*Pidato Sambutan Xi Jinping di Depan BRF ke-2*
2019-04-26 10:05:25
http://indonesian.cri.cn/20190426/c5b1c357-aa5a-49c8-8a98-101ab654fe14.html
Upacara pembukaan Forum Sabuk dan Jalan untuk Kerja Sama Internasional
(BRF) ke-2 resmi dibuka di Beijing hari ini(26/4), Presiden RRT Xi
Jinping menyampaikan pidato di depan upacara pembukaan itu.
“Sabuk dan Jalan” adalah inisiatif kerja sama internasional yang
dianjurkan Xi Jinping. Selama 6 tahun ini, volume perdagangan Tiongkok
dengan negara-negara terkait “Sabuk dan Jalan” telah melampaui US$ 6
triliun, nilai investasi melampaui US$ 80 miliar, proyek-proyek tersebut
telah menyediakan lebih dari 300 ribu kesempatan kerja di negara-negara
tersebut.
BRF ke-2 yang berlangsung 3 hari dan bertemakan “Membangun Bersama Sabuk
dan Jalan, Merintis Masa Depan yang Lebih Indah” dihadiri oleh 37 kepala
negara,kepala pemerintah, Sekjen PBB dan Presiden Badan Moneter
Internasional (IMF). Para peserta akan melakukan pembahasan untuk
mewujudkan perkembangan berkualitas tinggi pembangunan “Sabuk dan Jalan”.
Presiden Tiongkok Xi Jinping di depan acara pembukaan Forum Puncak Kerja
Sama Internasional Sabuk dan Jalan ke-2 di Beijing menyampaikan pidato
yang bertemu Membuka Masa Depan Indah Pembangunan Sabuk dan Jalan hari
ini (26/04). Dikatakannya, inisiatif pembangunan Sabuk dan Jalan
bertujuan fokus pada interkoneksi, perwujudan keuntungan bersama dan
perkembangan bersama. Dengan upaya berbagai pihak, hasil forum perdana
dilaksanakan secara lancar, 150 lebih negara atau daerah serta
organisasi intenasional menandatangani persetujuan kerja sama Sabuk dan
Jalan dengan Tiongkok. Inisiatif Sabuk dan Jalan menyinergi dengan
strategi berbagai negara atau organisasi internasional.
Presiden Tiongkok Xi Jinping hari ini dalm Forum Puncak Kerja Sama
Internasional ‘Satu Sabuk Satu Jalan’ Kedua menyatakan, akan mendorong
pembangunan bersama ‘Satu Sabuk Satu Jalan’ berkembang berkualitas
tinggi, perlu memegang teguh pada prinsip berkonsultasi bersama,
membangun bersama dan berbagi bersama; meneruskan ide keterbukaan, hijau
dan kebersihan hati; berupaya mewujudkan target berstandar tinggi,
menyejahterakan rakyat dan berkelanjutan.
Xi Jinping menekankan, mendorong pembangunan bersama ‘Satu Sabuk Satu
Jalan’ berkembang dengan berkualitas tinggi, tidak tertutuk dan
menyingkirkan pihak lain, semua kerja sama akan dioperasikan secara
transparan, bersama-sama bersikap non-toleransi pada pemukulan terhadap
korupsi; mendorong pelaksanaan standar peraturan internasional
perusahaan-perusahaan dalam pembangunan, operasi, pembelanjaan dan
tender projek, sementara menghormati hukum dan peraturan berbagai
negara, serta menjamin kontinu komersial dan keuangan.
