https://www.panjimas.com/nahi-munkar/2019/02/12/antisipasi-kristenisasi-mui-gelar-pertemuan/



Berikut Modus Kecurangan Pemilu Yang Harus Diwaspadai
<https://www.panjimas.com/news/2019/03/11/berikut-modus-kecurangan-pemilu-yang-harus-diwaspadai/>1
DAY AGOAl Irsyad Al-Islamiyyah Dukung Anies Baswedan Lepas Saham Bir
<https://www.panjimas.com/news/2019/03/12/al-irsyad-al-islamiyyah-dukung-anies-baswedan-lepas-saham-bir/>1
DAY AGOMahendradatta: Saham Bir Selain Tidak Barokah Juga Terjadi Kebocoran
<https://www.panjimas.com/news/2019/03/12/mahendradatta-saham-bir-selain-tidak-barokah-juga-terjadi-kebocoran/>1
DAY AGOUstaz Fadlan Garmatan: Kafir Adalah Kata yang Santun
<https://www.panjimas.com/news/2019/03/12/ustaz-fadlan-garmatan-kafir-adalah-kata-yang-santun/>2
DAYS AGO3 Tahun Kasus Siyono #MenolakLupa
<https://www.panjimas.com/citizens/2019/03/11/3-tahun-kasus-siyono-menolaklupa/>2
DAYS AGO
Antisipasi Kristenisasi MUI Gelar Pertemuan
<https://www.panjimas.com/nahi-munkar/2019/02/12/antisipasi-kristenisasi-mui-gelar-pertemuan/>12
Feb 2019
<https://www.panjimas.com/nahi-munkar/2019/02/12/antisipasi-kristenisasi-mui-gelar-pertemuan/>

*JAKARTA, (Panjimas.com)* – Dalam rangka menyikapi pola penyebaran
Kristenisasi (permurtadan) yang ada di Indonesia maka Majelis Ulama
Indonesia (MUI) dalam hal ini bidang Komite Dakwah Khusus (KDK) MUI Pusat
menyusun konsep dan langkah yang tepat guna  mengantisipasi sekaligus
melakukan evaluasi terkait soal kristenisasi yang menjadi salah satu
persoalan umat.

Untuk itulah bidang Komite Dakwah Khusus (KDK) MUI Pusat melakukan
pertemuan internal guna membahas langkah strategis yang akan diambil nanti
kedepannya dalam menyikapi masalah Kristenisasi di Indonesia.

Adapun pertemuan itu sendiri diadakan oleh KDK MUI pada hari Senin, (11/2)
di kantor MUI Pusat dengan dihadiri seluruh pengurus KDK dan mengundang
juga dari unsur Pengurus Pimpinan MUI yang antara lain yang hadir adalah
Sekjen MUI Pusat, Anwar Abbas dan Ustadz Zaitun Rasmin. Sedangkan dari
pihak KDK hadir Ketuanya, Ustadz Abu Dedat dan juga para pengurus lainnya.

“Saya meminta atas nama Pimpinan MUI agar segera diambil langkah yang cepat
dan tepat jika perlu segera dibentuk tim dibawah koordinasi KDK untuk turun
dan terjun ke lapangan langsung dimana daerah-daerah selama ini yang memang
menjadi daerah sasaran proyek Kristenisasi di Indonesia. Karena hal ini
adalah sesuatu yang penting dan segera dicarikan solusinya terhadap masalah
ini,” kata Anwar Abbas sesaat setelah mendengar paparan dan presentasi dari
tim Komite Nasional Anti Pemurtadan (KNAP) yang dibawah koordinasi langsung
bidang Dakwah Khusus MUI Pusat

Sedangkan Ketua KDK MUI, Ustadz Abu Dedat menyoroti berbagai strategi dan
cara yang ditempuh oleh kaum Misionaris dalam kegiatan proyek Keristenisasi
yang dilakukan di Indonesia selama ini. Dari mulai berkedok kegiatan
pemberian bantuan sosial sampai pura-pura bekerja sama dengan pihak
pemerintah setempat untuk membuat kegiatan.

“Saya ambil contoh kegiatan kristenisasi yang diadakan di Bekasi dan
Jakarta berapa waktu lalu. Kegiatan Kristenisasi ini selalu memakai logo
dan stempel dari pihak Pemda atau Pemkot dalam spanduk spanduk kegiatan
yang dipasangnya. Terkesan kegiatan Kristenisasi itu adalah atas izin
sepengetahuan dari pemerintah setempat,” ungkap Ustad Abu Dedat dihadapan
para Pengurus MUI. [ES]

Kirim email ke