https://nasional.tempo.co/read/1198954/tkn-jawab-amien-rais-yang-sebut-jokowi-presiden-bebek-lumpuh/full&view=ok
TKN Jawab Amien Rais yang Sebut Jokowi
Presiden Bebek Lumpuh
Reporter:
Friski Riana
Editor:
Juli Hantoro
Rabu, 24 April 2019 19:53 WIB
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani
sebelum memasuki lokasi Debat Capres Kelima, Hotel Sultan, Sabtu, 13
April 2019. TEMPO/Irsyan
<https://statik.tempo.co/data/2019/04/13/id_834068/834068_720.jpg>
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani
sebelum memasuki lokasi Debat Capres Kelima, Hotel Sultan, Sabtu, 13
April 2019. TEMPO/Irsyan
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf,
Arsul Sani, menanggapi ucapan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat
Nasional (PAN) Amien Rais <https://www.tempo.co/tag/amien-rais> yang
menyebut Presiden Joko Widodo sebagai presiden bebek lumpuh. "Omongan
Amien Rais tidak akan sedikit pun mengurangi kepribadian yang baik dari
seorang Jokowi," kata Arsul kepada Tempo, Rabu, 24 April 2019.
Baca juga: Jama'ah Yasin Desak Amien Rais Minta Maaf ke Kiai Jawa Timur
<https://nasional.tempo.co/read/1197696/jamaah-yasin-desak-amien-rais-minta-maaf-ke-kiai-jawa-timur>
Menurut Arsul, semakin Amien Rais terlalu sering bicara keluar dari
budaya dan tata krama orang Yogyakarta-Solo, orang-orang akan semakin
yakin bahwa mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu sudah
kehilangan sifat bijak dan santunnya.
Arsul menilai sosok Amien Rais yang selalu mengeluarkan pernyataan
sindiran kepada Jokowi sebagai bentuk kegagalan dalam urusan kekuasaan.
"Inginnya menjadi sosok yang berpengaruh dalam percaturan politik, tapi
tampaknya tidak pernah kesampaian. Sehingga kompensasinya untuk narik
perhatian publik ya tampil dengan diksi-diksi yang jauh dari
kesantunan," kata dia.
Dalam acara 'Syukuran dan Munajat Kemenangan Prabowo-Sandi' bersama para
relawan 02 di gedung Padepokan Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu, 24 April
2019, Amien Rais mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan sambutan.
Amien Rais pertama-tama menyinggung orasi calon inkumben Joko Widodo
atau Jokowi di Yogyakarta saat berkampanye Maret lalu. "Pak petahana
mengatakan 'Saya 4 tahun dihina-hina, direndah-rendahkan, tetapi disini
saya akan melawan'. Bro, yang dilawan siapa? Jadi Pak Jae (Jokowi) akan
melawan rakyatnya sendiri?" ujar Amien Rais disambut sorakan para
pendukung 02.
Amien Rais juga menyinggung soal total war alias perang total yang dalam
masa kampanye pernah diucapkan Moeldoko, Ketua Harian Tim Kampanye
Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin sekaligus mantan panglima TNI.
"Jawaban kita, kalau anda ngejak (mengajak) total war, kita lebih
sanggup dari total war. Rakyat adalah penguasa. Tidak ada dalam sejarah
kemanusiaan ada penguasa bisa mengalahkan rakyat," ujarnya.
Baca juga: Relawan Jokowi Sesalkan Amien Rais Klaim Prabowo Menang di
Jatim
<https://nasional.tempo.co/read/1197576/relawan-jokowi-sesalkan-amien-rais-klaim-prabowo-menang-di-jatim>
Amien Rais
<https://pilpres.tempo.co/read/1198869/syukuran-prabowo-menang-amien-rais-sindir-presiden-bebek-lumpuh>mengklaim
Prabowolah pemenang pilpres 2019. Adapun Jokowi, kata dia, tinggal
menyelesaikan jabatannya selama kurang lebih 4 bulan dan ia sebut
sebagai presiden bebek lumpuh.
"Petahana yang menyelesaikan periode 4 bulan yang akan datang, sampai
akhir periodenya, dinamakan presiden bebek lumpuh. Dia tidak boleh lagi
menambah utang baru, tidak boleh lagi mengambil kebijakan yang
fundamental. Tidak boleh," ujar Amien Rais.
RYAN DWIKY ANGGRIAWANfrisk