ORANG BAIK, PILIH ORANG BAIK.

TUKANG HOAX PILIH RAJA HOAX.

ORANG KASAR DAN TUKANG MARAH, TANDANYA KERASUKAN IBLIS.

On Wed, Apr 10, 2019 at 1:48 AM 'j.gedearka' [email protected]
[nasional-list] <[email protected]> wrote:

>
>
>
>
> https://www.antaranews.com/berita/822649/massa-unjuk-rasa-tuntut-fadli-zon-masuk-penjara
>
> Jakarta (ANTARA) - Massa yang diperkirakan berjumlah ratusan orang
> berunjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, menuntut
> Wakil Ketua DPR  Fadli Zon  dipenjara karena terkait dengan penyebaran
> berita hoaks dalam kasus Ratna Sarumpaet.
>
> "Kami meminta jaksa penuntut umum dan majelis hakim untuk menyeret
> nama-nama yang telah disebutkan dalam persidangan, salah satunya Fadli
> Zon", kata Anyong, salah satu peserta aksi unjuk rasa yang tergabung dalam
> Front Penegakan Keadilan Sosial (FPKS)
>
> Dia menyampaikan tuntutan tersebut saat persidangan saksi Niko Purba yang
> menyebutkan pertama kali melihat berita terkait penganiayaan Ratna
> Sarumpaet yang disebarkan oleh Fadli Zon di media sosial. Postingan Fadli
> Zon kemudian dimuat sebagai berita di Jawa Pos.
>
> FPKS meminta majelis hakim dan jaksa penuntut umum untuk menyeret
> nama-nama yang ikut menyebarkan berita hoaks tersebut.
>
> Dia mengatakan mereka ikut andil dalam menyebarkan berita hoaks karena
> telah melakukan konferensi pers dan membuat postingan yang menghakimi
> masyarakat Indonesia.
>
> Nama-nama yang disebutkan adalah Fadli Zon, Amien Rais, Prabowo, dan
> Dahnil Simanjuntak.
>
> Dia mengatakan Fadli Zon telah menyebarkan berita melalui media sosial,
> dan Prabowo beserta Amien Rais melakukan konferensi yang semakin
> menyebarluaskan berita bohong.
>
> Dia mengatakan ada aktor politik yang dengan gegabah menyebarkan foto dan
> membuat konferensi pers tentang penganiayaan Ratna Sarumpaet.
>
> "Kami tidak melihat adanya penyebaran berita hoaks oleh Ratna Sarumpaet
> lewat media sosial,  melainkan dari orang-orang yang mencoba memprovokasi
> lewat media sosial", tambah dia.
>
> FPKS berharap hukum tidak hanya berhenti di Ratna, akan tetapi kepada
> aktor politik lainnya yang juga menyebarkan berita hoaks agar ke depan
> tidak ada lagi berita bohong yang memecah belah bangsa.
>
>
>
>
>
> Pewarta: Ganet Dirgantara dan Alya Rahma Widyanti
> Editor: Eddy K Sinoel
> COPYRIGHT © ANTARA 2019
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke