https://dunia.tempo.co/read/1195517/pakar-sebut-alasan-as-takut-s-400-karena-bisa-jatuhkan-f-35/full&view=ok
Pakar Sebut Alasan AS Takut S-400 karena Bisa
Jatuhkan F-35
Reporter:
Non Koresponden
Editor:
Eka Yudha Saputra
Minggu, 14 April 2019 08:00 WIB
Sistem rudal S-400. Sumber : Sputnik/RT.com
<https://statik.tempo.co/data/2018/09/03/id_730789/730789_720.jpg>
Sistem rudal S-400. Sumber : Sputnik/RT.com
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Pakar militer mengatakan kekhawatiran Amerika
Serikat terhadap S-400 <https://www.tempo.co/tag/s-400> dikarenakan
sistem pertahanan udara itu mampu menembak jatuh pesawat F-35.
Selama bertahun-tahun, tiga negara NATO tidak mengalami kesulitan dalam
menggunakan sistem pertahanan udara Rusia, tetapi kesepakatan S-400
Turki adalah kasus khusus karena berisiko dan menimbulkan kerugian pada
industri militernya, ungkap pengamat militer, seperti dikutip dari
Russia Today, 14 April 2019.
Turki tampaknya tetap membeli sistem anti-pesawat S-400 meski diancam
oleh AS.
Washington telah menunda pengiriman F-35 ke Angkatan Udara Turki dan
memperingatkan bahwa melanjutkan perjanjian itu dapat membahayakan
hubungan Turki dengan AS dan NATO.
Baca: Turki Tak Mau Batalkan Pembelian S-400 ke Rusia
<https://dunia.tempo.co/read/1192692/turki-tak-mau-batalkan-pembelian-s-400-ke-rusia>
Beberapa media memaparkan bagaimana industri Turki akan menderita jika
S-400 dibeli oleh Turki. Yang lain memperingatkan bahwa memiliki F-35
dan S-400 dalam satu militer akan membahayakan keuntungan paling penting
dari jet tempur generasi kelima.
Analis militer mengatakan sebagian besar perselisihan adalah Ankara yang
tidak tunduk pada Washington dan NATO dan mengejar kepentingannya sendiri.
"AS kehilangan kepemimpinan dan Rusia mengambilnya," kata Igor
Korotchenko, pemimpin redaksi majalah militer National Defense dan
anggota dewan publik Kementerian Pertahanan.
"Prospek anggota NATO yang membeli alustsista dari Rusia merusak
reputasi AS...dan menimbulkan kerugian pada industri militer Amerika,"
katanya.
Radar dan software S-400 Triumph telah disempurnakan sehingga dapat
menghancurkan 36 target secara bersamaan. Radar panorama 91N6E dapat
mendeteksi target sejauh 600 km dan radar 92N6 merupakan radar multi
fungsi yang mampu mendeteksi 100 target dengan jangkauan 400 km. topwar.ru
Menurut Igor, S-400 berbahaya bagi pesawat NATO karena dapat mendeteksi
dan menjatuhkan F-35 dan F-22.
Tetapi ada negara-negara anggota NATO yang menggunakan persenjataan
buatan Rusia berteknologi tinggi, termasuk pendahulu S-400.
Bulgaria, Yunani, dan Slovakia adalah sekutu NATO yang memiliki S-300 di
gudang senjata mereka.
Baca: Turki Mulai Operasikan Sistem Rudal S-400 pada Oktober
<https://dunia.tempo.co/read/1183309/turki-mulai-operasikan-sistem-rudal-s-400-pada-oktober>
Yunani telah memasangnya di di pulau Siprus, yang menjadi titik balik
dalam strategi pertahanan nasionalnya. Bulgaria dan Slovakia sering
menggunakan sistem S-300, yang dirancang pada puncak Perang Dingin,
selama latihan tempur NATO.
Jadi, mengapa Turki yang bergabung dengan NATO pada tahun 1952, mendapat
tekanan kuat karena membeli S-400 sementara tiga anggota lainnya tidak?
