Dialog Ekonomi Tiongkok-Jepang ke-5 Digelar di Beijing

2019-04-15 09:46:21 http://indonesian.cri.cn/20190415/e32bf8ea-6643-f8e9-56e4-5607ae93706c.html

Dialog Ekonomi Tingkat Tinggi Tiongkok-Jepang ke-5 digelar di Beijing pada hari Minggu kemarin (14/4). Dialog dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono.

Wang Yi dalam sambutannya menyatakan, melalui upaya bersama para pemimpin serta berbagai kalangan masyarakat kedua negara, hubungan Tiongkok-Jepang kembali ke real yang tepat, dan telah mencapai perkembangan yang baru. Pada April lalu, kedua pihak memulihkan dialog ekonomi tingkat tinggi setelah sempat putus selama 8 tahun, sehingga dengan efektif meningkatkan komunikasi dan kerja sama pragmatis kedua pihak. Wang Yi berharap kedua negara terus bertindak menurut kesepahaman yang tercapai antara pemimpin kedua negara, bersama-sama membina hubungan ekonomi Tiongkok-Jepang yang sesuai dengan kebutuhan era baru.

Wang Yi mengatakan, kedua pihak hendaknya terus mendorong kerja sama penanaman modal dan perdagangan, bersama-sama membangun Sabuk dan Jalan, dengan aktif memperluas kerja sama di pasar ketiga, serta memperkokoh hasil kerja sama kedua pihak di bidang penghematan energi, pelestarian lingkungan, inovasi iptek, manufaktur canggih, keuangan, ekonomi inklusif dan jaminan hari tua. Wang Yi berharap kedua pihak bersama-sama mendorong liberalisasi dan fasilitasi investasi dan perdagangan, guna membina iklim bisnis yang adil, merata dan non-diskriminatif. Sementara itu, kedua pihak hendaknya terus mendorong perundingan RCEP dan perundingan zona perdagangan bebas Tiongkok-Jepang-Korsel dalam rangka memimpin proses integrasi ekonomi kawasan Asia Timur. Wang Yi menegaskan perlunya meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara Tiongkok dan Jepang seputar pertemuan puncak Osaka G-20 serta reformasi WTO, mempertahankan multilateralisme dan perdagangan bebas, berupaya mendorong reformasi tata kelola pemerintahan ekonomi global berkembang ke arah yang tepat.

Menlu Jepang Taro Kono mengatakan, Jepang dan Tiongkok sama-sama adalah kekuatan ekonomi penting dunia. Meningkatkan komunikasi antara kedua pihak tidak hanya sesuai dengan kepentingan kedua pihak, tapi juga mempunyai arti penting bagi kemakmuran kawasan bahkan pertumbuhan ekonomi dunia. Kerja sama selalu merupakan dasar dan daya penggerak bagi perkembangan hubungan Jepang-Tiongkok. Menghadapi situasi internasional yang penuh ketidakpastian saat ini, kedua pihak hendaknya meningkatkan lebih lanjut kerja sama ekonomi, bersama-sama memelihara sistem perdagangan multilateral yang berlandaskan pada peraturan. Taro Kono berharap kedua pihak meningkatkan komunikasi dan koordinasi mengenai pemerintahan global di sela-sela KTT G-20 yang akan digelar di Osaka, Jepang.




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke