https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190422181953-113-388594/bom-kembali-meledak-di-dekat-gereja-sri-lanka?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop




Bom Kembali Meledak di Dekat Gereja Sri Lanka
CNN Indonesia | Senin, 22/04/2019 18:33 WIB
Bagikan :
[image: Bom Kembali Meledak di Dekat Gereja Sri Lanka]Sebuah bom kembali
meledak di dekat Gereja St. Anthony, tempat ibadah yang menjadi salah satu
target rangkaian serangan di Hari Paskah kemarin, Minggu (21/4).
(Reuters/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah bom dilaporkan kembali meledak di dekat
Gereja St. Anthony, Sri Lanka <https://www.cnnindonesia.com/tag/sri-lanka>,
tempat ibadah yang menjadi salah satu target rangkaian serangan
<https://www.cnnindonesia.com/tag/bom-paskah-sri-lanka> di Hari Paskah
kemarin, Minggu (21/4).

Saksi mata *Reuters* melaporkan bahwa ledakan terjadi di dalam sebuah mobil
yang terparkir di dekat gereja ketika tim gegana Sri Lanka (STF) berupaya
menjinakkan bom tersebut.

"Mobil van meledak ketika tim STF dan angkatan udara mencoba menjinakkan
bom," ucap saksi mata tersebut.


Juru bicara aparat keamanan Sri Lanka tidak dapat segera diminta konfirmasi
terkait ledakan terbaru ini.
Lihat juga:Sri Lanka Sebut Bom Paskah Didalangi Kelompok Islam Lokal
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190422180826-113-388576/sri-lanka-sebut-bom-paskah-didalangi-kelompok-islam-lokal/>
Sementara itu, di hari yang sama, aparat kepolisian juga menemukan 87 alat
peledak di stasiun bus swasta Bastian Mawatha, Kolombo.

Insiden terbaru ini terjadi sehari setelah serangan bom menerjang delapan
lokasi terpisah di Kolombo dan dua kota lainnya pada Minggu (21/4).

Empat bom pertama meledak sekitar pukul 08.45 waktu lokal di empat lokasi
berbeda, yakni Hotel Shangri-La di pusat Kota Kolombo, Hotel Kingsbury,
Gereja St Anthony di Kochchikade, dan Gereja Katolik St. Sebastian di
Negombo.
Lihat juga:Detik-detik Delapan Bom Mengguncang Sri Lanka di Hari Paskah
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190422123932-113-388454/detik-detik-delapan-bom-mengguncang-sri-lanka-di-hari-paskah/>
Serangan paling mematikan dikabarkan terjadi di Gereja St Sebastian di
Negombo. Sejumlah gambar yang tersebar di media sosial menunjukkan selain
berserakan puing-puing bangunan, lantai gereja juga berlumuran darah.

Ledakan di Gereja St Anthony terjadi ketika misa Paskah berlangsung.
Berselang lima menit, bom lainnya menerjang Hotel The Cinnamon Grand.
Sekitar pukul 09.05, ledakan keenam terjadi di Gereja Katolik Zion Roman di
Batticaloa.

Ledakan ketujuh terjadi di New Tropical Inn sekitar pukul 13.45 waktu
lokal. Penginapan itu berdekatan dengan kebun binatang nasional Sri Lanka.



Ledakan terakhir menerjang sebuah rumah di Dematagoda, Kolombo, saat razia
polisi berlangsung. Tiga aparat keamanan dilaporkan tewas dalam ledakan itu.

Sejauh ini, kepolisian Sri Lanka telah menahan 24 orang diduga terlibat
serangan bom beruntun kemarin. Puluhan tersangka itu disebut berasal dari
kelompok radikal yang sama.

Meski belum ada kelompok yang mengklaim, pemerintah Sri Lanka meyakini
serangan paling mematikan selama satu dekade terakhir itu dilakukan oleh
kelompok ekstremis Islam lokal, National Thowheeth Jama'ath (NTJ).

Kantor kepresidenan Sri Lanka berencana menetapkan status darurat nasional
mulai Senin tengah malam nanti waktu lokal. *(rds/has)*

Kirim email ke