Hahahaa, ... ini nenek baru merasa puas kalau gunakan sebutan "REVOLUSI
Sosialis"?!
Menurut pengertian saya, jelas beda dengan revolusi Borjuis Perancis
1789 dibawah pimpinan borjuis, Revolusi Demokrasi Baru dibawah pimpinan
PKT dan setelah menang, pemerintah yang ditegakkan Republik Rakyat
Tiongkok, ... Setelah kekuasaan Pemerintah Rakyat ditegakkan, tentu
tidak harus berlanjut dengan "REVOLUSI" dengan membasmi kapitalis! Cukup
meneruskan Jalan Sosialisme dengan bijaksana memadukan ekonomi berencana
dan ekonomi pasar untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional dan
mensejahterakan RAKYAT BANYAK, mengambil bentuk reformasi dan
keterbukaan yang digencarkan selama 40 tahun terakhir itu!
Jadi, kapitalis TETAP diokategorikan RAKYAT yang ditarik dalam front utk
ikut serta aktif dalam pembangunan ekonomi nasional mendorong maju
masyarakat, ... Ingat, kapitalis-kapitalis itu adalah juga manusia
normal, BUKAN orang-orang yang PASTI jahat, kejam dan patut dimusnahkan
dari muka bumi ini! Diantara mereka juga ada yang baik-baik, bisa
berbuat sosial dan ikut dalam barisan meningkatkan kesejahteraan buruh
dan rakyat banyak. Dibawah kekuasaan RAKYAT itulah kapitalis dijinakkan,
.... untuk mentaati HUKUM yg ada! Hanya segelintir kapitalis nakal, yg
serakah dan jahat saja yg ditindak HUKUM!
Tatiana Lukman 於 21/4/2019 18:26 寫道:
Jawab pertanyaan ini:
Kalau tidak membabat kapitalis, lalu kenapa disebut revolusi
sosialis??? Kalau tidak membabat kapitalis, lalu apa bedanya dengan
revolusi borjuis perancia 1789?
On Sunday, April 21, 2019, 11:56:49 AM GMT+2, ChanCT
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:
Itulah yang selama ini saya bilang, tingkat perjuangan sekarang ini
BELUM BISA menjadikan kapitalis musuh revolusi yang harus dibasmi!
Tapi TETAP harus ditarik untuk ikut dalam pembangunan ekonomi nasional
dfisetiap negara didunia ini, dimanapun anda hidup! Kapitalis cukup
dikendalikan dan dijinakkan dengan ketentuan HUKUM, UU saja, ... yg
ditindak tegas cukup kapitalis-kapitalis nakal yang melanggar HUKUM!
Dalam kenyataan, 3 tahun terakhir ini RRT berhasil gerakkan lebih 30
kapitalis perseorangan untuk terlibat dalam usaha mengentaskan
kemiskinan didesa-desa pedalaman, ... kapitalis-kapitalis itu
menginvestasi modal dan membantu meningkatkan kesejahteraan warga desa
terbelakang. Jadi, pernyataan Xi tahun 2020 tidak ada seorang pun
boleh tertinggal dalam kehidupan miskin, BUKAN khayalan. Akan menjadi
kenyataan, ...! Dan, tentunya bukan sekadar hidup diatas 2
dollar/hari, tapi banyak desa-miskin yang sudah berpenghasilan diatas
5000 Yuan/bulan.
Tatiana Lukman 於 21/4/2019 13:09 寫道:
Jangan ngebacot serampangan!!! Kalau tidak membabat kapitalis, lalu
kenapa disebut revolusi sosialis??? Kalau tidak membabat kapitalis,
lalu apa bedanya dengan revolusi borjuis perancia 1789?
On Sunday, April 21, 2019, 6:33:25 AM GMT+2, ChanCT
[email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45]
<[email protected]> <mailto:[email protected]> wrote:
Hahahaa, ... yg merasa "pinter" dengan dogma-dogma tanpa berani
melihat praktek perjuangan dalam masyarakat nyata yg terjadi.
Perebutan kekuasaan Revolusi Oktober Lenin tidak salah, yang
kebablasan membasmi kapitalis dimana masyarakat Rusia masih sangat
miskin dan kapitalis baru tumbuh dengan dimikian klas porletariat
juga masih sangat kecil!
Nenek dalam tempurung, tidak juga berkemampuan melihat koreksi Deng
dengan jalan Sosialisme berkarakter Tiongkok yang tumbuh kuat sedang
membuktikan KEBERHASILAN mensejahterakan 1,4 milyar Rakyat Tiongkok
dan melawan imperialisme AS!
