https://mediaindonesia.com/read/detail/231649-pengamat-pemilu-2019-milik-nasdem
/*Pengamat: Pemilu 2019 Milik NasDem*/
Penulis: *Putra Ananda* Pada: Rabu, 24 Apr 2019, 19:55 WIB Politik dan
Hukum <https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
<https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/231649-pengamat-pemilu-2019-milik-nasdem>
<https://twitter.com/home/?status=Pengamat: Pemilu 2019 Milik NasDem
https://mediaindonesia.com/read/detail/231649-pengamat-pemilu-2019-milik-nasdem
via @mediaindonesia>
Pengamat: Pemilu 2019 Milik NasDem
<https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/04/a817f9a953ce56c7612d1690fed81e9f.jpg>
/MI/Rommy Pujianto/
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat pembekalan calon anggota
legislatif Partai NasDem se-Jateng-DIY, beberapa waktu lalu.
PAKAR politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah
Jakarta, Adi Prayitno menilai Pemilu 2019 secara tidak langsung dimiliki
oleh NasDem.
Hal tersebut dikarenakan NasDem menjadi salah satu partai dengan
peningkatan elektoral paling signifikan dari Pemilu 2014 dibandingkan
partai lain.
"Suka tidak suka, Pemilu 2019 ini sebetulnya milik NasDem. Dari 2014
yang cuma 6,7% menjadi 10% berdasarkan penghitungan riil sementara dari
Komisi Pemilihan Umum (KPU)," tutur Adi saat dikonfirmasi di Jakarta,
Rabu (24/4).
Berdasarkan data yang ada di laman KPU, NasDem berada di urutan partai
ke empat peraih suara terbanyak dengan raihan suara sebesar 10,1%.
Meningkat sekitar 3,3% dibandingkan Pemilu 2014. PDIP sebagai partai
peraih suara terbanyak hanya mampu meningkatkan suara sebesar 1% jika
dibandingkan dengan Pemilu 2014.
*Baca juga: *Partai NasDem Muncul Jadi Kekuatan Utama
<https://mediaindonesia.com/read/detail/230419-partai-nasdem-muncul-jadi-kekuatan-utama>
Adi yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia menuturkan
setidaknya ada tiga faktor yang membuat NasDem mampu meraih hasi positif
dalam Pemilu 2019.
Ketiga faktor tersebut yaitu sikap politik tanpa mahar, penentuan caleg
tiap daerah pemilihan, serta konsistensi NasDem sebagai partai pendukung
pemerintahan Jokowi.
"Ini tidak terlepas dari berkah NasDem yang sejak awal menjadikan Jokowi
sebagai brand yang terus dijaga oleh NasDem sejak awal. NasDem sama
sekali tidak khawatir mengusung Jokowi meskipun berisiko suara pemilih
disedot oleh PDIP," tuturnya.
Adi menilai, NasDem memang sejak awal serius untuk memenenagi Pemilu
2019. Hal tersebut terlihat dengan memilih caleg-caleg berkualitas untuk
bertarung di tiap-tiap dapil. NasDem mengusung caleg yang berpotensi
besar menang di tiap dapil.
"Banyak juga caleg yang sukarela pindah ke NasDem untuk maju bersama
NasDem. Mulai dari kepala daerah, mantan kepala daerah maupun para
caleg-caleg petahana dari partai lain. Itu artinya NasDem memiliki satu
daya tarik sebagai kendaraan politik di mata politisi," tutur Adi. (X-15)
<https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/231649-pengamat-pemilu-2019-milik-nasdem>
<https://twitter.com/home/?status=Pengamat: Pemilu 2019 Milik NasDem
https://mediaindonesia.com/read/detail/231649-pengamat-pemilu-2019-milik-nasdem
via @mediaindonesia>
**