Kelihatan lain jalan keluar yang ditawarkan bung Djie dan jalan keluar yang 
ditawarkan remo Chan.... sama-sama menang, madju bersama, etc..Karena 
revisionis berarti juga pendukung kaum kapitalis, ia selalu ingin menolak 
kenyataan yang juga terang benderang di lapangan, bahwa negara yang dikuasai 
kaum revisionis dan oligarki  TIDAK AKAN PERNAH berusaha memperbaiki nasib kaum 
buruh!!! Perbaikan itu hanya datang dengan perlawanan dan perjuangan kaum buruh 
sendiri!!!! Coba tunjukkan contoh negara Indonesia dengan undang-undangnya yang 
berpihak kepada kaum buruh????
    On Saturday, April 20, 2019, 2:42:41 AM GMT+2, ChanCT [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]> wrote:  
 
     
 

Suara dan bahasa Majikan dan buruh tentu saja bertentangan, ... tapi, 
PEMERINTAH yang berkuasa masih bisa menjadi penengah untuk membuat kebijakan 
yang lebih adil! Itulah tugas pemerintah yang baik, ... untuk mendorong maju 
lebih cepat ekonomi nasional! Jangan jomplang terlalu berat kesatu pihak, ....  
untuk maju bersama, untung bersama!
 
 

 
 Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 20/4/2019 1:25 寫道:
  
     Orang Islam akan bilang "alhamdulilah" kalau harga sembako bisa turun 
sesuai dengan kebutuhan hidup rakyat jelata. Pernahkah rakyat mengalami  
itu???akan pernahkah rakyat mengalami itu selama pemerintah ditangan Oligarki 
seperti diperlihatkan film Sexy killer???Orang yang selalu ngeyel membela PYM 
seolah-olah dia bebas dari Oligarki pun tidak kedengeran lagi suara 
pembelaannya.... 
      On Friday, April 19, 2019, 3:47:36 PM GMT+2, kh djie [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]> wrote:  
  
          Yang bisa dilakukan barangkali : 1. Gaji tidak naik, tetapi beaya 
kebutuhan hidup harus turun banyak ( 9 bahan pokok, perumahan,     
transportatie gratis ke tempat kerja, atau sebagian transportatie ke tempat 
kerja harus ditanggung     perusahaan seperti di negeri Belanda). 2. Cara kerja 
harus dibikin lebih efficient oleh pimpinan perusahaan, dan dibantu dengan 
alat2 untuk      meringankan pekerjaan. 3. Sekali buat harus 100% sempurna. 
Tidak ada yang harus diperbaiki, diulang kembali. Di Belanda yang dikira orang 
kerjanya sudah efficient, ternyata dengan mudah di beberapa proses 
efficiencynya bisa naik 10 - 20% dengan perbaikan proses. Heran di Indonesia 
kok Perusahaan maunya turunkan gaji dan atau suruh orang kerja lebih lama  ? 
Kan ya pada mogok....nanti. Satu contoh saja : Di spray drying, efficiency bisa 
naik luar biasa dengan menaikkan inlet temperatur  10 derajat Celcius, dan 
menurunkan outlet temperature 5 - 10 derajat dan mengurangi jumlah air pelarut. 
 Spray drying time dari 12 jam bisa turun jadi 10 jam. 
   
  Pada tanggal Jum, 19 Apr 2019 pukul 13.38 Tatiana Lukman 
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:
  
         Bahasanya kaum pengusaha tidak akan pernah sama dengan  bahasanya kaum 
buruh. Hanya kaum remo dan kaum reaksioner yang berpihak kepada penguasa selalu 
menganjurkan dan  menjebarkan ilusi seolah-olah kaum buruh dan kaum pengusaha 
bisa  maju bersama. Kalau pengusaha omong soal "win-win situasi", 
"produktivitas", "competitiveness", semua  itu berarti sangat negatif bagi 
buruh.    
     
Pengusaha Minta Presiden Terpilih Revisi UU Tenaga Kerja
   
    Ketua Dewan Pembina IBCWE, Shinta Widjaja Kamdani dalam  acara CEO Talks di 
The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu (10/4). Foto: Nugroho  Sejati/kumparan 
Para pengusaha ingin presiden terpilih nantinya bisa merevisi Undang-Undang 
(UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Ini  bertujuan agar pekerja 
di Indonesia memiliki daya saing dengan pekerja asing. 
 
Wakil ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani 
mengatakan, salah satu hal yang membebani pengusaha adalah jam kerja yang 
dinilai masih rendah,  sementara upah yang dibayarkan cukup tinggi. Jika hal 
ini terus terjadi, dikhawatirkan bisa menekan produktivitas. 
 
