Apakah tidak terlalu cepat ditutup TPS?

http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/8029/jangan_telat_ke_tps__pencoblosan_berakhir_pukul_13_00_wib


*Jangan Telat ke TPS, Pencoblosan Berakhir Pukul 13.00 WIB*

Rabu , 17 April 2019 | 05:33



JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengimbau masyarakat untuk datang ke
Tempat Pemungutan Suara sebelum waktu pelaksanaan pencoblosan berakhir.
Sebab, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak akan melayani
pemilih yang telat.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Arief Budiman dalam jumpa pers di Hotel Ritz
Carlton, di Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019) dini
hari.

"Kepada pemilih, Anda semua yang sudah terdaftar di DPT, DPT tambahan
ataupun yang sudah mengurus Daftar Pemilih Khusus (DPK) gunakan hak pilih
anda di TPS-TPS (Tempat Pemungutan Suara) di mana anda terdaftar. Dan
perhatikan betul jadwal yang sudah ditentukan untuk pemungutan suara," ujar
Arief.

Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, KPU telah mengatur batasan waktu
bagi pemilih yang memilih di TPS. Dimana, waktu mulai dibukanya TPS yakni
sekira pukul 07:00 WIB. Di jam itu, pemilih sudah bisa mengantri dan
mendaftarkan dirinya untuk memilih.

Kemudian untuk batas waktu pengantrian dan pendaftaran, KPU mengaturnya
hanya sampai jam 13:00 WIB. Setelah itu, KPPS yang mengatur jalannya
pemungutan suara di TPS berhak untuk tidak menerima pemilih yang datang
melewati waktu tersebut.

Kendati demikian, bagi pemilih yang telah mengantri dan yang sudah
mendaftarkan diri masih berkesempatan untuk melakukan pencoblosan.

Karena hal itu, Arief mengingatkan pemilih untuk menyampaikan hak pilihnya
tepat waktu dan tidak melampaui batas waktu yang telah ditentukan. "Jangan
sampai datang terlambat (atau) melampaui waktu yang telah ditentukan,"
imbaunya.

Dia juga meminta agar masyarakat menjaga suasana yang kondusif disetiap TPS
dari masing-masing mereka melakukan pencoblosan.

"Kepada semua masyarakat Indonesia, di manapun anda berada, saya berharap
pelaksanaan pemilu ini memerlukan peran dan dukungan kita semua. Mari
sama-sama kita jaga ketenangan, kedamaian, agar pemilu ini berlangsung
luber dan jurdil. Sebagaimana yang kita harapkan," Arief menambahkan.(*ryo*

Kirim email ke