----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Kepada: Ronggo Gmail ronggo. <[email protected]>Terkirim: Minggu, 7 April 2019 11.38.15 GMT+2Judul: Re: [nasional-list] Curhat kepada Pendukungnya, Prabowo Geram Dituding Ingin Hapus Pancasila
PRABOWO ngibul lagi “Masalah bangsa, rakyat kita sudah tidak sabar lagi, rakyat Indonesia ingin perubahan. Ingin kekayaan kembali ke tangan rakyat Indonesia,” tukas dia.=========================================================================================================>> Lalu Apakah Prabowo dan Hasyim Dojohadikusumo dan Keluraganya akan dengan ikhlas segera menyerahkan kembali kepada Negara Jutaan Hektar lahan2 Kehutanan yang dikusainya sejak jaman Kekuasaan Soeharto (Mantan Bapak Mantunya) dan Jutaan Hektar Lahan Hutan belantera DI KALIMANTAN, SUMATARA +ACEH , DI PAPUA dan dipulau2 lainnya yang habis2an dibabat dan digunduli dipakai sabagai Usaha Business Keluarga dan dynastinya...untuk segera dikembali dan diserahan Penggunaan-nya dan Hak Pemilikannya kepada Negara dan khusunya lahan Gunung Eisberg kepada Negara dan Rakyat Papua Barat ? ( termasuk Lahan Pertambangan yg dipakai dan digunakan untuk USAHA PErtambangan P.T, FREEPORT McMorran di Papua Barat sejak era Kekuasaan totaliter Soeharto dan rezim pemerintahannya > termasuk akibat politiknya Ekonom Rezim Prof .Soemitro Djoyohaadikusumo sbg Motor Perekonomian Rezim Totaliter Soeharto ) >> Jika Prabowo mengatakan bahwa '' Rakyat Indonesia sudah Tidak sabar lagi >> dan ingin agar Kekayaan Alam Indonesia dikembalikan lagi ketangan Rakyat >> Indonesia'' .... maka sudah waktunya agar Keuarga Dojohadikusumo ( terutama >> Prabowo dan Hasyim Djohadikusumo serta juga termasuk Lahan2 Pertambangan >> yg dikuasi oleh Sandiga Uno ) segera dan sekarang juga MENGEMBALIKAN JUTAAN >> HEKTAR LAHAN KEHUTAN tsb kepada NEGARA dan Rakyat Indonesia > SEBELUM >> PEMILU tgl 17 April 2019 Dilaksanakan dan atau paling lambat 2 bulan >> setelah Pemilu 2019 dilaksanakan. On Sun, 7 Apr 2019 at 10:24, Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]> wrote: Siapapunyang menang pemilihan umum bisa saja menghapuskan Pancasila, tanpa perlu berteriak hapus pancasila atau membuat undang-undangpengahapusan Pancasila.Tetapi dalam praktek pelaksanaan politikpemerintahan diabaikan Pancasila tanpa pernyataan apapun tentang penghapusan Pancasila.Apakahselama ini diterapkan Pancasila? https://www.jawapos.com/nasional/politik/07/04/2019/curhat-kepada-pendukungnya-prabowo-geram-dituding-ingin-hapus-pancasila/ Curhatkepada Pendukungnya, Prabowo Geram Dituding Ingin Hapus Pancasila POLITIK 7April 2019, 10:59:38 WIB Capresnomor urut 02, Prabowo Subianto saat menggelar kampanye terbuka diStadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (7/4). (Issak Ramadan) - JawaPos.com– Calonpresiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan jika dirinyamenang dalam Pilpres 2019 bersama Sandiaga Uno tidak akan menggantiideologi Pancasila dengan sistem khilafah. Menurutnya, tudingan yangkerap dilontarkan ke kubu 02 tersebut merupakan fitnah. “Adayang bilang Prabowo-Sandi koalisi adil makmur inginmembubarkan Pancasila, kita akan mendirikan negara khilafah, iniadalah fitnah, fitnah yang kejam. Ini tidak laku,” kata Prabowo diStadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu(7/4). MantanDanjen Kopassus ini pun menegaskan, para pendukungnya tidak akanterpengaruh soal tudingan tersebut. Pasalnya dia mengkalim banyaktokoh agama yang mendukung Prabowo-Sandi. “Saudara-saudaralihat tokoh-tokoh agama ada di sini, tidak mungkin saudara NataliusPigai akan mendukung saya, tidak mungikn orang-orang Papua akanmendukung saya, mendukung kami,” tegas Prabowo. Olehkarena itu, Prabowo berharap masyarakat Indonesia dapat memilihnyadalam Pilpres 2019 yang akan dihelat pada 17 April mendatang.“Masalah bangsa, rakyat kita sudah tidak sabar lagi, rakyatIndonesia ingin perubahan. Ingin kekayaan kembali ke tangan rakyatIndonesia,” tukas dia. Kampanyeakbar paslon 02 ini dimulai sejak pukul 03.00 WIB dengan rangkaiansalat tahajud dan salah subuh berjamaah. Hadir pula sejumlah tokohnasional, seperti Habib Salim Segaf Al Jufri, Rhoma Irama,Sohibul Iman, Zulkifli Hasan, Neno Warisman, Siti Hediyati Haryadi,Anies Baswesdan dan sejumlah tokoh nasional lainnya. | | Bez virů. www.avast.com |
