*Sepatutnya seluruh kabinet mengadakan rapat di Arab Saudi untuk  memamtau
agar memdapat ilham untuk wawasan lebih luas. Apakah menteri agama tidak
turut berapat-rapatan?*

https://www.hidayatullah.com/berita/info-haji-umrah/read/2019/04/30/164039/tiga-menteri-rapat-di-saudi-bahas-pantau-persiapan-haji.html


Tiga Menteri Rapat di Saudi, Bahas & Pantau Persiapan Haji
Selasa, 30 April 2019 - 13:19 WIB

Sampai saat ini, persiapan layanan di Makkah sudah hampir final, baik
akomodasi, katering, maupun transportasi.
 Hidayatullah.com– Tiga menteri pembantu Presiden Joko Widodo, yaitu Menko
Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Agama
Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Kesehatan Nilla F Moeloek menggelar
rapat koordinasi di Wisma Haji, Makkah, Arab Saudi.

Rapat mengagendakan pembahasan tentang kesiapan penyediaan layanan haji di
Arab Saudi, termasuk untuk 10 ribu kuota tambahan yang telah diberikan Raja
Salman kepada Indonesia.

Rapat dihadiri juga oleh Dubes RI di Saudi Agus Maftuh, Konjen RI di Jeddah
Muhammad Hery Saripudin, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali
beserta jajarannya, tim Kemenkes, serta Konsul Haji KJRI Endang Jumali dan
jajaran Kantor Urusan Haji (KUH).

“Kebijakan tambahan kuota 10.000 dikhususkan untuk lansia dan pendamping,”
terang Menag di Makkah, Senin (29/04/2019) dalam siaran pers Kemenag
dilansir Selasa (30/04/2019).

“Kita tetap fokus pada layanan, walaupun ada penambahan kuota 10.000. Ini
penting agar tidak terjadi penurunan kualitas layanan kepada jamaah,”
lanjutnya.

Menurut Menag, rapat menyepakati bahwa penempatan jamaah yang masuk dalam
kuota tambahan tetap mengacu pada sistem zonasi di Makkah, dimana
penempatan jamaah dikelompokkan zonasinya berdasarkan embarkasi.

Ada tujuh zona, yaitu:

1. Syisyah: Embarkasi Aceh (BTJ), Medan (KNO), Batam (BTH), Padang (PDG),
dan Makassar (UPG)
2. Raudhah: Embarkasi Palembang (PLM) dan Jakarta – Pondok Gede (JKG)
3. Misfalah: Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS)

4. Jarwal: Embarkasi Solo (SOC)
5. Mahbas Jin: Embarkasi Surabaya (SUB)
6. Rei Bakhsy: Embarkasi Banjarmasin dan Balikpapan
7. Aziziah: Embarkasi Lombok (LOP)

“Layanan katering dan transportasi bus shalawat di Makkah juga mengacu pada
ketetapan awal, hanya jumlahnya disesuaikan dengan adanya penambahan
kuota,” tuturnya.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar menambahkan, sampai saat ini,
persiapan layanan di Makkah sudah hampir final, baik akomodasi, katering,
maupun transportasi.

“Total layanan di Makkah sudah 95% siap, termasuk dengan kuota tambahan,”
terangnya.

“Untuk layanan di Madinah, masih proses akhir untuk yang penambahan kuota,”
tandasnya.

Selepas rakor, Menko PMK, Menag, dan Menkes bersama tim penyedia layanan
dan KUH meninjau kesiapan dan kualitas hotel yang akan ditempati jamaah
haji Indonesia. Setelah rapat, esoknya rombongan dijadwalkan akan bertolak
ke Madinah.

“Di Madinah, akan ada peresmian Kantor Kesehatan Haji Indonesia yang baru,”
tutup Nizar.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Kirim email ke