*Apakah tentara dan polisi yang ada di Jakarta dan pulau Jawa tidak cukup
kuat melawan yang dianggap musuh? Supaya jelas siapa kawan dan siapa lawan
supaya segera baku sikat agar bisa diketahui kesatuan mana yang hebat
perkasa. Monggo-monggo, plissss baku hantam. hehehehehe*


https://www.jawapos.com/nasional/hankam/23/04/2019/ratusan-brimob-daerah-diboyong-ke-jakarta-tkn-anggap-itu-wajar/


*Ratusan Brimob Daerah Diboyong Ke Jakarta, TKN Anggap Itu Wajar*

HANKAM <https://www.jawapos.com/nasional/hankam/>

23 April 2019, 12:53:42 WIB

*Ilustrasi: Sejumlah anggota kepolisian sedang melakukan apel siaga
pengamanan (Issak Ramadhan/JawaPos.com)*

   -


JawaPos.com – Ratusan anggota Brimob didatangkan dari daerah menuju Ibu
Kota Jakarta. Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace
Hasan Sadziliy menganggap wajar datangnya bantuan pasukan Brimob tersebut.
Ini karena menurutnya, Polri memiliki pertimbangan sendiri dalam menilai
tingkat kerawanan suatu daerah.

“Wajar saja jika pihak kepolisian mengantisipasi. Kepolisian punya hak
untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kekacauan,” ujar Ace di komplek DPR
RI Senayan, Jakarta, Selasa (23/4).

Ace mengatakan, saat ini semua mata tertuju pada proses rekapitulasi suara
di kecamatan, kabupaten dan provinsi. Sehingga wajar jika Jakarta sebagai
pusat penghitungan diperketat penjagaannya.

Selain itu, penyelenggara pemilu memang perlu diberikan garansi keamanan.
Bukan hanya keamanan secara fisik, namun juga secara psikologis.

“Karena kita tahu bahwa pemilu saat ini banyak sekali menimbulkan korban,”
imbuh Ace.

Oleh sebab itu, Ketua DPP Partai Golkar itu meminta agar masyarakat tidak
terlalu berlebihan menyikapi pengerahan personil tambahan ini. Pasalnya,
semuanya hanya bentuk antisipasi.

“Pengawalan terhadap formulir C1 itu hak setiap masyarakat. Karena itu juga
dilindungi undang-undang. Tapi juga kita jangan terlalu berlebihan menilai
apa yang dilakukan oleh aparat keamanan,” pungkas Ace.

Sebelumnya, Ratusan Brigade Mobile (Brimob) di sejumlah daerah dikirim ke
Jakarta. Hari ini Senin (22/4), kedapatan Brimob dari Polda Maluku dan
Kalimantan Barat yang sudah tiba di ibu kota.

Saat ditanya dalam rangka apa ratusan pasukan Brimob diperbantukan ke
Jakarta, Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo
mengatakan untuk antisipasi.

“Ya dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan
ketertiban masyarakat) dan pam (pengamanan) giat-giat masyarakat lainnya,”
katanya kepada JawaPos.com, Senin (22/4).

Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang diantisipasi, katanya
masih dalam rangkaian Pemilu 2019. “Antisipasi segala potensi kerawanan
yang dapat saja terjadi karena rangkaian akhir pemilu kan di Jakarta,”
tegas Dedi.

Kirim email ke