Satu kisah perjalanan yang sangat mengesankan, ... betul-betul lolos
dari lubang jarum malapetaka! Menunjukkan perjalanan hidup bung Lin yang
MUJUUUR, ...! SELAMAT dan Panjang umuuur!
Entah apa yang hendak dicapai teroris-teroris dengan meledakkan bom
membunuhi begitu banyak orang tidak berdosa??? Merasa PUAS dan MENANG
hanya dengan membunuh orang2 yang tidak dikenal bahkan bisa dikatakan
tidak pernah melukai dirinya itu! 300-an orang meninggal sudah, kemarin
masih berlanjut meledakkan bom dan entah berapa orang jatuh korban, ...
Mudah-mudahan saja polisi Sri Lanka sigap dan berkemampuan meringkus
jaringan teroris kali ini, khususn gembong-gembongnya dan bisa menjatuhi
hukuman seberat2nya.
Salam,
ChanCT
Hsin Hui Lin 於 23/4/2019 0:13 寫道:
*Pengalaman Hari Paskah1987 di Sri Lanka.* Semasa pembrontakan
bersenjata suku Tamil ...1984 -- 2009.
Suku minoritas Tamil merasa mereka di-discriminasi oleh suku berkuasa
dan majoritas,Sinhala dn mereka, pemuda Tamil, mencetuskan
pembrontakan bersenjata dari 1984 hingga tahun 2009.
Sejak tahun1984 ratusan ribu warga Tamil terpaksa meninggalkan tanah
air,Sri Lanka, keluar negri.
Waktu itu tempat kerja saya di Trincomalee, provinsi Timur,dipantai
Utara - Timur daerah rawan dimana gerakan gerilya Tamil aktiv,
letaknya 270 km dari Colombo, ibu kota Sri lanka yg berada diprovinsi
Barat,dipantai barat.
Keluarga saya tinggal di Colombo karena putra saya sekolah di Colombo
Hari Paskah 1987.
Dengan stir sendiri mobil saya membawa keluarga, istri dn putra umur 5
tahun dari tempat kerja saya di Trincomalee, pulang ke rumah di Colombo.
Perjalanan melintasi daerah "tak" bertuan", "no-man land", -- daerah
kosong dan ber-hutan yg "tak" sepenuhnya dikuasai tentara dan para
gerilya bersenjata pembrontak suku Tamil juga berkeliaran.
Dengan selamat saya tiba di Colombo,kurang lebih satu jam
kemudian,tilpon berdering-dering dari beberapa teman di Trincomalee.
Mereka dgn gelisah bertanya saya dimana,?"dirumah,di Colombo", mereka
merasa lega. ....
ternyata "setelah" saya melewati daerah tak bertuan.....terjadi
pen-cegatan oleh gerilyawan Tamil,beberapa bus dan mobil dijegat dan
para penumpang dipaksa turun, digiring kelapangan terbuka.
para penumpang suku Sinhala --suku majoritas yg berkuasa,---dipisahkan
dari penumpang Tamil dan Muslim yang disuruh meninggalkan tempat dgn bus.
Kemudian para warga Sinhala dibrondong para gerilyawan - korban yg
jatuh, termasuk anak2 dan bayi -- 180han, pada Hari Paskah1987.
Istri saya dari suku Sinhala.
What an escape!
*Serangan terror pada Hari Paskah 21 April 2019.*
Gereja2 Katolik diluar Colombo yg diserang terutama berada didaerah
warga Tamil, gereja katolik Saint Anthony Church di Colombo utara yang
sangat popular bagi warga Tamil,Sinhala.
Pemerintah telah menyatakan organisasi -teroris Muslim lokal ada
biang kladinya, CNN menyebutJemaah Tauhid Nasional adalah dibelakang
serangan teror in, tentunya dgn kerja sama dan dukungan organisasi
teror islam luar negeri.
