*Pasti bala tentara pengawal terdiri dari bidadari montok, cantik bin molek
nan sexy yang didatangkan Taman Firdaus yang fana.Tetapi mengapa hanya Pak
Jokowi, bagaimana dengan pak haji kiyai Ma'ruf Amin apakah beliau tidak
dikawal, karena jago silat?*


https://suara-islam.com/pak-jokowi-pilpres-ini-dikawal-bala-tentara-allah/


*Pak Jokowi, Pilpres Ini Dikawal Bala Tentara Allah*

12 April 2019


Setelah melihat dalam sehari kemarin (11/4/2019) terjadi dua peristiwa
besar yang berlangsung di luar dugaan, terasa ada sesuatu yang tidak biasa.
Kedua peristiwa itu adalah penyampaian pesan penting Ustaz Abdul Somad
(UAS) kepada capres 02 Prabowo Subianto (PS) lewat dialog santai tapi
mengharukan di *tvOne*. Peristiwa kedua adalah penggerebekan surat suara
ilegal untuk capres 01 dan caleg DPR RI di Malaysia.

Bagi orang yang melihat jauh di balik kedua kejadian tersebut, sepantasnya
akan teringat konsep ‘tol langit’ Jokowi. Yaitu, konsep internet bebas
hambatan.

Tetapi, yang diingat bukan konsep internet bebas hambatan itu. Melainkan
‘Tol Langit’ yang telah disiapkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla sejak 50.000
tahun sebelum langit dan bumi diciptakan-Nya.

*Alhamdulillah*, Tol Langit yang disiapkan oleh Yang Maha Kuasa itu menjadi
fasilitas penting bagi Bala Tentara Allah untuk ikut menjaga pilpres 2019.
Menjaga agar calon pemimpin yang keluar dari pilpres ini adalah orang yang
berhak dan berjalan dengan ‘haqq’ (kebenaran, kejujuran). Bukan calon
pemimpin yang tidak berhak dan tidak pula berjalan dengan ‘haqq’.

Sekali lagi, Tol Langit buatan Allah itu adalah fasilitas yang telah
sempurna penciptaannya. Jadi, ‘tol langit’ internet yang dibangga-banggakan
Pak Jokowi itu sebetulnya tidak berguna bagi Bala Tentara Allah.

Pak Jokowi, Bala Tentara Allah itu dikirim oleh Panglima Maha Tinggi mereka
atas permintaan rakyat yang tertindas oleh kezaliman kekuasaan Anda. Rakyat
berdoa agar pilpres 2019 berjalan lancar dan tidak ada kecurangan. Rakyat
meminta kepada Allah agar mengizinkan dan meridhoi Prabowo menjadi presiden
untuk menggantikan Anda, Pak Jokowi. Karena Anda menjalankan kekuasaan
dengan sewenang-wenang.

Bala Tentara Allah itu menjelma dalam macam-macam bentuk pertolongan yang
selalu tidak terduga di masa-masa pilpres ini. Pertolongan terbaru itu
adalah dua peristiwa yang disebutkan di atas tadi. Lihatlah bagaimana Ustaz
Somad mendatangi banyak ulama di seluruh Indonesia. Ustaz merekam keinginan
serta doa mereka. Para ulama bersih itu selalu membisikkan nama Prabowo
kepada Ustaz Somad.

Kalau Anda paham, Pak Jokowi, apa yang dikatakan UAS kepada Pak Prabowo,
seharusnya Anda menangis dan menghentikan upaya untuk menjadi presiden
lagi. Tapi, Anda pasti tidak akan menyerah. Besar kemungkinan Anda menepis
dan menganggap penyampaian pesan UAS kepada Pak PS sebagai manuver politik.

Padahal, Anda lihat dan dengar sendiri nasihat dan permintaan Ustaz Somad
kepada Prabowo yang ia sampaikan apa adanya, tanpa beban. Bahkan, Ustaz
Somad meminta supaya Prabowo, ketika insyaallah menjadi presiden nanti,
tidak mengundang beliau ke Istana.

Pak Jokowi, peristiwa penyampaian pesan dan tausiyah untuk Prabowo itu
tidak pernah terjadi dalam pilpres-pilpres selama ini. Karena itu, ada
baiknya Anda duduk tenang bersama Kiai Ma’ruf untuk mendiskusikan ini.
Minta bantuan Kiai Ma’ruf untuk menjelaskan ‘takwil’ (tafsir) dari
penyampaian pesan tsb.

Kirim email ke