Soal bagaimana membangun sistim ekonomi, politik, sosial dan pelaksanaannya, 
itu masalah lain lagi... Tapi toh masih tetap harus dibedakan watak kelas dari 
sistim itu. Sistim ekonomi perbudakan, feodalisme dan kapitalisme, semuanya 
berdasarkan pada penghisapan dan penindasan sebuah kelas terhadap kelas yang 
lain. Hanya sistim sosialis yang bertujuan menghapuskan penghisapan dan 
penindasan kelas minoritas terhadap mayoritas, sebuah sistim sama sekali baru 
dalam sejarah umat manusia. Dari situ datangnya kesulitan  luar biasa dan 
perlawanan sengit yang dihadapi kaum buruh dan kaum tani dalam membangun 
masyarakat sosialis. Pengalaman restorasi kapitalis di Soviet unie dan tiongkok 
membuktikan, kontradiksi dan perjuangan kelas masih terus ada dan berlangsung 
dalam masyarakat yang sedang membangun sosialisme. Bukan hanya salah urus yang 
dapat memperlambat dan membelokkan arah pembangunan, tapi soal kalah atau 
menangnya kaum buruh dalam mempertahankan kekuasaannya dihadapan kaum 
revisionis pengambil jalan kapitalis yang berusaha menyabot pembangunan 
sosialis dan mengarahkannya menjadi pembangunan kapitalisme. Itulah pengalaman 
sangat berharga yang ditarik dari kemenangan kaum remo Deng xiaoping di Tkk.
    On Saturday, April 20, 2019, 9:26:54 AM GMT+2, Sunny ambon 
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:  
 
     


Wrong or right, tergantung cara mengurusnya, kalau salah urus ditambah faktor 
luar maka bisa ambruk,.
On Sat, Apr 20, 2019 at 9:14 AM Tatiana Lukman [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]> wrote:

     

 Untuk itu, mudah solusinya, pelajari dulu dengan jujur Marxisme, kemudian 
pelajari pengalaman sosialisme di Soviet Uni, dan Tiongkok. Banyak pengalaman 
itu ditulis baik oleh mereka yang mendukung sosialisme dan menentang. Nah, 
tinggal membandingkannya dengan jujur. Kejujuran  diperlukan dalam proses 
mempelajarai semuanya ini. Karena, kalau sudah anti-komunis, ya pasti tidak 
akan bisa sampai pada kesimpulan objektif. Seperti Chan yang menginterpretasi 
Sosialisme sebagai perataan kemiskinan dan menganggap penghisapan sebagai soal 
remeh temeh, padahal justru penghisapan adalah akar dari semua ketidak adilan 
di dunia ini. Dia tidak mau membandingkan bagaimana tiongkok sebelum pembebasan 
dan sesudah pembebasan dan pembangunan sosialis. Seperti anda yang melihat 
kemajuan teknologi dan industri Tkk kapitalis seolah-olah karyanya Deng 
xiaoping. Padahal itu semua sudah disiapkan oleh pembangunan sosialisme yang 
telah menghancurkan feodalisme. Setelah feodalisme dihancurkan dan pembangunan 
SDM selama sosialisme, Tkk sudah siap untuk tinggal landas.
Dan soalnya tidak terletak pada kapitalisme atau komunisme can do no wrong, 
tapi kepada klas yang mana kapitalisme berpihak; kepada kelas mana komunisme 
berpihak. Itulah perbedaan yang fundamental dan mendasar.
Kalau mau, sebagai langkah permulaan, bisa nonton video ini, 
领风者 / The Leader s01e02 "Defending the rights of the people" 1080p (subtitles)


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
领风者 / The Leader s01e02 "Defending the rights of the people" 1080p (subt...

2nd Episode – writing for the radical newspaper Rheinische Zeitung (Rhineland 
News) and its closure, the first a...
 |

 |

 |



领风者 / The Leader s01e03 "New world view" 1080p (subtitles)


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
领风者 / The Leader s01e03 "New world view" 1080p (subtitles)

3rd Episode – Heinrich Heine; Engels' "The Condition of the Working Class in 
England"; transition to Scientific ...
 |

 |

 |


https://youtu.be/V4fjmrVYm0U


    On Saturday, April 20, 2019, 2:35:44 AM GMT+2, [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]> wrote:  
 
     
Kalau doktrin komunisme apa sama dgn doktrin kapiltalisme: communism can do no 
wrong atau berlawanan yaitu communism can do no right?


---In [email protected], <lusi_d@...> wrote :

Banyak orang pinter atau yang menganggap dirinya pinter sekali yang
tidak rela mengakui bahwa dalam masyarakat kapitalisme di bidang
ekonomi politik berlaku doktrin: capitalism can do no wrong.