Presiden RRT Xi Jinping hari ini (26/4) menyatakan, konektifitas
merupakan hal krusial bagi “Sabuk dan Jalan”, harus membentuk hubungan
kemitraan konektifitas global demi mewujudkan kemakmuran bersama. Dengan
berbagai pihak, Tiongkok akan terus berupaya, membangun jaringan
konektifitas dengan koridor ekonomi jembatan Asia-Eropa yang baru
sebagai pimpinan, dengan jalur besar termasuk CHINA RAILWAY
Express,jalan bebas hambatan informasi sebagai kerangka, dengan kereta
api, pelabuhan sebagai andalan. Tiongkok akan terus memainkan peranan
berbagai macam dana investasi khusus termasuk kredit khusus “Sabuk dan
Jalan”, Yayasan Jalur Sutra, memublikasikan surat hutang bertema jalur
sutra, menyambut baik lembaga moneter multilateral dan negara lain untuk
ikut serta dalam investasi “Sabuk dan Jalan”, mendorong kerja sama pasar
ke-3.
Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan hari ini (26/04), Tiongkok akan
membahas dan menandatangani persetujuan perdagangan bebas dengan
kualitas tinggi dengan lebih banyak negara, meningkatkan kerja sama di
bidang pabean, perpajakan, audit dan pengawasan, mendirikan mekanisme
kerja sama pemajakan pembangunan Sabuk dan Jalan, mempercepat
penyebarluasan kerja sama internasional yang diakui satu sama lain
terhadap operator yang disertifikasi, membangun jalan sutra digital
melalui inovasi. Dikatakannya, Tiongkok akan terus melaksanakan program
aksi iptek dan inovasi pembangunan Sabuk dan Jalan, menyokong
komunikasi, penataran dan penelitian tenaga inovatif sejumlah 5000 orang
dalam lima tahun de depan, mendukung kerja sama perusahaan berbagai
negara untuk mendorong pembangunan infrakstruktur informatika dan
telekomunikasi, meningkatkan level interkoneksi jaringan.
Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan hari ini (26/04),
ketidakseimbangan perkembangan adalah ketidakseimbangan yang terbesar di
dunia dewasa ini. Dalam proses pembangunan Sabuk dan Jalan, berbagai
pihak hendaknya membaurkan ide perkembangan berkelanjutan ke dalam
pilihan proyek, pelaksanaan proyek dan pengelolaan proyek, berupaya
kerja sama di bidang pembangunan internasional, dan memberi lebih banyak
peluang dan ruang kepada negara-negara berkembang agar mereka lepas dari
kemiskinan dan mewujudkan perkembangan berkelanjutan, hendaknya
meningkatkan kerja sama dengan PBB di bidang pembangunan, berupaya
memperkecil kesenjangan perkembangan.
Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam Forum Puncak Kerja Sama Internasional
‘Satu Sabuk Satu Jalan’ Kedua hari ini menyatakan, Tiongkok akan
mengambil serangkaian tindakan reformasi dan keterbukaan yang penting,
mengintensifkan pengaturan kelembagaan dan struktural, mendorong
keterbukaan lebih tinggi. Tindakan-tindakan tersebut meliputi
memperbesar pengaksesan pasar modal asing di bidang yang lebih luas,
lebih mengintensifkan kerja sama internasional perlindungan HaKI,
menambah impor komoditas dan jasa yang berskala lebih besar,
melaksanakan koordinasi kebijakan ekonomi makro internasional dengan
lebih efektif, serta lebih mementingkan pelaksanaan tuntas kebijakan
keterbukaan.
Presiden Tiongkok Xi Jinping hari ini mengatakan, Tiongkok akan terus
mengurangi daftar negatif secara berskala besar, mendorong keterbukaan
komprehensif di bidang industri jasa modern, manufaktur dan pertanian,
serta mengizinkan pemegangan saham modal asing atau kepemilikan modal di
lebih banyak bidang. Dia mengatakan, Tiongkok akan menempatkan
sekelompok zona percobaan perdagangan bebas yang baru, mempercepat
eksploitasi pembangunan pelabuhan perdagangan bebas, serta akan
memperpesat penyusunan hukum dan peraturan relevan, dan menjamin
pelaksanaan secara ketat ‘Hukum Investasi Bisnis Asing’.