On 22-Apr-2019 6:08 PM, "Hsin Hui Lin" <[email protected]
<mailto:[email protected]>> wrote:
---------- Forwarded message ----------
From: "Sunny ambon [email protected]
<mailto:[email protected]> [GELORA45]"
<[email protected] <mailto:[email protected]>>
Date: 22-Apr-2019 5:27 PM
Subject: [GELORA45] Bom Kembali Meledak di Dekat Gereja Sri Lanka
To:
Cc:
https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190422181953-113-388594/bom-kembali-meledak-di-dekat-gereja-sri-lanka?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190422181953-113-388594/bom-kembali-meledak-di-dekat-gereja-sri-lanka?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop>
Bom Kembali Meledak di Dekat Gereja Sri Lanka
CNN Indonesia | Senin, 22/04/2019 18:33 WIB
Bagikan :
Bom Kembali Meledak di Dekat Gereja Sri LankaSebuah bom
kembali meledak di dekat Gereja St. Anthony, tempat ibadah
yang menjadi salah satu target rangkaian serangan di Hari
Paskah kemarin, Minggu (21/4). (Reuters/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah bom dilaporkan kembali
meledak di dekat Gereja St. Anthony, Sri Lanka
<https://www.cnnindonesia.com/tag/sri-lanka>, tempat ibadah
yang menjadi salah satu target rangkaian serangan
<https://www.cnnindonesia.com/tag/bom-paskah-sri-lanka> di
Hari Paskah kemarin, Minggu (21/4).
Saksi mata /Reuters/ melaporkan bahwa ledakan terjadi di dalam
sebuah mobil yang terparkir di dekat gereja ketika tim gegana
Sri Lanka (STF) berupaya menjinakkan bom tersebut.
"Mobil van meledak ketika tim STF dan angkatan udara mencoba
menjinakkan bom," ucap saksi mata tersebut.
Juru bicara aparat keamanan Sri Lanka tidak dapat segera
diminta konfirmasi terkait ledakan terbaru ini.
Lihat juga:
Sri Lanka Sebut Bom Paskah Didalangi Kelompok Islam Lokal
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190422180826-113-388576/sri-lanka-sebut-bom-paskah-didalangi-kelompok-islam-lokal/>
Sementara itu, di hari yang sama, aparat kepolisian juga
menemukan 87 alat peledak di stasiun bus swasta Bastian
Mawatha, Kolombo.
Insiden terbaru ini terjadi sehari setelah serangan bom
menerjang delapan lokasi terpisah di Kolombo dan dua kota
lainnya pada Minggu (21/4).
Empat bom pertama meledak sekitar pukul 08.45 waktu lokal di
empat lokasi berbeda, yakni Hotel Shangri-La di pusat Kota
Kolombo, Hotel Kingsbury, Gereja St Anthony di Kochchikade,
dan Gereja Katolik St. Sebastian di Negombo.
Lihat juga:
Detik-detik Delapan Bom Mengguncang Sri Lanka di Hari Paskah
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190422123932-113-388454/detik-detik-delapan-bom-mengguncang-sri-lanka-di-hari-paskah/>
Serangan paling mematikan dikabarkan terjadi di Gereja St
Sebastian di Negombo. Sejumlah gambar yang tersebar di media
sosial menunjukkan selain berserakan puing-puing bangunan,
lantai gereja juga berlumuran darah.
Ledakan di Gereja St Anthony terjadi ketika misa Paskah
berlangsung. Berselang lima menit, bom lainnya menerjang Hotel
The Cinnamon Grand. Sekitar pukul 09.05, ledakan keenam
terjadi di Gereja Katolik Zion Roman di Batticaloa.
Ledakan ketujuh terjadi di New Tropical Inn sekitar pukul
13.45 waktu lokal. Penginapan itu berdekatan dengan kebun
binatang nasional Sri Lanka.
Ledakan terakhir menerjang sebuah rumah di Dematagoda,
Kolombo, saat razia polisi berlangsung. Tiga aparat keamanan
dilaporkan tewas dalam ledakan itu.
Sejauh ini, kepolisian Sri Lanka telah menahan 24 orang diduga
terlibat serangan bom beruntun kemarin. Puluhan tersangka itu
disebut berasal dari kelompok radikal yang sama.
Meski belum ada kelompok yang mengklaim, pemerintah Sri Lanka
meyakini serangan paling mematikan selama satu dekade terakhir
itu dilakukan oleh kelompok ekstremis Islam lokal, National
Thowheeth Jama'ath (NTJ).
Kantor kepresidenan Sri Lanka berencana menetapkan status
darurat nasional mulai Senin tengah malam nanti waktu lokal.
*(rds/has)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com