Tidak heran, karena amrik dendam sama Jokowi
On Tue, Apr 9, 2019 at 10:31 PM Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote: > > > > Sejumlah peneliti dari lembaga survei di Indonesia yang dihubungi KBR > mengaku belum pernah mendengar nama "*Precision Public Policy Polling*". > > Sedangkan tentang "*Public Policy Polling*", rata-rata peneliti itu > menyebutnya sebagai salah satu lembaga survei cukup kredibel yang setara > dengan Gallup. > ... > (CEKFAKTA) Lembaga Survei Amerika Jagokan Prabowo, Benarkah? > <https://kbr.id/nasional/04-2019/_cekfakta__lembaga_survei_amerika_jagokan_prabowo__benarkah_/99082.html> > > Google juga tidak memiliki rekaman arsip orang bernama Jokovic Martinez. > > BERITA <https://kbr.id/berita> , NASIONAL <https://kbr.id/berita/nasional> > > Selasa, 09 Apr 2019 16:28 WIB > Author > > Tim KBR > > [image: (CEKFAKTA) Lembaga Survei Amerika Jagokan Prabowo, Benarkah?] > > Calon presiden Prabowo Subianto menyampaikan orasi saat kampanye akbar di > Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2019). (Foto: > ANTARA/Galih Pradipta) > > > KBR, Jakarta - Sejumlah media di Indonesia memberitakan mengenai hasil > survei yang dilakukan lembaga "*Precision Public Policy Polling*" asal > Amerika. > > Lembaga itu menyebut peluang calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto > memenangi Pemilu 2019 cukup besar, mencapai 54 persen. Sedangkan pendukung > calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo, menurut survei itu, sebesar 37 > persen dan 9 persen tidak memberikan jawaban. > > KBR juga menerima broadcast rilis hasil survei PPPP yang beredar melalui > WhatsApp. > > Dalam rilis itu, PPPP mengklaim melakukan survei terhadap 3.032 responden > dari 800.091 TPS di 499 kabupaten/kota di 349 provinsi. Tidak diketahui > apakah penulisan 349 provinsi itu kesalahan penulisan atau tidak. > > Rilis itu mengklaim dalam surveinya menggunakan metodologi teknologi > *Interactive > Voice Response *(IVR). > Fakta: > > KBR menelusuri profil "*Precision Public Policy Polling*" yang menurut > rilis itu menempatkan Jokovic Martinez sebagai Direktur Operasi PPPP. > > Dalam penelusuran melalui Google, tidak ditemukan profil lembaga riset > itu. Tidak ada alamat kantor, atau alamat situs di internet. > > Nama lembaga survei "*Precision Public Policy Polling*" juga tidak ada > dalam daftar 538 lembaga yang dianalisa dan diperingkat oleh lembaga > pemeringkat polling *FiveThirtyEight.com*. > > *** > > Yang hampir mirip adalah lembaga bernama "*Public Policy Polling*", > sebuah lembaga survei cukup kredibel yang bermarkas di Carolina Utara. > > Lembaga ini berada di peringkat 16---dari 19 lembaga pollster---paling > akurat selama memantau Pemilu AS 2016. Saat itu "*Public Policy Polling*" > memiliki '*average error*" 5,2. > > Dalam proyek analisa FiveThirtyEight.com, "*Public Policy Polling*" masuk > grade B, dengan rata-rata *average errors *4,9. Average errors adalah > perbedaan antara hasil polling dengan hasil sebenarnya. > > FiveThirtyEight merupakan proyek pemeringkatan dan analisa terhadap > lembaga survei yang digawangi ahli statistik Amerika Nate Silver. > > Lembaga ini memiliki alamat situs di *publicpolicypolling.com > <http://publicpolicypolling.com>*. Dalam sistem kerjanya, mereka juga > menggunakan teknologi Interactive Voice Response (IVR)---sama seperti yang > diklaim PPPP. > > Namun, "*Public Policy Polling*" bukan "*Precision Public Policy Polling*" > seperti yang muncul di rilis itu. > > Sejumlah peneliti dari lembaga survei di Indonesia yang dihubungi KBR > mengaku belum pernah mendengar nama "*Precision Public Policy Polling*". > > Sedangkan tentang "*Public Policy Polling*", rata-rata peneliti itu > menyebutnya sebagai salah satu lembaga survei cukup kredibel yang setara > dengan Gallup. > > *** > > Google juga tidak memiliki rekaman arsip orang bernama Jokovic Martinez. > Pencarian KBR melalui perangkat *IntelTechniques*, *PeopleFindThor *atau > pencarian langsung di laman Facebook juga tidak menemukan arsip nama > Jokovic Martinez. Akun yang terdaftar dalam Facebook menampilkan nama hanya > mirip, seperti Jankovic Martinez atau Josecovic Martinez. > > Editor: Agus Luqman > > >
