https://mediaindonesia.com/read/detail/230832-lembaga-survei-bungkam-kubu-prabowo-sandi
*/Lembaga Survei Bungkam Kubu Prabowo-Sandi/*
Penulis: *M. Ilham Ramadhan Avisena* Pada: Minggu, 21 Apr 2019, 06:00
WIB Politik dan Hukum <https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
<https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/230832-lembaga-survei-bungkam-kubu-prabowo-sandi>
<https://twitter.com/home/?status= Lembaga Survei Bungkam Kubu
Prabowo-Sandi
https://mediaindonesia.com/read/detail/230832-lembaga-survei-bungkam-kubu-prabowo-sandi
via @mediaindonesia>
Lembaga Survei Bungkam Kubu Prabowo-Sandi
<https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/04/0ebb8b63088c5af9c5d9f508f67ff9d4.jpg>
/MI/BARY FATHAHILAH/
Lembaga survei yang tergabung dalam anggota Persepi menggelar Expose
Data Quick Count Pemilu 2019
Alih-alih pindah ke Antartika, lembaga survei yang tergabung dalam
Perhimpunan Survei Opini Publik (Persepi) malah menantang balik kubu 02
untuk buka-bukaan data dan metode hitung cepat.
Namun, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga
Salahuddin Uno enggan meladeninya. Polemik hitung cepat pun antiklimaks.
Ketua Persepi Philips J Vermonte mengatakan pembukaan data lembaga
survei guna menjawab tudingan kubu 02. Menurutnya, hitung cepat (quick
count) dan exit poll (survei dengan bertanya ke pemilih seusai
mencoblos) ialah kegiatan rutin dalam pemilu.
Berdasarkan rekam jejaknya, hasil dari survei ataupun hitung cepat tidak
terpaut jauh dengan hasil resmi KPU. "Kami menghargai keputusan akhir
ada di KPU. Kami melihat debat di publik seolah-olah mendeligitimasi
metode scientific," katanya dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin.
Philips mengajak semua pihak ikut serta membiasakan diri dengan debat
ilmiah. "Ini persoalan trust, maka kami sangat berkepentingan menjaga
trust itu," tandas Direktur Eksekutif Center for Strategic and
International Studies (CSIS) ini.
Direktur Eksekutif Charta Politika yang juga Sekretaris Jenderal
Persepi, Yunarto Wijaya, mengatakan pemulikasian data hitung cepat
bertujuan untuk menjaga kredibilitas lembaga survei. "BPN mengatakan
hasil quick count pasti salah. Kami ingin buka-bukaan data, makanya kami
juga mengundang BPN, tapi tidak datang,".
Terkait dengan dilaporkannya lembaga survei yang berafiliasi dengan
Persepi, Ketua Legal Persepi, Andi Syafrani, menyatakan akan menunggu
proses yang berlangsung di Bareskrim. "Posisi hukum kita (Persepi)
sebagai bagian dari UU Pemilu. Ini kan lex-specialis, maka semua
pengaturannya ada di dalam UU Pemilu," ungkapnya.
Sebelumnya, Prabowo mengatakan lembaga survei yang melakukan hitung
cepat membohongi rakyat Indonesia. "Mungkin kalian (lembaga survei)
harus pindah ke negara lain. Kau bisa pindah ke Antartika. Mungkin kau
bisa bohongi penguin di sana," kata Prabowo, di Kertanegara, Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4).
*Hargai ilmu pengetahuan*
Ketua Dewan Etik Persepi Hamdi Muluk menyatakan kebenaran atas hitung
cepat yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei akan terjawab pada 22
Mei mendatang. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak lagi meributkan soal
hitung cepat. "Kalau kita ingin jadi bangsa yang sehat, kita harus
menghargai ilmu pengetahuan," ujarnya.
Jumpa pers dihadiri delapan lembaga survei yang melakukan hitung cepat.
Mereka mengunggulkan pasangan calon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin atas
paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.
Total anggota Persepi sebanyak 32 lembaga. Setiap anggota Persepi
diwajibkan meneken pakta integritas dan menaati kode etik.
Terpisah, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN)
Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said, enggan menanggapi tantangan Persepi.
"Tidak relevan lagi berbicara tentang quick count, sebenarnya bukan
quick countnya, tapi proses menuju penghitungan itu," kata Sudirman di
rumah pemenangan Prabowo - Sandi, Jakarta, kemarin.
Ia menampik bahwa BPN memiliki survei internal. Menurutnya, klaim
kemenangan yang dilakukan pihaknya berdasarkan C1 plano dari masyarakat.
"Bukan internal, apa yang disampaikan Pak Prabowo itulah berbasis C1
karena pemilu itu dari C1," tegasnya. (X-4)