*Kalau diserang pileg maka tentu saja kepala dan badan tidak sehat, harus istirahat. hehehehe*
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190418095725-32-387532/kecewa-pileg-demokrat-merasa-korban-politik-identitas-bpn?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop Kecewa Pileg, Demokrat Merasa Korban Politik Identitas BPN CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 11:05 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief <https://www.cnnindonesia.com/tag/andi-arief> merasa pihaknya menjadi korban politik identitas <https://www.cnnindonesia.com/tag/politik-identitas> yang dimainkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto <https://www.cnnindonesia.com/tag/prabowo-subianto>-Sandiaga Uno. Dia mengklaim banyak suara dari pemilih nonmuslim di sejumlah provinsi lari ke partai lain. Merujuk dari hasil *quick count* sejumlah lembaga survei, perolehan suara Demokrat secara nasional berkisar di angka 8 persen. Demokrat sendiri memasang target perolehan suara sekitar 11 persen. Lihat juga: AHY Singgung Politik Identitas Kian Keras Jelang Pencoblosan <https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190413190537-32-386065/ahy-singgung-politik-identitas-kian-keras-jelang-pencoblosan/> "Partai Demokrat merasa menjadi korban politik identitas. Suara nonmuslim di Papua, Bali, Sumatra Utara, dan NTT migrasi," tutur Andi kepada *CNNIndonesia.com*melalui pesan singkat, Kamis (18/4). Andi menampik Partai Demokrat menyesali pilihannya untuk bergabung dalam koalisi BPN Prabowo-Sandi. Dia lebih menekankan soal siasat politik identitas yang dimainkan selama ini yang memberi dampak negatif kepada Demokrat. "Bukan karena gabung BPN, tapi karena koalisi lebih banyak gunakan isu identitas," tutur Andi. Lihat juga: Demokrat: SBY Tak Setuju 'Putihkan GBK' di Kampanye Prabowo <https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190408131756-32-384239/demokrat-sby-tak-setuju-putihkan-gbk-di-kampanye-prabowo/> Andi menilai bukan hanya Demokrat yang harus menanggung dampak dari permainan politik identitas selama ini. Menurut dia, Gerindra juga terkena dampak yang sama, sehingga tidak memperoleh suara yang memuaskan. Padahal, Gerindra mengusung Ketua Umumnya, yakni Prabowo Subianto sebagai calon presiden. "Bukan hanya Demokrat yang jadi korban isu identitas, tetapi Gerindra juga enggak sadar kehilangan suara dari *coat-tail effect*," tutur Andi. Meski begitu, Andi mengatakan partainya tetap bersyukur dengan perolehan suara 8 persen sejauh ini. Meski tidak memiliki capres-cawapres, tidak memainkan politik identitas, dan tidak menggunakan kekuasaan sebagai penekan serta logistik yang minim, Andi menilai angka itu sudah cukup memuaskan. Lihat juga: PA 212 Tepis Kritik SBY soal Kampanye Akbar Prabowo di GBK <https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190408062843-32-384159/pa-212-tepis-kritik-sby-soal-kampanye-akbar-prabowo-di-gbk/> "Kami akan menatap masa depan," tutur Andi, yang pernah terjerat kasus sabu ini. Pihak BPN Prabowo-Sandi sendiri belum menanggapi pernyataan Andi. Hasil *quick count* Litbang Kompas, dengan jumlah suara yang masuk mencapai 87 persen, menyatakan bahwa Partai Demokrat meraih 8,03 persen suara atau berada di peringkat tujuh. Hasil *quick count* Indo Barometer, dengan jumlah suara yang masuk mencapai 91,58 persen, menunjukkan bahwa Partai Demokrat ada di peringkat ketujuh dengan capaian 7,63 persen suara. Senada, hasil *quick count * LSI Denny JA menunjukkan Demokrat ada di rengking ketujuh dengan capaian suara 6,80 persen.
