https://nasional.tempo.co/read/1192894/ini-kata-budiman-sudjatmiko-soal-amien-rais-dan-people-power/full&view=ok
Ini Kata Budiman Sudjatmiko Soal Amien Rais dan
People Power
Reporter:
Ryan Dwiky Anggriawan
Editor:
Dwi Arjanto
Sabtu, 6 April 2019 06:24 WIB
Politisi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko (tengah) menyampaikan orasi
politik saat kampanye pasangan calon bupati-wakil bupati Ponorogo
Amin-Agus Widodo di Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur, 29 November 2015.
ANTARA FOTO
<https://statik.tempo.co/data/2015/11/29/id_459113/459113_620.jpg>
Politisi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko (tengah) menyampaikan orasi
politik saat kampanye pasangan calon bupati-wakil bupati Ponorogo
Amin-Agus Widodo di Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur, 29 November 2015.
ANTARA FOTO
*TEMPO.CO*, *Jakarta* -Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko
<https://www.tempo.co/tag/budiman-sudjatmiko>, menanggapi pernyataan
Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo
Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais, yang mengancam akan menggunakan
people power apabila menemukan kecurangan dalam Pemilu 2019.
Menurut Budiman, Amien Rais tak boleh merasa menjadi satu-satunya pihak
yang memiliki 'people and power'.
*Baca : Andi Arief Ditangkap, Budiman Sudjatmiko: Apa Enaknya Narkoba
Ndi?
<https://nasional.tempo.co/read/1181740/andi-arief-ditangkap-budiman-sudjamtiko-apa-enaknya-narkoba-ndi>*
"Yang mengklaim people power (Amien Rais) sadar nggak bahwa bukan mereka
satu-satunya yang punya people? At least yang jadi rival politiknya juga
punya people kan? Punya voters juga kan? Dan yang jelas bukan mereka
satu-satunya yang punya power," kata Budiman di Grha Bimasena, Jakarta,
Jumat, 5 April 2019.
"Mau kaya gitu kita? Konflik horizontal?" lanjut dia.
Belakangan, Amien Rais mengancam akan mengerahkan massa untuk turun ke
jalan jika mereka menemui kecurangan dalam hasil Pilpres 2019. "Kalau
kami memiliki bukti adanya kecurangan sistematis dan massif, saya akan
mengerahkan massa untuk turun ke jalan, katakanlah Monas, dan menggelar
people power," kata Amien.
Amien mengatakan memilih people power ketimbang menggugat hasil pilpres
ke Mahkamah Konstitusi. Sebab, bekas Ketua Majelis Permusyawaratan
Rakyat ini mengaku tak percaya dengan MK. "Kami tak percaya MK, karena
MK itu bentukan politik pemerintah. Kami akan take over dengan cara kami
sendiri," ucapnya.
Amien Rais dan BPN Prabowo-Sandiaga tengah mempersoalkan daftar pemilih
tetap (DPT) Pemilu 2019. BPN mengklaim menemukan 17,5 juta DPT
bertanggal lahir sama di 1 Juli, 31 Desember, dan 1 Januari.
Budiman menilai people power dalam pemerintahan demokratis berbeda
dengan people power di rezim otoriter. People power dalam rezim
otoriter, ia melanjutkan, adalah people as a whole society yang melawan
rezim otoriter sehingga bentuk konfliknya adalah vertikal.
*Simak juga : *
*Budiman Sudjatmiko Ibaratkan Jokowi seperti Bisnis Startup*
<https://nasional.tempo.co/read/1180642/budiman-sudjatmiko-ibaratkan-jokowi-seperti-bisnis-startup>
"Kalau konflik horizontal? Korban konflik horizontal jauh lebih banyak,
jauh lebih masif, dan dendamnya akan jauh lebih lama ketimbang konflik
vertikal, bisa puluhan tahun," ujar Budiman.
Budiman
<https://nasional.tempo.co/read/1147494/soal-poster-jokowi-raja-pdip-usut-pembuat-dan-penyebarnya>Sudjatmiko
<https://nasional.tempo.co/read/1147494/soal-poster-jokowi-raja-pdip-usut-pembuat-dan-penyebarnya>
pun menuturkan ia tak yakin apakah Amien Rais mengerti dampak dari
wacananya yang ingin menggelar people power seperti ini.