12
<https://dunia.tempo.co/read/1195517/pakar-sebut-alasan-as-takut-s-400-karena-bisa-jatuhkan-f-35?page_num=2>
Selanjutnya
<https://dunia.tempo.co/read/1195517/pakar-sebut-alasan-as-takut-s-400-karena-bisa-jatuhkan-f-35?page_num=2>
------------------------------------------------------------------------
Pakar Sebut Alasan AS Takut S-400 karena Bisa
Jatuhkan F-35
Reporter:
Non Koresponden
Editor:
Eka Yudha Saputra
Minggu, 14 April 2019 08:00 WIB
Sistem rudal S-400. Sumber : Sputnik/RT.com
<https://statik.tempo.co/data/2018/09/03/id_730789/730789_720.jpg>
Sistem rudal S-400. Sumber : Sputnik/RT.com
"Yunani dan anggota lainnya telah membeli senjata anti-pesawat Rusia
jauh sebelum 2014, yaitu sebelum ketegangan antara AS dan Rusia mulai
meningkat," jelas pakar militer Rusia Mikhail Khodarenok.
Khodarenok, pensiunan perwira Angkatan Udara Rusia, mengatakan daya
tembak yang ditingkatkan, resistensi terhadap gangguan dan jangkauan
yang lebih jauh membuat S-400 menonjol di antara rudal darat- ke-udara
lainnya.
Tetapi kenapa AS begitu takut pada S-400 dibanding S-300, generasi
sistem pertahanan udara yang lebih tua?
Baca: Pejabat NATO Ungkap Alasan AS Tolak Turki Beli S-400 Rusia
<https://dunia.tempo.co/read/1192119/pejabat-nato-ungkap-alasan-as-tolak-turki-beli-s-400-rusia>
Militer Amerika telah memperoleh sepasang varian S-300P dan S-300V
melalui Belarus dan Ukraina setelah Uni Soviet runtuh untuk mempelajari
kemampuan sistem, tetapi pengetahuan yang bisa diambil dari sistem ini
tidak mutakhir sekarang, kata Khodarenok.
"AS tidak memiliki (varian yang lebih baru)," katanya.
Bahkan mengetahui senjata musuh secara terperinci tidak banyak membantu
di medan perang karena menekan sistem anti-pesawat adalah tentang
gangguan elektronik yang kuat, dan tidak terkait jenis perangkat keras
apa pun.
Rusia telah mengoperasikan sistem pertahanan udara S-400 Triumf yang
dapat membidik 36 pesawat dalam radius 150 km. S-400 dilengkapi empat
macam rudal yang berbeda jangkauannya, yaitu rudal 40N6 (jangkauan 400
km, rudal 48N6 (250 km), rudal 9M96E dan 9M96E2 (40 km dan 120 km).
Rudal S-400 mampu melaju dengan kecepatan 4,8 km/detik, sehingga target
sejauh 400 km dapat dihancurkan dalam waktu 83 detik saja. Triumf juga
mampu menghadang rudal balistik. Sputnik/ Sergey Malgavko
Turki mengatakan S-400 akan membantu negara untuk mempertahankan diri,
karena Turki menghadapi ancaman dari Timur Tengah. Tetapi pada saat yang
sama, Turki sedang dalam pembicaraan dengan AS mengenai rudal Patriot,
sistem pertahanan udara yang hampir sama dengan famili S-300.
"(ibarat) Menghindari memasukkan semua telur dalam satu keranjang, Turki
menunjukkan bahwa mereka tidak ingin membeli sistem anti-pesawat dari
satu vendor," tukas Khodarenok.
Baca: 5 Kecanggihan Sistem Rudal S-400 Buatan Rusia
<https://dunia.tempo.co/read/1133500/5-kecanggihan-sistem-rudal-s-400-buatan-rusia>
Khodarenok yakin kesepakatan Rusia akan terbatas pada Turki yang hanya
membeli sejumlah skuadron S-400 <https://www.tempo.co/tag/s-400> untuk
mencakup hanya satu fasilitas penting.
"Tidak akan ada pembelian grosir sistem anti-pesawat untuk menutupi
seluruh Turki, sementara pembelian S-400 masih jauh dari selesai, karena
kesepakatan itu baru dilakukan setelah kru Turki dilatih di Rusia,
peluncur diuji dan dikirim ke Turki, dan akhirnya, semua pembayaran
dilakukan," papar Khodarenok.
Sebelumnya
<https://dunia.tempo.co/read/1195517/pakar-sebut-alasan-as-takut-s-400-karena-bisa-jatuhkan-f-35?page_num=1>
1
<https://dunia.tempo.co/read/1195517/pakar-sebut-alasan-as-takut-s-400-karena-bisa-jatuhkan-f-35?page_num=1>2