad Natsir,
merupakan salah satu penggagas pembentukan PBB. Karena itu, Siddik
merasa punya hak menegur Yusril. Citra PBB, kata dia, juga merupakan
citra DDII.
Siddik merasa keberatan dengan pernyataan Yusril yang menyebut Rizieq
Shihab raja bohong. Yusril mengatakan itu karena menganggap Rizieq tidak
mau mengakui bahwa dirinya pernah menyebut keislaman Prabowo lemah.
Siddik juga keberatan dengan pernyataan Yusril yang dianggap
mendelegitimasi Ijtima Ulama. Ijtima Ulama adalah sekumpulan tokoh agama
yang sempat menyodorkan nama calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto.
Menurut Siddik, sikap dan pernyataan Yusril jauh dari sikap cendikiawan
muslim yang mengaku meneladani perjuangan Natsir dan tokoh Masyumi
lainnya. "Partai Masyumi menjadi besar karena teladan tokoh-tokohnya
yang menunjukkan keserasian antara ucapan dan tindakan," kata dia.
Siddik menuturkan saat pembentukan PBB, DDII berharap Yusril sebagai
ketua umum dapat membawa ciri dan karakter para politikus Masyumi. Dia
bilang, tokoh Masyumi selalu sepakat dengan ulama dan umat Islam.
*Baca: FPI Sebut Yusril Ingin Adu Domba Rizieq Shihab dengan Prabowo
<https://nasional.tempo.co/read/1192251/fpi-sebut-yusril-ingin-adu-domba-rizieq-shihab-dengan-prabowo>*
Siddik mengaku juga kecewa saat Yusril memutuskan mendukung capres Joko
Widodo. Sebelumnya, saat ditunjuk menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf Amin,
DDII juga pernah meminta klarifikasi Yusril terkait keputusannya itu.
"Ternyata klarifikasi saudara tidak menjadi kenyataan," kata dia.
atau Jokowi.