*Mengapa kecewa? Bukankah suara pemilu Papua tidak mempunyai pengaruh
menentukan hasil pemilihan umum dan begitu pula politik dan ekonomi, suara
pemilih Papua hanya meramaikan pesta demokrasi.*

http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/8039/mau_nyoblos_logistik_pemilu_belum_ada__gubernur_papua_kecewa_berat


*Mau Nyoblos Logistik Pemilu Belum Ada, Gubernur Papua Kecewa Berat*

Rabu , 17 April 2019 | 10:00

Sumber Foto Kompas.com
Gubernur Papua Lukas Enembe.


JAYAPURA - Gubernur Papua Lukas Enembe gagal mencoblos karena saat datang
ke TPS 043, Kelurahan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura,
Papua, logistik pemilu belum tersedia."Ini kita yang punya suara datang ke
TPS tapi belum siap, petugas TPS sudah ada tapi logistik belum ada," ujar
Gubernur Papua Lukas Enembe, di Jayapura, Rabu (17/04/2019).

Menurut dia, tidak seharusnya masalah penyaluran logistik terjadi di Kota
dan Kabupaten Jayapura, karena seluruh akses transportasi darat telah
tersedia."Ini di Kota Jayapura, daerah lain bagaimana? Saya tidak tahu
masalahnya ada dimana. Pasti daerah lain lebih sulit lagi," katanya seperti
dilaporkan *kompas.com <http://kompas.com>.*

Enembe menekankan, seharusnya pelaksanaan Pemilu 2019 serentak di Papua
bisa menjadi kabar pembuka bagi pelaksanaan secara nasional. Namun dengan
masalah yang ada, ia mempertanyakan independensi dari pihak penyelenggara
Pemilu."Apa ini ada intervensi dari orang lain atau pihak mana, kita belum
tahu. Tapi saya berharap semua masyarakat yang punya hak suara bisa
menyalurkan suaranya pada kotak-kotak suara yang tersedia," katanya.

Enembe akhirnya memilih untuk pergi memantau situasi di Kota Jayapura.

Dari pantauan di lapangan, tepatnya di posko pengungsian SKB, Kelurahan
Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, hingga pukul 10.46 WIT, dua
TPS yang ada dilokasi tersebut, yaitu TPS 43 dan 44 juga masih belum
menerima logistik pemilu.

Kirim email ke