----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: ChanCT [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In 
<[email protected]>Terkirim: Selasa, 30 April 2019 11.38.00 GMT+2Judul: 
[GELORA45] Tak Lolos ke DPR, Budiman Sudjatmiko Ingin Dorong Inovasi di Desa
     
 

Tak Lolos ke DPR, Budiman Sudjatmiko Ingin Dorong Inovasi di Desa
   Reporter:  
Fikri Arigi
  Editor:  
Amirullah
  Selasa, 30 April 2019 14:46 WIB 
Politisi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko (tengah) menyampaikan orasi politik 
saat kampanye pasangan calon bupati-wakil bupati Ponorogo Amin-Agus Widodo di 
Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur, 29 November 2015. ANTARA FOTO
  
TEMPO.CO, Jakarta - Calon legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 
(PDIP), Budiman Sudjatmiko, terancam tidak lolos ke parlemen.. Dia pun sudah 
berancang-ancang berkegiatan di luar politik selepas tak lagi menjadi anggota 
DPR.
 
Baca: Ini Kata Budiman Sudjatmiko Soal Amien Rais dan People Power
 
“Saya sedang mendorong adanya inovasi teknologi sosial di desa-desa untuk 
menyongsong industri revolusi ke-4,” kata Budiman saat dihubungi, Selasa 30 
April 2019.
 
Budiman sudah menjadi anggota DPR selama dua periode. Di pemilu 2019 ini, dia 
maju lagi dari daerah pemilihan Jawa Timur VII meskipun mengaku sejak awal 
tidak ingin kembali mencalonkan diri lagi. Namun, permintaan Sekretaris 
Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, akhirnya mengubah pikirannya.
 
Dia menceritakan, Hasto sempat memintanya untuk membantu memenangkan Jokowi di 
Kabupaten Pacitan dan Magetan. Caranya dengan kembali maju menjadi caleg, 
sembari berkampanye untuk Jokowi di dua daerah tersebut.
 
“Bantu Pak Jokowi dari sana untuk menang. Sambil kamu, supaya ada alasan fokus 
di sana juga kamu harus nyaleg,” ujar Budiman menirukan permintaan Hasto.
 
Upayanya itu ia klaim tak sia-sia. Ketimbang 2014, suara untuk Jokowi di dua 
daerah ini ia sebut telah meningkat, meski tak tahu persis berapa perolehannya.
  
ADVERTISEMENT
  
Namun, ia mengakui, fokus memenangkan Pilpres dan berkegiatan di Tim Kampanye 
Nasional cukup menyita waktu. Sehingga ia kerap tak sempat berkampanye untuk 
dirinya sendiri. Dalam sebulan, Budiman mengaku hanya dua kali turun ke dapil. 
“Jadi wajar kalau saya gak lolos. Saya gak terlalu kaget,” tutur mantan Ketua 
Partai Rakyat Demokratik itu.
 
Baca: Budiman Sudjatmiko Ibaratkan Jokowi seperti Bisnis Startup
 
Meski percaya dirinya tak akan lolos, ia mengatakan masih berupaya mengumpulkan 
dokumen C1 dari dapilnya. Menurut berbagai sumber penghitungan, dia mengatakan, 
dua hari lalu suaranya masih berkisar 45 ribu suara. Budiman menyebut, di 
dapilnya perolehan suara itu tidak akan meloloskannya ke parlemen.
  
 
|  | 不含病毒。www.avg.com  |

     

Kirim email ke