Am Fri, 19 Apr 2019 20:48:45 +0000 (UTC)
schrieb "Tatiana Lukman jetaimemucho1@... [GELORA45]"
<[email protected]>:


 > Si Chan sering kali menantang, kalau maiikan atau kapitalis berbuat
> jahat, melanggar hukum dsb, bawa saja ke pengadilan, biar dihukum!!
> Orang-orang remo pro penguasa yang dulunya pernah masuk golongan
> kiri, lupa bahwa hukum dan lembaga negara berwatak kelas. Sangat
> sulit sekali bagi rakyat jelata mendapatkan keadilan. Salah satu
> contohnya seperti PRT Adelina di bawah ini.....Adelina yang kasusnya
> bikin heboh, disiksa majikan dan didapati terbaring bersama anjing
> majikannya; dipulangkan hanya tubuhnya yang tak bernyawa lagi.
> Walaupun begitu, toh pengadilan membebaskan majikan....Sungguh
> jalannya masih sangat panjang untuk mendapatkan keadilan bagi
> Adelina....
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Tenaganita
> Press Release
> 19th April 2019
> 
> Employer acquitted of domestic worker Adelina’s death, walks free
> Where is JUSTICE for ADELINA?
> 
> Adelina Sao, 21, died in Bukit Mertajam hospital on 11th February
> 2018 from organ failure. When she was rescued, she was found sleeping
> outside the employer’s home with the employer’s dog. Her employers
> reportedly didn’t want the pus oozing from her body “dirtying their
> home”. Her arms and legs were covered in burn marks. Her face was
> swollen, and she was terrified when rescuers came to help her. Nurses
> and doctors at the hospital were in disbelief over the extent of her
> injuries.
> 
> Malaysians were rightly horrified and outraged when news of Adelina
> broke. On 14th February 2019, Minister of Human Resources M. Kula
> Segaran, citing how shocking Adelina’s case was, said he is launching
> a “war” against human trafficking and forced labour. On 18th April
> 2019, Adelina’s employer, S. Ambiga, was acquitted by the High Court.
> Where is justice for Adelina?
> 
> Tenaganita learned of the acquittal through an article in Kwong Wah
> Daily (dated 19th April 2019). The newspaper reported that the case
> was fixed for a continued hearing on 18th April, but S Ambika was
> granted full acquittal although the prosecution requested for a
> discharge not amounting to an acquittal (DNAA).
> 
> We understand that neither Adelina’s family nor her representatives
> in Malaysia were informed that the court date was brought forward.
> This is unacceptable.
> 
> On 12th February 2019, Adelina’s mother, Yohana Banunaek, said “she
> (her daughter) did not die because of her sickness, but because she
> was tortured”. We are extremely shocked and shaken by the High
> Court’s decision. Tenaganita and our partner JPIT in Kupang are
> distraught with this news. We cannot imagine the unbearable grief of
> Adelina’s family.
> 
> The Attorney-General’s office needs to explain why the prosecution
> has failed to bring justice for Adelina when there was substantive
> evidence in this case.
> 
> Adelina is dead. She was a young woman made to work for two years
> without pay. She was a young woman whose body was brutalised. Her
> death has to mean something. Why have our courts failed her? Why has
> the Malaysian government failed her? Where is justice for Adelina?
> 
    

   
  #yiv0970847497 #yiv0970847497 -- #yiv0970847497ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-mkp #yiv0970847497hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-mkp #yiv0970847497ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-mkp .yiv0970847497ad 
{padding:0 0;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-mkp .yiv0970847497ad p 
{margin:0;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-mkp .yiv0970847497ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-sponsor 
#yiv0970847497ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-sponsor #yiv0970847497ygrp-lc #yiv0970847497hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-sponsor #yiv0970847497ygrp-lc .yiv0970847497ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv0970847497 #yiv0970847497actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv0970847497
 #yiv0970847497activity span {font-weight:700;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv0970847497 #yiv0970847497activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv0970847497 #yiv0970847497activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv0970847497 #yiv0970847497activity span 
.yiv0970847497underline {text-decoration:underline;}#yiv0970847497 
.yiv0970847497attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv0970847497 .yiv0970847497attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv0970847497 .yiv0970847497attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv0970847497 .yiv0970847497attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv0970847497 .yiv0970847497attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv0970847497 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv0970847497 .yiv0970847497bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv0970847497 
.yiv0970847497bold a {text-decoration:none;}#yiv0970847497 dd.yiv0970847497last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv0970847497 dd.yiv0970847497last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv0970847497 
dd.yiv0970847497last p span.yiv0970847497yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv0970847497 div.yiv0970847497attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv0970847497 div.yiv0970847497attach-table 
{width:400px;}#yiv0970847497 div.yiv0970847497file-title a, #yiv0970847497 
div.yiv0970847497file-title a:active, #yiv0970847497 
div.yiv0970847497file-title a:hover, #yiv0970847497 div.yiv0970847497file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv0970847497 div.yiv0970847497photo-title a, 
#yiv0970847497 div.yiv0970847497photo-title a:active, #yiv0970847497 
div.yiv0970847497photo-title a:hover, #yiv0970847497 
div.yiv0970847497photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv0970847497 
div#yiv0970847497ygrp-mlmsg #yiv0970847497ygrp-msg p a 
span.yiv0970847497yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv0970847497 
.yiv0970847497green {color:#628c2a;}#yiv0970847497 .yiv0970847497MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv0970847497 o {font-size:0;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497photos div {float:left;width:72px;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv0970847497
 #yiv0970847497reco-category {font-size:77%;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497reco-desc {font-size:77%;}#yiv0970847497 .yiv0970847497replbq 
{margin:4px;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-mlmsg select, #yiv0970847497 input, #yiv0970847497 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-mlmsg pre, #yiv0970847497 code {font:115% 
monospace;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-mlmsg #yiv0970847497logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-msg 
p#yiv0970847497attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-reco #yiv0970847497reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-sponsor 
#yiv0970847497ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-sponsor #yiv0970847497ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-sponsor #yiv0970847497ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv0970847497 #yiv0970847497ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv0970847497 
#yiv0970847497ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv0970847497   

Kirim email ke