http://mediaindonesia.com/read/detail/230111-caleg-gerindra-riau-ditangkap-diduga-terkait-politik-uang
/*Caleg Gerindra Riau Ditangkap Diduga Terkait
*/
/*Politik Uang*/
Penulis: *Antara* Pada: Selasa, 16 Apr 2019, 21:40 WIB Politik dan Hukum
<http://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/230111-caleg-gerindra-riau-ditangkap-diduga-terkait-politik-uang>
<http://twitter.com/home/?status=Caleg Gerindra Riau Ditangkap Diduga
Terkait Politik Uang
http://mediaindonesia.com/read/detail/230111-caleg-gerindra-riau-ditangkap-diduga-terkait-politik-uang
via @mediaindonesia>
Caleg Gerindra Riau Ditangkap Diduga Terkait Politik Uang
<http://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/04/3e8d259f679f21b88a86f81f13d20c70.jpg>
/Antara Foto/Rony Muharrman/
Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto (kedua kiri) dan Ketua Bawaslu
Pekanbaru Indra Khalid (kedua kanan).
TIM Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pekanbaru, Riau pada
Selasa (16/4) menangkap tangan seorang calon legislator perempuan dari
Partai Gerindra berinisial DAN, yang diduga berpolitik uang dengan
barang bukti uang tunai Rp506.400.000, sehari jelang hari pemungutan
suara Pemilu 2019.
Ketua Bawaslu Pekanbaru Indra Khalid saat jumpa pers di kantornya
menyatakan, caleg perempuan itu ditangkap bersama tiga orang lainnya,
yakni SA, FEI dan FA. Mereka ditangkap pada pukul 13.30 WIB di lobi
Hotel Prime Park Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman.
Uang yang disita Rp506,4 juta itu, kuat dugaan untuk mempengaruhi
pemilih atau 'serangan fajar'. "Ini berdasarkan laporan warga, dari
empat orang terduga pelaku, salah satunya Caleg DPR dari partai Gerindra
daerah pemilihan Riau II," kata Indra.
*Baca juga: Tim Sukses Caleg PKS di Medan Terjerat OTT Politik Uang
<http://mediaindonesia.com/read/detail/230094-tim-sukses-caleg-pks-di-medan-terjerat-ott-politik-uang>*
Menurut Indra, dalam penggerebekan tersebut, tim gabungan Sentra
Gakkumdu menemukan uang tunai dengan total Rp506.400.000 yang dikemas
dalam sejumlah amplop dan tas ransel.
Ada 12 amplop berisi uang yang masing-masing dituliskan nama kabupaten
dan kota di Provinsi Riau. "(Uang) terbagi dalam tas ransel
Rp380.800.000, dan dalam 12 amplop putih senilai Rp115.100.000, serta di
luar itu ada juga Rp10.500.000," urainya.
Selain itu, tim gabungan Sentra Gakkumdu juga mengamankan enam buah
telepon seluler. "Mereka berempat, kita bawa ke Kantor Bawaslu untuk
diproses di Sentra Gakumdu. Selanjutnya, petugas akan memdalami temuan
itu, karena masih berdasarkan laporan warga," ujarnya.
Untuk proses selanjutnya, Sentra Gakkumdu diberi waktu 14 hari kerja
sebelum status kasusnya dinaikkan menjadi penyidikan. "Kini pelaku masih
diamankan di Kantor Bawaslu, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Bisa jadi
yang tiga orang itu penerima dan penyalur, nanti kita dalami lagi,"
pungkasnya.
Di kantor Bawaslu Kota Pekanbaru saat ini terdapat puluhan aparat polisi
bersenjata untuk mengamankan gedung tersebut. (OL-7)
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/230111-caleg-gerindra-riau-ditangkap-diduga-terkait-politik-uang>
<http://twitter.com/home/?status=Caleg Gerindra Riau Ditangkap Diduga
Terkait Politik Uang
http://mediaindonesia.com/read/detail/230111-caleg-gerindra-riau-ditangkap-diduga-terkait-politik-uang
via @mediaindonesia>
#Pileg 2019 <http://mediaindonesia.com/tag/detail/pileg-2019>#Pemilu
2019 <http://mediaindonesia.com/tag/detail/pemilu-2019>