"Iya betul (harus direvisi). UU Nomor 13 penting diperhatikan sebagai pemberi 
kerja dan penerima kerja harus ada  keseimbangan, harus jadi win-win solution 
kedua belah pihak dan perlu direvisi kembali. Perlu dipikirkan aspek 
competitiveness yang  terjadi di negara lain," ujar Shinta dalam diskusi di 
Hotel Millennium, Jakarta, Rabu (10/4). 
 
   Dia mencontohkan, jam kerja di Indonesia saat ini selama 40 jam per minggu, 
paling rendah di antara negara lain. Bangladesh selama  49 per minggu, Kamboja 
45 jam per minggu, China 47 jam per minggu, dan Vietnam 41 jam per minggu. 
Sementara upah  yang dibayarkan masih lebih tinggi Indonesia dibandingkan 
negara tersebut. 
   
"Vietnam yang paling dekat dengan kita, jam kerjanya 41 jam.. Kalau ditarik 
upah dia rata-rata Rp 2 juta-2,3 juta. Kita  paling rendah jam kerja, lalu upah 
juga termasuk tinggi," katanya. 
 
Sementara itu, Rektor Unika Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko mengatakan, 
risiko ongkos usaha di dalam  negeri memang lebih besar dibandingkan di luar 
negeri. Maka tak heran, banyak perusahaan domestik yang membangun pabrik di 
luar negeri. 
 
Adapun upah pekerja di Indonesia se tahun saat ini mencapai USD 5.070 per 
tahun, sementara Vietnam hanya USD 3.800  per tahun. 
 
"Yang mesti dilihat adalah apakah kompetensinya (tenaga kerja) lebih baik 
dibanding Vietnam? Siapapun yang nanti  menang punya PR untuk meningkatkan SDM 
supaya kompetensinya makin baik," tambahnya.
  
       
           
 
 
|  | 不含病毒。www.avg.com  |

   #yiv3400804258 #yiv3400804258 -- #yiv3400804258ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-mkp #yiv3400804258hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-mkp #yiv3400804258ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-mkp .yiv3400804258ad 
{padding:0 0;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-mkp .yiv3400804258ad p 
{margin:0;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-mkp .yiv3400804258ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-sponsor 
#yiv3400804258ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-sponsor #yiv3400804258ygrp-lc #yiv3400804258hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-sponsor #yiv3400804258ygrp-lc .yiv3400804258ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv3400804258 #yiv3400804258actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv3400804258
 #yiv3400804258activity span {font-weight:700;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv3400804258 #yiv3400804258activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv3400804258 #yiv3400804258activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv3400804258 #yiv3400804258activity span 
.yiv3400804258underline {text-decoration:underline;}#yiv3400804258 
.yiv3400804258attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv3400804258 .yiv3400804258attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv3400804258 .yiv3400804258attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv3400804258 .yiv3400804258attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv3400804258 .yiv3400804258attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv3400804258 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv3400804258 .yiv3400804258bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv3400804258 
.yiv3400804258bold a {text-decoration:none;}#yiv3400804258 dd.yiv3400804258last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3400804258 dd.yiv3400804258last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3400804258 
dd.yiv3400804258last p span.yiv3400804258yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv3400804258 div.yiv3400804258attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv3400804258 div.yiv3400804258attach-table 
{width:400px;}#yiv3400804258 div.yiv3400804258file-title a, #yiv3400804258 
div.yiv3400804258file-title a:active, #yiv3400804258 
div.yiv3400804258file-title a:hover, #yiv3400804258 div.yiv3400804258file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv3400804258 div.yiv3400804258photo-title a, 
#yiv3400804258 div.yiv3400804258photo-title a:active, #yiv3400804258 
div.yiv3400804258photo-title a:hover, #yiv3400804258 
div.yiv3400804258photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv3400804258 
div#yiv3400804258ygrp-mlmsg #yiv3400804258ygrp-msg p a 
span.yiv3400804258yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv3400804258 
.yiv3400804258green {color:#628c2a;}#yiv3400804258 .yiv3400804258MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv3400804258 o {font-size:0;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258photos div {float:left;width:72px;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv3400804258
 #yiv3400804258reco-category {font-size:77%;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258reco-desc {font-size:77%;}#yiv3400804258 .yiv3400804258replbq 
{margin:4px;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-mlmsg select, #yiv3400804258 input, #yiv3400804258 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-mlmsg pre, #yiv3400804258 code {font:115% 
monospace;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-mlmsg #yiv3400804258logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-msg 
p#yiv3400804258attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-reco #yiv3400804258reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-sponsor 
#yiv3400804258ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-sponsor #yiv3400804258ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-sponsor #yiv3400804258ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv3400804258 #yiv3400804258ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv3400804258 
#yiv3400804258ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv3400804258   

Kirim email ke