/http://mediaindonesia.com/read/detail/227959-nu-protes-sandiaga-kibarkan-bendera-nu-saat-kampanye
/
//
/*NU Protes Sandiaga Kibarkan Bendera NU Saat
*/
/*Kampanye*/
Penulis: *mediaindonesia.com* Pada: Sabtu, 06 Apr 2019, 13:17 WIB
Politik dan Hukum <http://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/227959-nu-protes-sandiaga-kibarkan-bendera-nu-saat-kampanye>
<http://twitter.com/home/?status=NU Protes Sandiaga Kibarkan Bendera
NU Saat Kampanye
http://mediaindonesia.com/read/detail/227959-nu-protes-sandiaga-kibarkan-bendera-nu-saat-kampanye
via @mediaindonesia>
NU Protes Sandiaga Kibarkan Bendera NU Saat Kampanye
<http://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/04/3e8f96fb5cb43fdc4763b3f8c5621696.jpg>
/Istimewa/
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengibarkan bendera NU
saat berkampanye di Lumajang.
PENGURUS Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang keberatan
dengan pengibaran bendera Nadhatul Ulama (NU) oleh calon wakil presiden
nomor urut 02 Sandiaga Uno saat kampanye di Lumajang, Kamis (4/4) lalu.
Pengibaran bendera itu dianggap sebagai bentuk pelecehan kepada Jam'iyah
NU dan menimbulkan gesekan horizontal di masyarakat.
"Kami keberatan dengan penggunaan bendera NU dalam kampanye," kata Ketua
PCNU Lumajang Kiai Moh Mas'ud, Sabtu (6/4).
Menurut Mas'ud, keberatan tersebut juga disampaikan dalam Nota Keberatan
yang dikeluarkan PCNU, Sabtu (6/4).
Salah satunya poin keberatannya ialah cara menarik simpati masyarakat
tidak boleh menodai lembaga, organisasi, dan institusi resmi.
*Baca juga: *Prabowo Targetkan Selisih 25 Persen, Ma'ruf: Gede Banget
Itu
<http://mediaindonesia.com/read/detail/227942-prabowo-targetkan-selisih-25-persen-maruf-gede-banget-itu>
Dalam nota keberatan itu juga tertuang bahwa bendera NU merupakan
kehormatan Jam’iyah NU yang merupakan hasil istikharah yang mencerminkan
nilai luhur dan perjuangan NU.
Maka itu, Mas'ud menilai tindakan pengibaran Bendera NU dalam kegiatan
kampanye politik adalah bentuk pelecehan kepada Jam’iyah NU.
“Kami mewakili segenap keluarga besar NU Kabupaten Lumajang menyampaikan
kekecewaan dan nota keberatan yang sangat dalam atas tindakan
penyalahgunaan bendera NU tersebut dalam kegiatan kampanye akbar Paslon
02, yang bertempat di Stadion Lumajang pada Kamis, 4 April 2019,” ujar
Mas'ud.
Mas'ud mengakui tidak mempersoalkan adanya dukungan dari kader NU untuk
mendukung kepada salah satu calon presiden.
Apalagi NU, kata Mas'ud, tidak masuk dalam ranah politik praktis. Namun,
sebagai organisasi, Mas'ud menilai tidak elok sebuah bendera organisasi
dikibarkan dalam kampanye capres.
"Kalau ada warga memiliki keberpihakan (ke salah satu capres), itu
merupakan hak politik masing-masing. Tapi, ketika bendera yang dijadikan
alat kampanye ini yang jadi persoalan," tegas Mas'ud. (Medcom/OL-2)