diberita itu ditulis salah satu sebabnya "kekerasan" saya lagi malas dan tdk 
sempat menelusuri lagi utk copy paste beritanya.
 

 saya sering volunteer jadi precinct officer (atau petugas TPS), jam kerjanya 
lebih lama lagi dari 6 pagi sampai 10 malam, tps nya sendiri buka jam 7 sampai 
9 malam. kok tdk ada ceritanya kecapaian sampai mati sedemikian rupa.
 

---In [email protected], <bhjo@...> wrote :

 Saya benar2 tidak mengerti kenapa 90 orang bisa/telah meninggal dunia karena 
kecapaian utk membantu pemilihan umum. Kalau orang asalnya sehat, tidak akan 
meninggal dunia cuma karena kelelahan. Asal cukup minum apalagi kalau 
hawanya/ruangan kerjanya panas. Orang tidak makan satu minggu juga tidak akan 
mati asal cukup minum. Kemungkinan sekali, mereka yg meninggal sudah mempunyai 
kesehatan badan yg jelek. Dan tidak disediakan minuman yg cukup ditempat. Kalau 
sudah sangat lelah, orang khan tertidur secara otomatis. Dan kemungkinan sekali 
juga tidak ada fasilitas kesehatan didekat atau ditempat pemilihan umum2 ini, 
paling sedikit harus ada seperti perawat yg mengerti situasi medik. Gimana 
kalau yg menyoblos jatuh pingsan tanpa ada ahli/yg mengerti medik ditempat?

Kirim email ke