Tatiana Lukman 於 21/4/2019 11:29 寫道:
Tidak perlu diskusi lagi dengan orang yang gobloknya luar biasa,
tidak mengerti perbedaannya antara menggeneralisasi sesuatu dengan
meninjau sesuatu dari watak kelasnya!!!! Kalau sudah bilang Lenin
salah dengan revolusi sosialis Oktober, ya sudah, tidak ada lagi
yang harus didiskusikan....Dan bilang semua masyarakat HARUS MELALUI
TAHAP KAPITALIS BERARTI MENEGASI, TIDAK MENGAKUI KEMENANGAN DAN
KEBERHASILAN REVOLUSI NASIONAL DEMOKRATIS . PADAHAL DALAM PRAKTEKNYA
SUDAH DIBUKTIKAN KEMENANGAN ITU. Lha kalau tidak menang, dari mana
bisa Tiongkok dibebaskan?? Kalau tidak mengakui kemenangan Revolusi
nasional demokratis, lalu dengan apa Tiongkok dibebaskan? Dengan
kapitalismenya Deng xiaoping?? Dasar remo dan gobloook!! Membantah
sesuatu yang sudah terjadi dan dibuktikan menang!!!
On Sunday, April 21, 2019, 3:48:18 AM GMT+2, ChanCT
<[email protected]> <mailto:[email protected]> wrote:
TIDAK menggeneralisasi??? Lalu diangkatnya watak klas, klas majikan,
klas kapitalis yang harus dibasmi bukan menggeneralisasi itu apa
namanya??? Jelas kita semua masih harus hidup melewati jaman
kapitalisme , dimana belum bisa membasmi klas kapitalis! Kapitalis
dimanapun kita berada beluim bisa dijadikan MUSUH-POKOK yang harus
dibasmi, ... sebaliknya masih harus hidup berkoeksistensi secara
damai, ... Inilah kesalahan Lenin, Stalin dan kemudian diikuti Mao.
Kesalahan ini pula yang kemudian dengan BERANI dikorekswi Deng dan
dalam 40 tahun terakhir ini membuktikan KEBERHASILAN yang kita
saksikan bersama dengan kemajuan ekonomi, teknologi RRT yg telah
menjadi ancaman berat imperialisme AS itu.
Sedang kasus-kasus kekejaman kemanusiaan yg diajukan, macam
penyiksaan majikan yg diderita Adelina ini tentu harus diselesaikan
sebagaimana adanya! Itulah ujian dan tanggungjawab kekuatan rakyat
dalam memperjuangkan KEADILAN dan KEMANUSIAAN, ... bukan dengan
merengek-rengek apalagi menyerang sana-sini tanpa memusatkan tinju
pada sasaran utama!
Tatiana Lukman [email protected]
<mailto:[email protected]> [GELORA45] 於 20/4/2019 15:52 寫道:
Saya sama sekali tidak menggeneralisasi majikan semua jahat atau
semua baik. Baca baik-baik, yang saya persoalkan adalah watak
kelas, keberpihakan hukum dan lembaga negara tergantung pada sifat
sistim ekonomi, politik dan sosial sebuah negara. Contohnya
seabrek-abrek di dunia ini. Tani yang dirampas tanahnya dan melawan
perampasan itu langsung dianggap kriminal dan masuk penjara. aktivis
yang membela lingkungan juga dikriminalisasi bahkan dibunuh. Tapi
orang-orang oligarki yang punya tanah ratusan ribu hektar dan
tambang yang membuat penduduk sakit, hilang pencaharian karena
sawahnya dimakan tambang, etrc. sama sekali tak tersentuh hukum. Ya
mudah petantang petentang bilang, hukum saja pelanggar HAM atau
penyiksa pegawainya, tapi orang seperti ini tidak meliaht kenyataan,
mereka yang diperlakukan tidak adil adalah orang-orang yang berada
di paling bawah piramid masyarakat, tidak punya kekuatan ekonomi dan
finansial untuk menuntut, dan kalau pun sampa i menuntut, terbentur
pada pasal-pasal yang selalu berpihak kepada sang pelanggar.
On Saturday, April 20, 2019, 4:08:01 AM GMT+2, [email protected]
<mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected]>
<mailto:[email protected]> wrote:
Betul, satu kejadian tidak boleh utk mengambil meng-generalisasi bhw
semua majikan adalah sama yaitu jahat. Hukum yg tidak adil bisa
terjadi di sistim apa atau dimana saja.
alt
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
不含病毒。www.avg.com
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
<#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com