Presiden RRT Xi Jinping hari ini (26/4) menunjukkan, untuk
mengintensifkan kekuatan kerja sama internasional di bidang pelestarian
Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI), Tiongkok akan berupaya menciptakan
lingkungan bisnis yang menghormati nilai intelektual, secara menyeluruh
menyempurnakan sistem hukum pelestarian HaKI, meningkatkan penerapan
hukum dan pelestarian pada hak dan kepentingan sah pemilik HaKi warga
asing, melarang peralihan teknik secara memaksa, menyempurnakan
pelestarian rahasia bisnis, dengan keras menghantam perbuatan
pelanggaran HaKI berdasarkan hukum. Tiongkok akan terus mendorong
pertukaran dan kerja sama dengan berbagai negara di atas dasar
marketisasi dan tata hukum.
Di depan BRF ke-2 hari ini, Presiden RRT Xi Jinping mengatakan, Tiongkok
akan terus menurunkan level tarif bea masuk, mengurangi rintangan
perdagangan non-tarif, terus memperluas keterbukaan Tiongkok dan
menyambut baik produk bermutu tinggi dari seluruh dunia masuk ke pasar
Tiongkok.
Presiden Xi menekankan, Tiongkok tidak bermaksud memperoleh surplus
perdagangan, bersedia mengimpor produk pertanian, produk jadi dan jasa
yang berkompetisi dari luar negeri, demi mendorong perkembangan seimbang
perdagangan.
Pemimpin tertinggi Tiongkok Xi Jinping hari ini menyatakan, Tiongkok
akan meningkatkan penyelarasan kebijakan makro berbagai ekonomi utama di
dunia dan mendorong bersama pertumbuhan kuat, kontinu, seimbang dan
inklusif ekonomi dunia.
Xi Jinping mengatakan, Tiongkok tidak mengadakan devaluasi kurs yang
merugikan kepentingan negera tetangga, Tiongkok akan terus
menyempurnakan mekanisme pembentukan kurs agar pasar memainkan peranan
yang menentukan dalam distribuksi sumber daya, memelihara kestabilan
pokok kurs RMB pada level rasional dan seimbang, mendorong kestabilan
ekonomi dunia. Tiongkok aktif mendukung dan berpartisipasi dalam
reformasi WTO dan membentuk bersama peraturan ekonomi dan dagang
internasional yang berlevel tinggi.
Presiden Tiongkok Xi Jinping hari ini (26/4) menyatakan, Tiongkok
menaruh perhatian besar pada implementasi persetujuan bilateral dan
multilateral yang dicapai dengan berebagai negara, meningkatkan
pembangunan pemerintah tata hukum dan pemerintah kredibilitas, membentuk
mekanisme implementasi persetujuan internasional yang mengikat,
menyempurnakan peraturan hokum berdasarkan kebutuhan peningkatan
keterbukaan, dana membantukan prilaku pemerintah semua tingkat di
bidang-bidang pengesahan administrasi dan pengawasan pasar, membatalkan
peraturan, subsidi dan perbuatan yang mengganggu persaingan adil dan
merusak pasar, secara adil memperlakukan semua perusahaan dan pengusaha,
dan menyempurnakan iklim bisnis dengan marketisasi, legalisasi dan
fasilitasi.
Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan hari ini (26/04), tindakan
Tiongkok yang memperluas keterbukaan adalah pilihan mandiri yang
diberikan berdasarkan kebutuhan objektif menurut perkembangan reformasi
Tiongkok. Diimbaunya berbagai negara memberi lingkungan investasi yang
baik, dengan sema derajat memperlakukan perusahaan Tiongkok, pelajar
Tiongkok yang belajar ke luar negeri serta pakar, menyediakan lingkungan
yang adil kepada mereka untuk mengadakan komunikasi dan kerja sama yang
normal. Xi Jinping mengatakan, sebuah Tiongkok yang lebih terbuka akan
melakukan interaksi yang baik dengan dunia, dengan demikian Tiongkok dan
dunia yang lebih maju dan makmur akan diperlihatkan.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com