*Dalam debat maupun kampanye Pemilu tidak disinggung masalah HAM, kemungkin
besar siapa pun yang menang untuk menduduki kursi empuk  kekuasaan negara
tidak akan dilakukan penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu. *

On Tue, Apr 9, 2019 at 6:10 PM Jonathan Goeij [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:

>
>
> Dalam 5 tahun pemerintahan Jokowi basis utamanya yg membawa kemenangan th
> 2014 ternyata justru dijadikan ditinggalkan bahkan dijadikan tumbal, dalam
> th 2019 sekarang dalam upaya meraih dukungan konserfatif basis utama malah
> ditendang begitu saja. Tidak terlihat greget sama sekali dalam kampanye
> kali ini bertolak belakang dgn th 2014.
>
> ---
> Namun, posisi Jokowi bukan tanpa risiko. RsTantanganiko utama bagi Jokowi
> adalah upayanya untuk meraih dukungan kalangan Islam konservatif dan 
> *kegagalannya
> memperbaiki penegakan hak asasi manusia di Indonesia akan mengecewakan
> basis pendukung utamanya*.
>
> "*Anak-anak muda liberal dan kaum minoritas khususnya tidak akan
> mendukungnya dengan semangat yang sama sebagaimana yang mereka tunjukkan di
> 2014*," menurut Basu.
> ...
> 'Apa yang Terjadi Bila Prabowo Menang di Pilpres 2019?'
> <https://www.cnbcindonesia.com/news/20190409125530-4-65430/apa-yang-terjadi-bila-prabowo-menang-di-pilpres-2019>
>
> 'Apa yang Terjadi Bila Prabowo Menang di Pilpres 2019?'
>
> Prima Wirayani
>
> Jelang pelaksanaan pilpres 2019 pada 17 April mendatang, sejumlah tulisan
> di media asing menampilkan analisis me...
>
> <https://www.cnbcindonesia.com/news/20190409125530-4-65430/apa-yang-terjadi-bila-prabowo-menang-di-pilpres-2019>
>
>
> NEWS - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
>
> 09 April 2019 13:03
>
> [image: 'Apa yang Terjadi Bila Prabowo Menang di Pilpres 2019?']Foto:
> Calon Presiden 02 Prabowo Subianto saat menyampaikan paparannya dalam debat
> Capres ke-empat dengan tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan
> keamanan, serta hubungan internasional di Hotel Shangri-La, Sabtu
> (30/3/2019). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
>
> Jakarta, CNBC Indonesia - Jelang pelaksanaan pemilihan umum presiden
> (pilpres) 2019 pada 17 April mendatang, sejumlah tulisan di media asing
> menampilkan analisis mengenai peluang kedua kandidat.
>
> Setidaknya dua tulisan dari dua media yang berbeda sama-sama menjagokan
> calon presiden nomor urut 01 sekaligus petahana Joko Widodo dibandingkan
> rivalnya Prabowo Subianto.
>
> Namun, apa yang menurut mereka akan terjadi bila Prabowo yang justru mampu
> membalikkan situasi?
>
> "Bila lawan Jokowi, Prabowo Subianto memenangkan jabatan presiden,
> kebijakan di Indonesia akan berubah menjadi populis," tulis analis The
> Economist Intelligence Unit Anwita Basu dalam siaran pers, Kamis (4/4/2019)
> lalu.
>
> The Economist Intelligence Unit adalah lembaga think tank yang berada di
> bawah naungan media ekonomi The Economist.
>
> [image: Apa yang Terjadi Bila Prabowo Menangkan Pilpres 2019?]Foto: Calon
> Presiden 02 Prabowo Subianto saat menyampaikan paparannya dalam debat
> Capres ke-empat dengan tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan
> keamanan, serta hubungan internasional di Hotel Shangri-La, Sabtu
> (30/3/2019). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
>
> "Resep kebijakan Prabowo dapat mengancam stabilitas makroekonomi
> Indonesia, dan pendekatan proteksionisnya dapat menakut-nakuti investor
> asing," tambahnya.
>
> Dalam laporan tersebut, The Economist Intelligence Unit memperkirakan
> Jokowi akan kembali memenangkan pilpres karena besarnya dukungan yang ia
> terima dari partai-partai pengusungnya.
>
> Pemerintahan sang presiden saat ini telah membawa stabilitas makroekonomi
> dan akses yang lebih baik atas layanan kesehatan dan pendidikan, tulis
> lembaga tersebut.
>
> Namun, posisi Jokowi bukan tanpa risiko. RsTantanganiko utama bagi Jokowi
> adalah upayanya untuk meraih dukungan kalangan Islam konservatif dan
> kegagalannya memperbaiki penegakan hak asasi manusia di Indonesia akan
> mengecewakan basis pendukung utamanya.
>
> "Anak-anak muda liberal dan kaum minoritas khususnya tidak akan
> mendukungnya dengan semangat yang sama sebagaimana yang mereka tunjukkan di
> 2014," menurut Basu.
>
> [image: Apa yang Terjadi Bila Prabowo Menangkan Pilpres 2019?]Foto: Calon
> Presiden 01 Joko Widodo dan Calon Presiden 02 Prabowo Subianto saat
> mengikuti Debat Capres ke-empat dengan tema ideologi, pemerintahan,
> pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional di Hotel Shangri-La,
> Sabtu (30/3/2019). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
>
> Meski juga menjagokan Jokowi, kolumnis Reuters, Clara Ferreira-Marques,
> mengatakan posisi sang petahana masih riskan.
>
> Ia menyebut kemenangan Jokowi dari Prabowo di pemilu 2014 lalu sangatlah
> tipis, yaitu hanya enam poin persentase. Ini adalah hasil paling ketat
> dalam sejarah pemilu di Indonesia.
>
> "Prabowo lebih baik dalam meraih suara Islam konservatif dan menyampaikan
> nada nasionalis, dengan menjanjikan, misalnya, meninjau kembali investasi
> China (di Indonesia)," tulisnya.
>
> Ia juga mencatat bahwa sekitar 20% pemilih belum menentukan pilihannya.
> Rendahnya jumlah pemilih atau tipisnya selisih dengan Prabowo akan
> mendorong kubu oposisi untuk mempermasalahkan pelanggaran dalam proses
> pemilihan.
>
> "Ini akan menjadi hasil yang buruk bagi Indonesia yang akan mendapat
> banyak keuntungan dari Widodo yang lebih berpengalaman memimpin dalam lima
> tahun ke depan." (dru)
>
>
> 
>

Kirim email ke